Pemerintah Lampung Timur Laksanakan Lomba Desa Tingkat Provinsi Lampung Tahun 2025.

Pekalongan, Hariansultan.com – Pemerintah Kabupaten Lampung Timur melaksanakan Penilaian Lomba Desa Tingkat Provinsi Lampung Tahun 2025, bertempat di Desa Tulus Rejo Kecamatan Pekalongan. rabu (11/06/2025).

Mewakili Bupati Lampung Timur, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Ahmad Zainuddin mengungkapkan “Dalam rangka mendukung usaha pemberdayaan masyarakat pada pembangunan desa khususnya, Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah telah menetapkan kebijakan, baik dalam bentuk regulasi maupun program/kegiatan, yang diarahkan untuk penguatan kelembagaan, sebagai pengungkit motivasi dan pendongkrak swadaya gotong-royong masyarakat desa, serta inovasi dan kreatifitas pemerintahan desa, dalam pencapaian program pembangunan pedesaan.

‎dalam rangka melakukan evaluasi dan pembinaan pemerintahan desa.

Desa Tulusrejo memiliki potensi, antara lain; Kampung Pembibitan Holtikultura, salah satu bentuk inovasi, untuk memperkenalkan potensi yang ada di desa Tulusrejo, serta guna membangun kedaulatan pangan sebagaimana asta cita Presiden;

Baca Juga  Lanjutkan Perbaikan Jalan Provinsi di Lampung Timur Tahun 2026, Pemprov Lampung Lakukan Groundbreaking Perbaikan di Ruas Jalan Jabung-SP Labuhan Maringgai Targetkan Kemantapan Jalan Provinsi Capai 97,82 persen

Smartvilage, merupakan pelayanan berbasis digital; Pelayanan Desa Keliling Tulusrejo (PDKT), inovasi dari Pemerintah Desa Tulusrejo, sebagai upaya mendekatkan pelayanan kepada warga; E-SAMDes, BUMDes Tulus Wahana Sentosa, kerjasama dengan Bapenda Provinsi Lampung, untuk pembayaran pajak kendaraan bermotor; Ruang Belajar Budidaya Bibit Holtikultura (RBBH), dikelola oleh Gapoktan Sido Lestari, sebagai tempat belajar pembibitan tanaman; KOPI JULIT (Komunitas Pemuda Pemudi Penjual Bibit), merupakan pemasaran bibit holtikultura secara online, oleh Karang Taruna Desa Tulusrejo.

‎Selanjutnya untuk diketahui bersama bahwa TP-PKK Desa Tulusrejo sebagai mitra Pemerintah Desa, berperan dalam mendukung pelaksanaan program-program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di tingkat desa, antara lain; Gerakan Bersih Bersih Tempat Ibadah (Gerbesti), Pojok Literasi Dusun, K3 (Kebun, Kolam, Kandang), Bank Tanaman Obat Gratis (Bang Togar).

Baca Juga  Wakil Bupati Lampung Timur Sambut Kedatangan Jamaah Haji

‎Kemudian dalam sambutan Ketua Tim Penilai Lomba Desa Tingkat Provinsi Lampung, Sulpakar mengatakan “Desa memiliki tugas melaksanakan pembangunan, pembinaan masyarakat dan pemberdayaan masyarakat, Pada akhirnya akan bermuara di desa dan kepiawaian kepala desa dalam melihat potensi dalam pembangunan di desa sangat dibutuhkan.

Dalam evaluasi efektivitas penyelenggaraan desa dan pengembangan desa. suatu upaya mengecek efektifitas dan kemajuan desa dengan tujuan utama mengevaluasi tentang desa

‎Instrument melalui arah ukur dalam pencapaian desa melalui acara lomba desa yang meliputi tiga bidang, Harapannya dapat memperhatikan alokasi program yg mengutamakan pertumbuhan ekonomi dari desa.

‎Melalui kualitas belanja desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Desa semakin berdayaguna, sesuai selogan kita “menuju desaku maju”.

 

(Red)

Loading

Share :

Baca Juga

Bandar Lampung

Pengelolaan Sampah Lampung Berbenah, Dari Open Dumping Menuju Sanitary Landfill

Berita terkini

Tak Kurang dari 12 jam Tim Tekab 308 Polsek Menggala, Polres Tulang Bawang, Polda Lampung Berhasil mengungkap kasus Pencurian Warung Salah Satu Milik Warga.

Berita terkini

Pastikan Kesiapan Layanan Hemodialisis, Bupati Tinjau RSUD Tubaba

Bandar Lampung

Pemprov Lampung Ajak Media Membentuk Ruang Publik Yang Sehat, Inklusif, dan Mencerdaskan Masyarakat

Berita terkini

Bupati Tubaba Dorong Penguatan Koperasi Merah Putih untuk Tingkatkan Perekonomian Masyarakat

Berita terkini

Dua Atlet Polres Jember Menangkan Kejurnas Salatiga Masters Athletic Championship 2024

Berita terkini

Polres Jember Berhasil Ungkap Curanmor, Tiga Tersangka dan 13 Unit Motor Diamankan

Berita terkini

terdakwa Paijo Ketua Yayasan PKBM Raden Intan menyerahkan uang titipan pengganti kerugian negara sebanyak Rp 150 juta