Pemkam Tri Darma Wira Jaya Sukses Kelola PAK Untuk Kepentingan Masyarakat dan Revitalisasi Pasar

Banjar Agung, Hariansultan.com – Pemerintah Kampung (Pemkam) Tri Dharma Wira Jaya, Kecamatan Banjar Agung, Pendapatan Asli Kampung (PAK) yang diperoleh dari hasil sewa kios, lapak, dan pemanfaatan aset pasar Kampung telah dan terus dialokasikan sepenuhnya untuk kepentingan masyarakat dan mendukung program revitalisasi pasar kampung.

Dijelaskan Kepala Kampung Tri Dharma Wira Jaya, Tatang Hermansyah, pengelolaan pasar desa dilakukan secara transparan dan hasilnya digunakan untuk mendukung kegiatan yang bersentuhan langsung dengan warga.

“Beberapa alokasi penggunaan PAK tersebut antara lain, perbaikan sarana dan prasarana pasar seperti 2 Unit Gorong-Gorong, peningkatan kebersihan dan kenyamanan lingkungan pasar seperti pembangunan media cuci tangan, box curvert,” terang Tatang Hermansyah, kepada wartawan, Minggu 29 Juni 2025.

Lanjut Tatang Hermansyah, Penyediaan Sarana dan Prasarana UMKM dengan dibangunnya Pojok Kuliner Kampung yang murni berasal dari PAK. Kegiatan sosial kampung, termasuk bantuan untuk masyarakat kurang mampu dan dukungan operasional kegiatan kemasyarakatan seperti 800 Kg dan minyak Goreng 160 Liter.

Baca Juga  ‎Lampung Perkuat Pondasi Ekonomi dan Investasi untuk Pertumbuhan Berkelanjutan ‎

“Kami berkomitmen agar setiap rupiah yang masuk ke kas desa, baik dari Dana Desa maupun dari Pendapatan Asli Kampung, dimanfaatkan secara adil dan terbuka demi kemajuan desa dan kesejahteraan warga,” ujar Tatang Hermansyah.

Dalam keterangannya.
Revitalisasi pasar kampung sendiri telah menjadi program prioritas sejak tahun 2022, seiring dengan meningkatnya aktivitas ekonomi warga dan kebutuhan akan fasilitas pasar yang lebih representatif dan layak.

Dengan adanya pengelolaan yang baik dan dukungan dari seluruh elemen masyarakat, Pemerintah Kampung Tri Dharma Wira Jaya berharap pasar kampung dapat terus tumbuh sebagai pusat ekonomi Kampung yang mampu meningkatkan pendapatan warga dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal secara berkelanjutan.

Masyarakat dukung langkah Pemerintah Kampung Tri Darma Wira Jaya, sejumlah warga memberikan tanggapan positif terhadap pengelolaan pasar dan pemanfaatan Pendapatan Asli Kampung. Siti Nikmah, salah satu pedagang sayuran di pasar kampung, menyatakan, dulu pasar ini becek dan tidak tertata, tapi sekarang sudah ada gorong-gorong, dan lingkungan yang lebih bersih. Kami merasa nyaman berjualan dan pembeli pun senang.

Baca Juga  Bimtek Sosialisasi Implementasi Perizinan Berusaha Berbasis Risiko di Kabupaten Tulang Bawang Sukses Digelar

Hal senada disampaikan oleh Mura’i yang juga pelaku UMKM, adanya Pojok Kuliner sangat membantu kami untuk promosi usaha makanan kecil. Kami juga tahu dari pemerintah kampung bahwa semua fasilitas itu dari hasil sewa pasar. Artinya, kami pun turut berkontribusi bagi kemajuan kampung.

“Dengan adanya pengelolaan yang profesional dan transparan serta dukungan dari seluruh elemen masyarakat, Pemerintah Kampung Tri Dharma Wira Jaya, berharap pasar kampung akan terus tumbuh sebagai pusat ekonomi desa yang mampu meningkatkan pendapatan warga dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal secara berkelanjutan,” papar Tatang Hermansyah.

 

(red)

Loading

Share :

Baca Juga

Bandar Lampung

Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi di Sumatra, Pemprov Lampung Siapkan Langkah Anggaran Strategis

Bandar Lampung

Pemprov Lampung Dorong Kawasan Industri Energi Katibung, Buka Peluang Kerja dan Perkuat Ekonomi Masyarakat

Bandar Lampung

Walikota Hj. Eva Dwiana Himbau Warga Bandar Lampung Tetap Waspada Akan Debu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Bandar Lampung

Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Pemprov Lampung Tegaskan Semangat Kebhinekaan

Bandar Lampung

Pemprov Lampung Dorong Dapur MBG Serap Produk Petani, Peternak, dan UMKM Lokal

Berita terkini

Wakil Bupati Tulang Bawang Menghadiri Acara Safari Ramadhan 1446H di Dente Teladas

Bandar Lampung

Pemprov Lampung Tekankan Pentingnya Pemanfaatan Data Kependudukan Untuk Pengambilan Kebijakan

Berita terkini

Buronan Kasus Curat Rumah di Bogatama Ditangkap, Iptu Harizal: Korban Alami Kerugian 18 Juta