Home / Bandar Lampung / Berita terkini / Berita utama / Daerah / Headline / Lampung / Nasional / News / Pemerintah

Selasa, 16 Desember 2025 - 21:18 WIB

Pemprov Lampung Lepas 45 KK Calon Transmigran 2025 ke Tiga Provinsi Tujuan

BANDAR LAMPUNG, Hariansultan.com — Pemerintah Provinsi Lampung mendampingi Kementerian Transmigrasi melepas 45 kepala keluarga (KK) atau 172 jiwa calon transmigran Tahun 2025 dalam prosesi resmi di Balai Keratun, Kantor Gubernur Lampung, Selasa (16/12/2025). Pelepasan dilakukan oleh Wakil Menteri Transmigrasi RI Viva Yoga Mauladi didampingi Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan.

Program transmigrasi tersebut merupakan bagian dari kebijakan strategis nasional untuk pemerataan penduduk dan percepatan pembangunan wilayah di luar Pulau Jawa. Daerah tujuan transmigrasi meliputi Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, dan Maluku Utara.

Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan, yang membacakan sambutan tertulis Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Transmigrasi karena menjadikan Lampung sebagai pusat pelepasan transmigran lintas provinsi. Menurut dia, kepercayaan tersebut menjadi kehormatan sekaligus pengakuan atas peran historis Lampung dalam program transmigrasi nasional.

“Lampung memiliki sejarah panjang dalam transmigrasi. Dahulu menjadi daerah tujuan, kini Lampung telah bertransformasi menjadi daerah asal pengirim transmigran. Ini menunjukkan kemajuan sosial dan ekonomi daerah,” ucap Marindo membacakan sambutan Gubernur.

Gubernur Lampung menegaskan bahwa transmigrasi bukan sekadar perpindahan penduduk, melainkan upaya membangun masa depan baru yang lebih sejahtera. Ia menyebut Lampung sebagai contoh keberhasilan transmigrasi yang melahirkan masyarakat majemuk, rukun, dan produktif.

Baca Juga  Polres Tulang Bawang Peduli, 50 Lansia di Kampung Tunggal Warga Mendapat Paket Sembako Gratis

Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi menegaskan bahwa transmigrasi saat ini difokuskan pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, bukan sekadar pemindahan penduduk. Ia menyebut program tersebut sejalan dengan agenda pembangunan nasional yang menekankan pembangunan dari desa dan kawasan perdesaan.

“Transmigrasi adalah bagian dari reforma agraria. Negara hadir dengan menyediakan rumah, pekarangan, dan lahan usaha yang clean and clear, layak huni, layak usaha, dan layak berkembang,” ujar Viva Yoga.

Viva Yoga menambahkan, pemerintah pusat akan memberikan jatah hidup selama satu tahun secara bertahap, serta pendampingan dan pembinaan hingga lima tahun agar transmigran mampu hidup mandiri. Selain itu, bantuan alat pertanian dan pengembangan usaha juga disesuaikan dengan potensi kawasan transmigrasi.

Menurut Viva Yoga, keberhasilan transmigrasi tidak lepas dari dukungan pemerintah daerah dan penerimaan masyarakat lokal. Saat ini, puluhan pemerintah daerah mengajukan wilayahnya sebagai kawasan transmigrasi untuk membuka pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru.

Berdasarkan laporan Direktur Jenderal Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Transmigrasi Sigit Mustofa Nuruddin, calon transmigran 2025 berasal dari empat provinsi, yakni Jawa Barat, DKI Jakarta, Banten, dan Lampung, dengan total 40 KK atau 127 jiwa. Mereka akan ditempatkan di kawasan transmigrasi yang telah disiapkan pemerintah pusat dan daerah.

Baca Juga  Pemerintah Kota Bandar Lampung Lakukan Kegiatan Safari Ramadhan 1447 Hijriah Tahun 2026

Rinciannya, Jawa Barat mengirim 15 KK atau 43 jiwa ke Kabupaten Lagading di Sulawesi Selatan dan Tubbi Taramanu di Sulawesi Barat. DKI Jakarta mengirim 5 KK atau 24 jiwa ke Sulawesi Barat dan Halmahera Tengah, Maluku Utara.

Provinsi Banten mengirim 10 KK atau 27 jiwa ke Sulawesi Barat dan Halmahera Tengah. Sementara itu, Provinsi Lampung mengirim 10 KK atau 33 jiwa ke Tubbi Taramanu, Lagading, dan Halmahera Tengah.

Selain itu secara bersamaan juga dilakukan pelepasan transmigran asal Jawa Tengah sebanyak 19 KK atau 73 jiwa dan Jawa Timur sebanyak 16 KK atau 55 jiwa.

Pemerintah Provinsi Lampung berharap para calon transmigran dapat menjaga semangat, kebersamaan, dan menghormati adat setempat di daerah tujuan.

“Keputusan menjadi transmigran adalah pilihan berani demi masa depan keluarga dan kontribusi nyata bagi pembangunan Indonesia,” kata Marindo menutup sambutan Gubernur.

 

(Red)

Loading

Share :

Baca Juga

Bandar Lampung

Lampung-In Segera di Launching, Langkah Maju Lampung Menuju Layanan Publik Digital Terpadu

Bandar Lampung

Komisi IV DPRD Lampung Hadiri Groundbreaking Pembangunan Ruas Jalan Bandar Jaya-Simpang Mandala

Bandar Lampung

Ketua TP. PKK Provinsi Lampung Lantik Ketua TP. PKK dan Ketua Pembina Posyandu Kabupaten Lampung Selatan

Bandar Lampung

Didukung Infrastruktur Lengkap, Lampung Mantapkan Daya Tarik Investasi dan Hilirisasi

Bandar Lampung

KPK Dorong Sinergi Lintas Sektor untuk Perkuat Integritas Daerah di Lampung

Bandar Lampung

Pemerintah Kota Bandar Lampung Cor Beton Jalan Teuku Cik Ditiro

Bandar Lampung

Wakili Wali kota Bandar Lampung, Asisten M. Nur Ramdan Pimpin Apel Mingguan 

Bandar Lampung

Dorong Hilirisasi, Pemprov Lampung Fokus Perbaikan Infrastruktur dan Iklim Usaha Kondusif