Home / Bandar Lampung / Berita terkini / Berita utama / Daerah / Lampung / Nasional / News / Pemerintah

Jumat, 13 Februari 2026 - 01:05 WIB

Pemprov Lampung Jadikan Program Kerja ke Jepang Strategi Penguatan SDM

Bandar Lampung, Hariansultan.com — Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, membuka kegiatan Sosialisasi Peluang Kerja Sektor Konstruksi Jepang bagi siswa/i SMA/SMK se-Provinsi Lampung di Aula SMAN 2 Bandar Lampung, Kamis (12/02/2026).

Dalam arahannya, Gubernur menyampaikan bahwa program pengiriman tenaga kerja ke Jepang ini merupakan langkah strategis untuk menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dan kompetitif. Gubernur menekankan bahwa para alumni pekerja migran dari Jepang telah terbukti berhasil meningkatkan taraf hidup dan memiliki etos kerja serta penguasaan teknologi yang tinggi.

“Saya sudah bertanya langsung kepada para alumni. Di Jepang, mereka sangat dihormati, belajar teknologi terbaru, dan mendapatkan penghasilan yang layak sehingga bisa menabung untuk membangun usaha saat kembali ke tanah air. Ada yang sudah memiliki rumah sakit, pusat peternakan, hingga pabrik,” ujar Gubernur.

Baca Juga  Gunung Anak Krakatau Masih Fluktuatif, Pemprov Lampung Belum Terapkan WFH bagi ASN

Gubernur menambahkan bahwa saat ini tercatat sekitar 8.500 siswa SMA/SMK di Lampung yang memiliki minat dan semangat tinggi untuk mengembangkan diri di Negeri Sakura.

“Kalian bukan hanya mewakili diri sendiri atau keluarga, tapi kalian adalah wajah Provinsi Lampung dan Indonesia di mata internasional. Jadikan diri kalian contoh bahwa SDM kita ramah, disiplin, dan pekerja keras,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur Jenderal dari Ministry of Land, Infrastructure, Transport and Tourism (MLIT) Jepang, dalam sambutannya mengungkapkan bahwa Jepang saat ini tengah menghadapi tantangan penuaan populasi pekerja konstruksi. Saat ini, terdapat sekitar 5.000 pekerja konstruksi asal Indonesia yang telah berkontribusi dengan sangat baik di Jepang.

“Kami telah membangun sistem pengembangan karir konstruksi untuk memastikan tenaga asing ditempatkan sesuai kualifikasi. Kami terus mengembangkan lingkungan kerja yang aman, nyaman, dan berbasis teknologi digital,” ungkap perwakilan MLIT Jepang tersebut.

Baca Juga  Mighrul Lappung Bersatu Jadi Mitra Strategis Pemprov dalam Pendidikan dan Ekonomi Kreatif

Dalam kesempatan yang sama, perwakilan dari Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia/BP2MI menyambut baik inisiatif Provinsi Lampung. Pihaknya menyatakan bahwa program yang digagas Gubernur Lampung ini akan dijadikan percontohan (pilot project) bagi provinsi lain di Indonesia.

“Berdasarkan survei arahan Presiden, Jepang menjadi negara tujuan utama yang paling diminati. Kami dari BP2MI bersama Pemerintah Provinsi Lampung berkomitmen memastikan dua hal utama: perlindungan pekerja yang optimal dan peningkatan kompetensi teknis serta bahasa,” jelasnya.

Pemerintah Provinsi Lampung terus berupaya menyiapkan program pelatihan bahasa Jepang secara intensif untuk membekali para siswa agar memenuhi standar industridi Jepang.

 

(Red)

Loading

Share :

Baca Juga

Bandar Lampung

SMSI Bandar Lampung, FRRL dan Pecinta Alam Lampung Kolaborasi Buka Dapur Umum Korban Banjir

Berita terkini

AKP Indik: Ada Dua Kasus Yang Menjerat Pelaku SA, Salah Satunya Video Berdurasi 30 Detik Yang Sempat Ramai di Medsos

Berita terkini

Pemkab Pesisir Barat Hibahkan Tanah dan Gedung Samsat Untuk Tingkatkan Pelayanan Publik

Berita terkini

Dibalik Rumah Megah, SMSI Tulang Bawang Salurkan Bansos untuk Ibu Neli Penderita Stroke di Moris Jaya

Berita terkini

Ketua SMSI Lampung Dorong Pelaku Usaha Media Online Konsisten dan Berintegritas

Berita terkini

Dudung Abdurachman Dukung Pengusulan RM Margono Djojohadikusumo sebagai Pahlawan Nasional

Berita terkini

Manfaatkan Dana Desa, Kampung Tri Dharma Wira Jaya Bangun 4 Kios Pasar Kampung

Bandar Lampung

Ketua Dekranasda Provinsi Lampung Dukung Lampung Fashion Tendance Jadi Penggerak Industri Kreatif