Penyidik Direktorat Kriminal Khusus Polda Lampung menyerahkan Berkas Barang Bukti Serta Tersangka Korupsi Bumakam kepada Kejaksaan Negeri Tulang Bawang 

Tulang Bawang, Hariansultan.com – Tahap dua penyerahan tanggung Jawab berkas perkara, tersangka dan barang bukti kasus penyimpangan dana Badan Usaha Milik Antar Kampung (Bumakam) Tahun 2016 oleh Tim penyidik Direktorat Kriminal Khusus Polda Lampung ke Kejaksaan Negeri Tulang Bawang, Rabu (11/12/2024).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh :
Budi Mulia, S.H., M.H. (Kasi Penuntutan Pidsus Kejati Lampung dan Tim JPU Kejati Lampung); Ali Habib, S.H., M.H. (Kasi Pidsus Kejari Tulang Bawang); Fuad Alfano Adi Chandra, S.H., M.H. (Kasubagbin Kejari Tulang Bawang); Rachmat Djati Waluya, S.H. (Kasi Intelijen Kejari Tulang Bawang);
Tim Pidsus Kejati Lampung; Tim Penyidik Direktorat Kriminal Khusus Polda Lampung; Tim Penasehat Hukum Tersangka dari Kantor Sofian Sitepu & Partners.

Hal ini disampaikan Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Tulang Bawang, Rachmat Djati Waluya, S.H, dalam siaran pers Nomor : B- 2/L.8.18/Dsb.3/12/2024, Kejaksaan Negeri Tulangbawang.

Baca Juga  Sampaikan Pidato Perdana, Gubernur Lampung Dorong Pembangunan Lampung Berkontribusi Pada Pencapaian Visi dan Asta Cita Pembangunan Nasional

Dijelaskan Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Tulang Bawang, Rachmat Djati Waluya, S.H, bahwa pada hari Rabu tanggal 11 Desember 2024 telah terlaksana kegiatan tahap 2 penyerahan tanggung jawab berkas perkara, tersangka dan barang bukti atas nama Tersangka ES (49) dan TA (50) atas kasus dugaan korupsi penyimpangan dana Bumakam Tahun 2016 di Kecamatan Banjar Baru, Banjar Agung, Banjar Margo, dan Penawartama Kabupaten Tulang Bawang oleh Penyidik Drikrimsus Polda Lampung ke Kejari Tulang Bawang .

“Bahwa terdapat 110 item barang bukti yang diserahkan oleh Direktorat Krimsus Polda Lampung, yang berkaitan dengan dugaan tindak pidana korupsi penyimpangan dana BUMAKAM di Kabupaten Tulangbawang kepada Kejari Tulang Bawang,” terang Rachmat Djati Waluya.

Lanjut Rachmat Djati Waluya, perbuatan yang dilakukan oleh ES (49) dan TA (50) tersebut disangka melanggar Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 jo Pasal 18 UU RI Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas UU RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 Ayat (1) Ke-1 KUHP,” ucapnya.

Baca Juga  Penjabat Gubernur Lampung Hadiri Pembinaan Mental Spiritual Anggota Satuan Polisi Pamong Praja

“Akibat perbuatan yang dilakukan oleh ES (49) dan TA (50) tersebut terdapat kerugian keuangan negara sebesar Rp 2.350.000.000,- (dua milyar tiga ratus lima puluh juta rupiah) berdasarkan Laporan Hasil Audit Penghitungan Kerugian Keuangan Negara dari Perwakilan BKPP Provinsi Lampung. Bahwa setelah penyerahan tanggungjawab berkas perkara, tersangka, dan barang bukti oleh Dirkrimsus Polda Lampung ke Kejari Tulangbawang, Tersangka ES dan TA akan dilakukan penahanan selama 20 hari di Lapas Way Huwi,” paparnya.

(Red)

Loading

Share :

Baca Juga

Bandar Lampung

Pemprov Lampung–Bakrie Amanah Jalin Kesepakatan Pengelolaan Masjid Raya Al-Bakrie

Bandar Lampung

Lampung Buka Peluang Investasi, 15 LoI Ditandatangani dalam Ajang LEIF 2025

Berita terkini

DPRD Gelar Paripurna Penyampaian LKPJ Bupati Tulang Bawang TA 2025 dan Sekaligus Pengumuman Nama-nama Panitia Khusus (PANSUS)

Bandar Lampung

Pemprov Lampung Bersama RSUDAM Perkuat Etika dan Disiplin Klinik untuk Pendidikan Tenaga Kesehatan yang Bermartabat

Bandar Lampung

Hj. Eva Dwiana Hadiri Kegiatan Bersih-Bersih Pantai Bersama Pemprov Lampung.

Bandar Lampung

Dinas PUPR Tubaba Mulai Lakukan Penanganan Sementara Jalan Yang Rusak

Berita terkini

Polres Tulang Bawang Tangkap Lima Sindikat Pemalsu SKCK Yang Sudah Beraksi Sejak 2022, Empat Diantaranya IRT

Berita terkini

Sah! Ketua DPRD Metro Ria Hartini Resmi Menikah dengan AKBP M. Yamil, Kepala Pelayanan Markas Polda Lampung