Home / Bandar Lampung / Berita terkini / Berita utama / Daerah / Lampung / Nasional / News / Pemerintah

Sabtu, 5 September 2026 - 22:40 WIB

Walikota Hj. Eva Dwiana Himbau Warga Bandar Lampung Tetap Waspada Akan Debu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

BANDAR LAMPUNG, Hariansultan.com — Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana mengimbau masyarakat Agar meningkatkan kewaspadaan menyusul menyebarnya debu vulkanik akibat aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.

Eva Dwiana juga memberikan arahan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Bandar Lampung untuk melakukan langkah penanggulangan terhadap dampak debu vulkanik di sejumlah wilayah.

Sebagai tindak lanjut, BPBD bersama Damkarmat mengerahkan sejumlah armada untuk melakukan penyemprotan air di sejumlah ruas jalan protokol. Penyemprotan dilakukan untuk membasahi debu vulkanik yang menempel di permukaan jalan, sehingga dapat mengurangi debu yang kembali beterbangan dan mengganggu masyarakat maupun pengguna jalan.

Selain itu, Wali Kota Bandar Lampung juga mengimbau pamong di setiap kecamatan untuk melakukan pendataan wilayah yang terdampak debu vulkanik. Pendataan dilakukan guna mengetahui sebaran wilayah yang terkena dampak dan menjadi dasar pemerintah dalam menentukan langkah penanganan selanjutnya.

Baca Juga  Warga Tiyuh Sumber Jaya Akan Portal Jalan  Kabupaten Tulang Bawang Barat  Kecamatan Gunung Agung

Kepala Dinas Damkarmat Kota Bandar Lampung, Antoni Irawan, membenarkan adanya pengerahan armada bersama BPBD untuk melakukan penyemprotan di sejumlah ruas jalan.

“Atas arahan Ibu Wali Kota, kami bersama BPBD melakukan penyemprotan di sejumlah ruas jalan protokol. Ini sebagai langkah penanggulangan untuk mengurangi efek debu vulkanik yang beterbangan dan mengganggu masyarakat,” ujar Antoni Irawan.

Sementara itu, pendataan oleh pamong di tingkat kecamatan terus dilakukan untuk menghimpun informasi mengenai wilayah yang terdampak.

“Pamong di kecamatan juga diarahkan untuk melakukan pendataan dan mengumpulkan informasi wilayah mana saja yang terkena dampak debu vulkanik. Data ini penting agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat,” kata Antoni.

Baca Juga  Semarak CFD di Alun-Alun Jember, Kapolres Hadiri Langsung Pelayanan Publik & Baksos Polres

Wali Kota Eva Dwiana juga mengimbau masyarakat yang mengalami keluhan kesehatan, khususnya gangguan pernapasan atau gejala infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) setelah terpapar debu vulkanik, untuk segera mendapatkan layanan kesehatan.

Pemerintah Kota Bandar Lampung menyediakan layanan kesehatan bagi masyarakat yang mengalami keluhan akibat paparan debu. Warga dapat menghubungi atau langsung mendatangi puskesmas yang tersebar di seluruh wilayah Kota Bandar Lampung.

Masyarakat juga diimbau menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan dan meningkatkan kewaspadaan saat berkendara. Debu vulkanik dapat mengganggu kualitas udara, mengurangi jarak pandang, serta membuat permukaan jalan menjadi licin.

Pemerintah Kota Bandar Lampung mengingatkan masyarakat untuk tetap tenang, tidak panik, serta mengikuti informasi resmi dari pemerintah dan instansi terkait mengenai perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau.

 

(Red)

Loading

Share :

Baca Juga

Bandar Lampung

Walikota Bandar Lampung Menerima kunjungan Silaturahmi OJK Provinsi Lampung

Berita terkini

Pemkab Tubaba Saksikan Pemusnahan Barang Bukti 20 Kasus Pidana Oleh Kejari

Bandar Lampung

Purnama Wulan Sari Mirza Buka SILAKBARNAS KICI ke-IX di Lampung

Berita terkini

Bank Rakyat Indonesia Di Bondowoso Serahkan Mobil Dan Motor Kepada Pemenang Undian PHS

Berita terkini

PJ Sekda Kabupaten Mesuji Wahyu Arswendo Umbara Pimpin Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-96

Bandar Lampung

Peringati Hari Otonomi Daerah ke-29, Pj. Sekdaprov Lampung Dorong Kolaborasi untuk Pembangunan Merata

Berita terkini

Sigap Tim Tekab 308 Polsek Menggala Bersama Tim Tekab 308 Polres Tulang Bawang Untuk Ungkap Kasus Pencurian Masjid AL ISHLAH

Bandar Lampung

Lampung Tingkatkan Perlindungan Kesehatan Warga, Kepesertaan BPJS Terus Diperluas