Home / Berita terkini / Berita utama / Daerah / Lampung / Nasional / News / Pemerintah / Pesisir Barat

Kamis, 18 Desember 2025 - 21:33 WIB

Gubernur Lampung Tinjau Pelatihan Vokasi GERCEP di Desa Marang, Pesisir Barat

PESISIR BARAT, Hariansultan.com — Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal meninjau pelaksanaan Pelatihan Vokasi GERCEP (Gerakan Cipta Ekonomi Produktif) di Desa Marang, Kabupaten Pesisir Barat, Kamis (18/12/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Desaku Maju yang digagas Pemerintah Provinsi Lampung untuk memperkuat ekonomi desa berbasis potensi lokal.

Pelatihan vokasi GERCEP diawali dengan materi dasar design thinking, yakni pendekatan kreatif untuk membangun pola pikir solutif dan inovatif yang berpihak pada kebutuhan nyata masyarakat desa. Melalui metode ini, peserta dilatih mengenali persoalan dan potensi desa, merancang solusi sesuai konteks lokal, serta mengembangkan usaha berbasis kebutuhan warga.

Gubernur Rahmat Mirzani Djausal mengatakan, pembangunan desa tidak cukup hanya mengandalkan infrastruktur atau teknologi semata. Menurutnya, kemajuan desa harus diiringi peningkatan nilai tambah pada sumber daya manusia, komoditas, dan inovasi yang lahir dari masyarakat desa itu sendiri.

“Desa maju bukan hanya jalannya bagus atau internetnya cepat. Semua yang ada di desa harus punya nilai tambah bagi masyarakatnya, mulai dari SDM, komoditas, teknologi, sampai infrastrukturnya,” ucap Gubernur

Pelatihan GERCEP di Desa Marang diikuti 16 peserta yang dibagi ke dalam empat kelompok. Meski baru berjalan empat hari dari total 12 hari pelatihan, setiap kelompok telah menghasilkan rancangan design thinking sesuai kebutuhan lingkungan sekitar dan mempresentasikan gagasan mereka di hadapan gubernur.

Baca Juga  Provinsi Lampung Berusia 61 Tahun, Gubernur Mirza dan Wagub Jihan Gelar Doa dan Salawat, Awali Kerja Nyata Wujudkan Harapan Masyarakat

Adapun ide yang dipaparkan meliputi pembangunan dermaga pelabuhan dengan fasilitas Tempat Pelelangan Ikan (TPI) digital untuk modernisasi nelayan, alat pengupas kelapa, pengembangan pupuk organik cair “Dewi Marang”, serta rencana pembangunan bendungan irigasi sungai untuk mendukung pertanian.

Program GERCEP merupakan salah satu pilar Program Desaku Maju yang mencakup perbaikan infrastruktur desa, penguatan BUMDes, hibah alat pengering (dryer) dan pupuk organik cair (POC), pelatihan vokasi, serta pendampingan usaha dan kewirausahaan. Program ini diarahkan untuk membangun ekonomi desa yang tangguh, inklusif, dan berkelanjutan.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga menyoroti potensi pertanian Desa Marang yang memiliki sekitar 650 hektare lahan padi. Ia menyebut, keberadaan dua unit dryer di desa ini diharapkan mampu meningkatkan nilai jual hasil panen dari gabah basah menjadi gabah kering, sehingga pendapatan petani meningkat.

“Kalau selama ini dijual gabah basah, nilainya terbatas. Dengan dryer, petani bisa menjual gabah kering dan mendapatkan nilai tambah. Inilah yang ingin kita dorong,” ujar Gubernur.

Baca Juga  Pemprov Lampung Dorong Pengutamaan Bahasa Indonesia dan Pelestarian Bahasa Daerah

Pada kesempatan tersebut, selain meninjau vokasi Gercep, Gubernur juga meninjau dua dryer yang sebelumnya telah dihibahkan untuk kebutuhan petani disekitar desa marang.

Selain itu, Pemprov Lampung juga mendorong produksi pupuk organik cair yang dibuat secara mandiri oleh masyarakat desa. Pupuk tersebut akan dimanfaatkan untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan mengurangi ketergantungan petani terhadap pupuk komersial.

Bupati Pesisir Barat Dedi Irawan mengapresiasi dukungan Pemprov Lampung terhadap pengembangan desa dan peningkatan kapasitas masyarakat. Ia menilai pelatihan GERCEP telah memunculkan berbagai ide inovatif yang berpotensi menjawab persoalan desa secara nyata.

“Ini bukan sekadar ide, tetapi motivasi dan langkah awal agar persoalan desa bisa diselesaikan dengan inovasi masyarakat sendiri, tentu dengan dukungan pemerintah,” ucap Dedi.

Pada kegiatan tersebut juga dilakukan penyerahan sertifikat Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) bidang kelistrikan dan pengelasan kepada warga yang telah menyelesaikan pelatihan sebelumnya. Sertifikasi ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing tenaga kerja desa.

Gubernur menegaskan, hingga 2030 Pemprov Lampung akan memfokuskan pembangunan pada desa sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi daerah. Menurutnya, penguatan desa menjadi kunci untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang merata dan berkelanjutan di Provinsi Lampung.

 

(Red)

Loading

Share :

Baca Juga

Bandar Lampung

Pemprov Lampung Perkuat Sinergi Lintas Sektor, Dorong Sukses Penyelenggaraan Sensus Ekonomi 2026

Bandar Lampung

DWP Provinsi Lampung Perkuat Peran Ibu sebagai Garda Terdepan Kesehatan Keluarga

Berita terkini

Purnama Wulan Sari Mirza Satukan Langkah Dekranasda, PKK dan Posyandu untuk Pemberdayaan Masyarakat Lampung

Bandar Lampung

DWP Provinsi Lampung Gelar Sosialisasi E-Reporting untuk Tingkatkan Akuntabilitas dan Kinerja Pelaporan

Bandar Lampung

Kapolda Lampung Terima Kunjungan Peserta Lemhannas RI, Bahas Situasi Kamtibmas

Bandar Lampung

Safari Ramadan di Tanah Kelahiran, Wagub Jihan Nurlela Ajak Masyarakat Tingkatkan Iman dan Taqwa

Bandar Lampung

Pemprov dan Dekranasda Provinsi Lampung Sukses Gelar Pameran Kriya Jemari 2025

Bandar Lampung

Pemerintah kota Bandar Lampung lakukan kegiatan Rapat pembahasan Peraturan Wali Kota Bandar Lampung tentang TPP ASN Tahun 2026