Home / Bandar Lampung / Berita terkini / Berita utama / Daerah / Lampung / Nasional / News / Pemerintah

Jumat, 22 Agustus 2025 - 22:37 WIB

Piala Gubernur Renang 2025 Jadi Ajang Pembinaan Atlet Muda Lampung

BANDAR LAMPUNG, Hariansultan.com – Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal resmi membuka Kejuaraan Piala Gubernur Invitasi Renang Lampung 2025 di Kolam Renang Pahoman, Bandar Lampung, Jumat (22/08/2025).

Ajang bergengsi ini diikuti lebih dari 1.500 atlet dari berbagai klub renang di Lampung dan akan berlangsung hingga 24 Agustus mendatang.

Dalam sambutannya, Gubernur Mirza menyebut kejuaraan tersebut sebagai bukti nyata semangat olahraga di Lampung yang terus tumbuh.

“Kompetisi ini lahir dari kerja keras, kolaborasi, dan kebersamaan berbagai pihak. Sekarang minat terhadap renang luar biasa, ekosistemnya sudah terbentuk, dan saya sangat mengapresiasi kepemimpinan Pengprov Akuatik,” kata Gubernur.

Gubernur menekankan, olahraga bukan hanya soal prestasi, tetapi juga instrumen penting dalam membentuk karakter generasi muda. “Dengan olahraga, anak-anak akan memiliki disiplin, kemandirian, jiwa kompetitif, pantang menyerah, dan yang paling penting adalah sportivitas,” ujarnya.

Pemerintah Provinsi, menurutnya, berkomitmen mengembangkan berbagai cabang olahraga yang digemari masyarakat. Gubernur juga menyinggung makna khusus olahraga renang. Selain baik untuk kesehatan, renang memiliki nilai spiritual.

“Kami ingin anak-anak Lampung bisa berenang, karena ini termasuk sunah. Olahraga yang mendapatkan pahala sesuai sunah, salah satunya renang,” ucapnya.

Namun, Gubernur mengakui persoalan fasilitas masih menjadi tantangan. Ia mengungkapkan keprihatinannya setelah mengetahui kolam renang Pahoman sudah berusia 45 tahun. “Insya Allah, tahun 2026 kita akan membangun kolam renang berstandar internasional. Ini penting agar atlet kita bisa berlatih dengan fasilitas yang layak,” ucapnya.

Baca Juga  Lampung Begawi x SigerFest 2026 Berakhir, Pemprov Lampung Dorong Hilirisasi Komoditas Jadi Nilai Tambah

Dukungan kepada insan olahraga air di Lampung juga diberikan secara terbuka. Gubernur menyampaikan penghargaan kepada para pelatih, ofisial, dan panitia. “Kalian adalah pahlawan di balik layar yang memastikan setiap detik di kolam ini punya makna dan menyalakan semangat juara,” ujar Gubernur.

Gubernur juga mengingatkan para atlet muda agar menjadikan kompetisi ini sebagai ruang pembelajaran, bukan sekadar mengejar medali. “Menang itu membanggakan, tetapi sportivitas adalah kemenangan sejati. Jangan takut gagal, karena kegagalan adalah guru yang paling jujur,” katanya.

Gubernur juga menyinggung kisah Michael Phelps, perenang legendaris dunia, untuk memotivasi peserta. “Phelps selalu mengatakan: kamu tidak bisa menaruh batas pada sesuatu. Semakin banyak kamu bermimpi, semakin jauh kamu bisa pergi. Begitu juga dengan kalian, mimpi besar bisa membawa Lampung terbang tinggi,” ucapnya.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Lampung, Meiry Harika Sari, menjelaskan kejuaraan ini diikuti peserta dari berbagai jenjang, mulai TK hingga SMA, dengan berbagai kategori jarak, gaya, dan kelompok umur.

“Tujuan kegiatan ini adalah mengembangkan potensi atlet renang usia dini hingga remaja, serta menjadi wadah menyalurkan bakat anak-anak,” katanya.

Baca Juga  Temui Tokoh Adat Jabung, Gubernur Mirza Hadirkan Solusi Pendidikan, Infrastruktur, dan Lapangan Kerja

Meiry berharap kejuaraan ini bisa menjadi ajang evaluasi pembinaan, sekaligus bekal pengalaman bagi calon atlet profesional Lampung. “Kami ingin mereka siap bertanding di level nasional bahkan internasional,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Pengprov Akuatik Lampung, Ade Utami Ibnu, menilai ekosistem olahraga akuatik di Lampung sudah semakin hidup. “Dulu sulit menyelenggarakan kejuaraan, bahkan pengurus nombok. Sekarang hampir setiap bulan ada turnamen. Klub renang juga tumbuh karena banyak orang tua menyadari pentingnya olahraga ini,” kata Ade.

Ia mencontohkan, pada Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) di Sumatera, separuh dari 13 emas yang diraih Lampung disumbangkan oleh cabang renang. “Dari 13 emas, 7 berasal dari renang, ditambah 13 perak dan 3 perunggu. Ini bukti renang Lampung punya potensi besar,” ujarnya.

Meski begitu, Ade menegaskan keterbatasan sarana masih menjadi kendala. “Kolam renang kita sudah 45 tahun. Ada tambahan kolam 25 meter, tapi hanya untuk latihan ringan. Kami berharap ada kolam renang prestasi khusus untuk atlet,” katanya.

Komitmen pemerintah membangun fasilitas baru diharapkan menjawab kebutuhan tersebut. Jika terwujud, Lampung berpeluang besar menjadikan olahraga akuatik sebagai salah satu lumbung prestasi di tingkat nasional. Bagi masyarakat, fasilitas itu tak hanya mendukung atlet, tetapi juga menjadi ruang pembinaan olahraga sejak usia dini.

 

(Red)

Loading

Share :

Baca Juga

Berita terkini

Pemerintah Daerah Tanggap Atasi Krisis Air Bersih, Masyarakat Mulai Terima Bantuan

Bandar Lampung

Terima Dubes Palestina, Gubernur Mirza: Solidaritas Lampung Lahir dari Ketulusan

Berita terkini

Pocil Binaan Sat Lantas Polres Tulang Bawang Raih Juara Umum III, AKP Khoirul: Prestasi Yang Cemerlang

Berita terkini

Wakil Bupati Tubaba Hadiri Dzikirul Ghofilin dan Pengajian Akbar HUT Tiyuh Candra Jaya ke-12

Bandar Lampung

Serah Terima Jabatan Walikota dan Wakil Walikota Bandar Lampung 

Bandar Lampung

Pemprov Lampung Dorong Penguatan Kepemimpinan dan Keterwakilan Perempuan dalam Politik

Bandar Lampung

Pemkot Bandar Lampung Terima Kunker Kakanwil Ditjenim Lampung

Berita terkini

Dalam Rangka HUT Tekab 308 yang Ke-11 Polsek Menggala Raih Juara II OPS Sikat Krakatau Tahun 2026