JPKP Lampung Apresiasi Kapolres Kota Bandar Lampung Atas Penangkapan Mafia Minyakita.

BANDAR LAMPUNG, Hariansultan.com — Praktik lancung mafia pangan yang menggerogoti hak masyarakat kecil kembali terbongkar. Jajaran Polresta Bandarlampung resmi mengamankan seorang oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung. Isu yang berkembang, oknum aparatur sipil tersebut diduga kuat menjadi salah satu aktor intelektual di balik sindikat distribusi minyak goreng subsidi ilegal, Minyakita.

Penangkapan yang dilakukan pada Kamis (22/05/2026) di kawasan Rajabasa, Bandarlampung ini, menjadi tamparan keras bagi reformasi birokrasi sekaligus sinyal darurat atas pengawasan distribusi pangan bersubsidi di daerah.

Juliansyah Lubis DPW Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP) Lampung Apresiasi atas kinerja Kapolresta Kota Bandar Lampung

“Kami mengapresiasi atas kinerja Kapolresta Bandar Lampung dan jajaran yang berhasil menangkap oknum PNS terduga sindikat minyak goreng ilegal ini ” Ungkap Lubis

Kami mendukung penuh pemberantasan mafia pangan di Lampung sampai ke akar-akarnya,” tegas Lubis saat diwawancarai media dikantornya

Baca Juga  Putra Jaya Umar Desak Evaluasi jabatan Kepsek SMKN 1 Tulang Bawang Tengah diduga kangkangi Aturan Permendikdasmen Nomor 7 Tahun 2025

Berdasarkan informasi yang dihimpun oleh Ketua DPD JPKP Kota Bandar Lampung Taufik dan Habibi Korwil JPKP Provinsi Lampung membenarkan adanya penangkapan pada 22/05/2026 setelah menemui Ipda Karyono (KBO) Polresta Bandar Lampung

” Ia benar ada ” Ia akan berkordinasi dulu untuk siapa yang nanti akan memberikan keterangan” Kata Ipda Karyono

Lanjut Lubis, pihaknya akan berkordinasi langsung ke kapolres untuk meminta keterangan resmi siapa yang diperiksa dan kapan akan ditetapkan sebagai tersangka sebagai bahan laporan kepusat karena JPKP sebagai pendamping kebijakan dari kemetrian Badan Pangan Nasional (BAPANAS) untuk melakukan pendampingan dan pengawasan dalam Program Badan Pangan Nasional “ujarnya

Karena ini menyangkut program BAPANAS maka kami harus mengetahui asal usul minyakita tersebut dari mana, apakah itu Kuota 35% yang semestinya pendistribusian untuk BAPANAS dan atau yang 65%, itupun harus jelas pendistribusian nya sesuai aturan ” Imbuh lubis

Baca Juga  Pejabat Bupati Mesuji  melaksanakan kegiatan Roadshow Marketplace

Juliansyah Lubis meminta kepada APH agar segera di tetapkan adanya tersangka dan diusut sampai ke akarnya secara terang dimata publik, kami juga akan berkordinasi dengan DPP JPKP Untuk mengusut siapa dalang yang ada di balik permainan ini”pungkasnya

Hingga berita ini diturunkan, redaksi terus berupaya melakukan verifikasi dan meminta konfirmasi resmi dari pihak Polresta Bandar Lampung guna mengetahui sejauh mana keterlibatan oknum ALS, jumlah barang bukti yang disita, serta potensi adanya tersangka lain dalam jaringanan itu.

Pihak media memberi ruang hak jawab secara tertulis maupun lisan,agar berita yang disajikan berimbang .

 

(Red)

Loading

Share :

Baca Juga

Bandar Lampung

Pemkot Bandar Lampung Terima Kunker Kakanwil Ditjenim Lampung

Bandar Lampung

Gubernur Mirza Pimpin Upacara HUT ke-81 RI Tingkat Provinsi Lampung, Kobarkan Semangat Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur

Bandar Lampung

Pemprov Lampung Dorong Dapur MBG Serap Produk Petani, Peternak, dan UMKM Lokal

Bandar Lampung

Walikota Bandar Lampung Lakukan Kegiatan Kunker di kantor Staf Kepresidenan Republik Indonesia.

Bandar Lampung

Wagub Jihan Ajak Mahasiswa Polinela Jadi Pelopor Empat Pilar Kebangsaan

Berita terkini

Ketua TP-PKK Tubaba Pimpin Rapat Pembinaan Program K3 di Tiyuh Makarti

Berita terkini

Pemprov Lampung Dorong Hilirisasi Gabah di Tingkat Desa Lewat Bed Dryer

Berita terkini

Siap Siaga Amankan Mudik 2026 Kapolres Tulang Bawang : Jamin Mudik Aman, Nyaman, Dan Kondusif Bagi Seluruh Masyarakat