Home / Bandar Lampung / Berita terkini / Berita utama / Daerah / Lampung

Selasa, 28 Juli 2026 - 19:33 WIB

Festival Literasi Lampung 2026 Dorong Perpustakaan Jadi Ruang Edukasi dan Rekreasi Keluarga

Bandar Lampung, Hariansultan.com – Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela membuka Festival Literasi Provinsi Lampung Tahun 2026 dengan Tema “Semangat Literasi Membangun Rakyat Lampung Maju” yang dirangkaikan dengan Rapat Koordinasi dan Pengukuhan Bunda Literasi , di Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung, Selasa (28/07/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum strategis bagi Pemerintah Provinsi Lampung untuk memperkuat budaya literasi melalui kolaborasi lintas sektor dalam meningkatkan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) dan Tingkat Gemar Membaca (TGM).

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur yang juga menjabat sebagai Duta Baca Provinsi Lampung menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan daerah sangat bergantung pada semangat kolaborasi dan sinergi seluruh pemangku kepentingan.

Acara ini menjadi wujud kolaborasi nyata antara Pemerintah Provinsi, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, serta berbagai mitra dan komunitas dalam memperkuat ekosistem literasi di masyarakat.

“Ini membuktikan sekali lagi bahwa modal utama dalam membangun Lampung adalah kolaborasi dan sinergi,” ujar Wagub.

Festival Literasi ini memiliki makna yang sangat penting, bukan sekadar rangkaian acara tahunan, tetapi ruang bertemu, ruang belajar, ruang berbagi inspirasi, dan ruang untuk menumbuhkan kebiasaan membaca sebagai bagian dari budaya hidup masyarakat Lampung.

Baca Juga  Masyarakat Intan Jaya Bersatu Dengan Satgas Yonif 509 Kostrad Usir Kelompok OPM Yang Coba Masuk Kampung

“Meskipun capaian IPLM dan TGM Provinsi Lampung masih berada di bawah rata-rata nasional, tren peningkatannya terus menunjukkan perkembangan positif dari tahun ke tahun,” ucap Jihan.

Ia juga menyoroti tantangan baru di era digital, khususnya pengaruh media sosial terhadap kemampuan literasi anak. Menurutnya, paparan konten video berdurasi pendek di berbagai platform digital telah memengaruhi rentang fokus anak dalam menerima informasi.

“Anak-anak kita memiliki privilege teknologi, Tantangannya sekarang adalah bagaimana mengontrol informasi yang masuk dan membedakan mana yang benar dan mana yang hoaks. Ini adalah pekerjaan rumah besar bagi orang tua, guru, dan Bunda Literasi untuk seminimal mungkin membatasi screen time anak di bawah umur,” lanjutnya.

Pada kesempatan tersebut juga diluncurkan buku kumpulan 15 cerita rakyat Lampung berjudul “Kisah dari Tanah Lado”. Peluncuran buku ini menjadi salah satu upaya Pemerintah Provinsi Lampung dalam menjaga memori sejarah, memperkuat identitas daerah, serta melestarikan kearifan budaya lokal kepada generasi muda.

Pada kesempatan tersebut Wakil Gubernur juga menginstruksikan kepada seluruh jajaran Dinas Perpustakaan dan Kearsipan kabupaten/kota agar segera membenahi administrasi penilaian IPLM dan TGM sehingga mampu merepresentasikan capaian literasi daerah secara lebih akurat.

Baca Juga  Penjabat Bupati M. Firsada, Buka Rakor Pendapatan Daerah (High Level Meeting)

Sementara itu, Ketua TP. PKK Provinsi Lampung yang juga menjabat Bunda Literasi Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza dalam sambutannya menyampaikan bahwa Festival Literasi Provinsi Lampung Tahun 2026 tidak hanya menjadi ajang pameran, tetapi juga merupakan bentuk nyata transformasi perpustakaan sebagai ruang publik yang edukatif dan rekreatif.

“Tujuan utama kegiatan ini bukan sekadar pameran, melainkan wujud nyata sinergi kita bersama untuk mentransformasi Nuwo Baca. Kami ingin perpustakaan tidak lagi hanya dipandang sebagai tempat meminjam buku, tetapi telah berevolusi menjadi destinasi rekreasi dan edukasi keluarga favorit bagi masyarakat Lampung,” ujarnya.

Festival Literasi Provinsi Lampung Tahun 2026 menghadirkan beragam kegiatan yang menyasar seluruh lapisan masyarakat, di antaranya peluncuran buku, edukasi keuangan, bazar dan pameran, berbagai lomba serta kelas pelatihan, hingga aksi sosial.

Purnama Wulan Sari Mirza menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya festival tersebut. Menurutnya, keberhasilan acara merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah, sektor perbankan, dunia usaha, akademisi, media, dan berbagai elemen masyarakat dalam membangun ekosistem literasi di Provinsi Lampung.

 

(Red)

Loading

Share :

Baca Juga

Bandar Lampung

Pemprrov Lampung Perkuat Gerakan Peduli Lingkungan, ASN Diminta Jadi Teladan

Berita terkini

Gelar Audiensi Dengan Pelaku UMKM, Bupati Novriwan Tegaskan Komitmen Pembenahan Pasar

Bandar Lampung

MPRD Lampung Resmi Dikukuhkan, Gubernur Dorong Kolaborasi Akademisi dan Pemerintah Bangun Lampung Maju

Berita terkini

Lepas Pisah Dua Karyawan Lapas Kelas II A Jember

Berita terkini

Hadir di IKN Bersama Kepala Daerah se-Indonesia, M. Firsada Dengarkan Arahan Presiden

Berita terkini

Melalui Peningkatan Kapasitas, M. Firsada Harap Kader TP PKK Dapat Wujudkan Keluarga Berkualitas Dalam Berbagai Aspek

Berita terkini

Perdana Pimpin Apel, Wabup Nadirsyah Tegaskan Disiplin dan Kerjasama ASN membangun Tubaba.

Bandar Lampung

Menuju Lampung Bebas Staples: Sinergi Pemerintah dan Komunitas di Era Digital