Home / Berita terkini / Berita utama / Daerah / Nasional / News / Tulang Bawang

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:53 WIB

Ayoemi Zhiera Virginia Siswi SMPN 1 Gedungaji Pimpin Upacara Api Unggun HUT Pramuka ke-64

TULANG BAWANG, Hariansultan.com – Ayoemi Zhiera Virginia, siswi SMPN 1 Gedungqji didapuk menjadi pemimpin upacara api unggun Pramuka ke-64, Kwatir Ranting (Kwarran) Gedungaji, Kegiatan digelar di Bumi Perkemahan Kecubung Mulya, Kecamatan Gedungaji, Kabupaten Tulangbawang, Rabu (13/08/2025) malam.

Pelaksanaan upacara peringatan Hari Pramuka ke-64 itu mengusung tema Kolaborasi untuk membangun ketahanan Bangsa. Upacara Api Unggun sendiri merupakan kegiatan sangat penting dalam pelaksanaan, lantaran memiliki makna mendalam tentang persaudaraan dan persatuan.

Hadir dalam kegiatan itu, Kapolsek Gedungaji, Ketua Majelis Pembimbing Gugus Dewan (Kamabigus), penggalang, penegak se-Kecamatan Gedungaji, tenaga medis Puskesmas.

Pembina upacara, Hj. Meriana, S.Pd., M.Pd dalam amanatnya mengatakan, meskipun di hari pertama kegiatan tersebut dilanda hujan deras mengakibatkan beberapa tenda roboh. Namun, lanjut dia, hal itu tidak menyurutkan semangat para peserta dalam memperingati HUT Pramuka ke-64.

Baca Juga  Gelar Safari Ramadhan, Wakil Bupati Nadirsyah Ajak Masyarakat Jaga Kerukunan

Ia menuturkan, Api unggun dalam kegiatan Pramuka memiliki banyak pelajaran yang bisa diambil, diantaranya adalah semangat yang membara, simbol kekuatan, dan persatuan. Selain itu, api unggun juga mengajarkan tentang kebersamaan, kerjasama, dan pentingnya menjaga lingkungan.

“Semangat yang membara
Api yang berkobar melambangkan semangat juang yang tinggi, pantang menyerah, dan tidak mudah padam dalam menghadapi tantangan,” kata dia.

Selanjutnya, Kekuatan dan Ketahanan:
Api yang panas juga menjadi simbol kekuatan dan ketahanan dalam menghadapi tantangan.

“Anggota Pramuka diharapkan memiliki kekuatan fisik dan mental untuk mengatasi berbagai rintangan,” tutur dia.

Dirinya berharap para peserta bisa menjadi penerang bagi orang lain, memberikan inspirasi, kebaikan, dan semangat dalam kehidupan bermasyarakat.

Baca Juga  Buronan Kasus Curat Rumah di Bogatama Ditangkap, Iptu Harizal: Korban Alami Kerugian 18 Juta

Sebab, lanjut dia, semakin besar api unggun, semakin tinggi pula nyalanya. Hal ini mengajarkan anggota Pramuka untuk bersyukur atas nikmat yang diterima dan semakin mendekatkan diri kepada Tuhan.

“Dengan memahami dan menghayati makna-makna tersebut, api unggun Pramuka tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran yang berharga bagi pembentukan karakter anggota Pramuka,” ujar dia.

Dirinya berharap peringatan HUT Pramuka ke-64 jadikan sebagai momentum untuk mempererat tali persaudaraan, meningkatkan semangat gotong royong, dan berkontribusi nyata bagi masyarakat.

“Kita harus mampu berkolaborasi dengan berbagai pihak, menciptakan inovasi, dan menjadi agen perubahan positif di lingkungan kita. Jadikan Pramuka sebagai tempat kita belajar, berkembang, dan berkarya untuk kemajuan bangsa,” harap dia.

 

(red)

Loading

Share :

Baca Juga

Bandar Lampung

Marindo Kurniawan: Penerapan SRIKANDI Wajib di Seluruh Perangkat Daerah

Berita terkini

Dua Guru PAI, Pelosok Negeri Di Daerah Tulang Bawang Mendapatkan Juara Lomba Inovasi Pentas AGPAI Provinsi Lampung

Berita terkini

Polda Jatim Tetapkan 13 Oknum Pendekar PSHT Jember Sebagai Tersangka Pengeroyokan Polisi saat Patroli

Bandar Lampung

Natal Oikumene Lampung 2025 Jadi Momentum Penguatan Keluarga, Solidaritas, dan Kepedulian Lingkungan

Bandar Lampung

Rakor Pengendalian Inflasi, Pemprov Lampung Dorong Sinergi Jaga Stabilitas Harga Pangan

Berita terkini

Sat Binmas Polres Tulang Bawang Raih Juara 1, AKBP James Berikan Ucapan Selamat

Bandar Lampung

Gubernur Lampung Ajak Sektor Jasa Keuangan Bersinergi Dorong Ekonomi Daerah

Bandar Lampung

Lampung Perkuat Strategi Penanggulangan Bencana dan Prioritaskan Penurunan Risiko Bencana