Pembangunan Sekolah Rakyat Kota Baru Masuki Tahap Akhir, Operasional Segera Dimulai

Bandar Lampung, Hariansultan.com – Pemerintah Provinsi Lampung mematangkan persiapan operasional Sekolah Rakyat (SR) Permanen yang berlokasi di kawasan Kota Baru. Hal tersebut ditegaskan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, saat memimpin rapat koordinasi lintas sektor di Ruang Rapat Sakai Sambayan, Kamis (25/07/2026).

Rapat ini menjadi forum untuk mengintegrasikan dukungan teknis dari berbagai instansi guna memastikan kesiapan infrastruktur, tenaga pendidik, serta sistem pendukung operasional sekolah yang ditargetkan mulai berjalan pada pertengahan Juli 2026.

Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung, Aswarodi, melaporkan bahwa pembangunan fisik SR Permanen di Kota Baru saat ini telah memasuki tahap akhir dan akan mengakomodasi sebanyak 413 peserta didik. Untuk memastikan kelancaran proses transisi tersebut, diperlukan sinergi lintas organisasi perangkat daerah, mulai dari pemenuhan kebutuhan guru, layanan kesehatan bagi siswa, hingga penyediaan sarana utilitas di lingkungan sekolah.

Baca Juga  Rakor Pengendalian Inflasi Daerah : Lampung Catat Penurunan IPH, Harga Beras Masih Menjadi Tantangan Utama

Sekdaprov menekankan bahwa Sekolah Rakyat merupakan proyek prioritas pemerintah pusat yang menjadi instrumen penting dalam mencetak generasi penerus bangsa yang berkualitas untuk menyongsong Indonesia Emas 2045. Oleh karena itu, Sekdaprov menginstruksikan seluruh jajaran, termasuk pemerintah kabupaten/kota, untuk proaktif dalam memfasilitasi mobilisasi peserta didik dan pemenuhan kebutuhan teknis lainnya.

Baca Juga  Pemerintah kota Bandar Lampung Salurkan Bantuan Beras di 20 Kecamatan Kota Bandar Lampung 

“Pemerintah Provinsi Lampung berkomitmen penuh dalam mendukung operasional Sekolah Rakyat ini. Kita harus memastikan seluruh fasilitas dan sistem pendukung berfungsi optimal saat masa pembelajaran dimulai, agar anak-anak kita mendapatkan pendidikan yang maksimal,” ujar Sekdaprov

Dalam rapat tersebut, juga telah dibentuk tim transisi yang melibatkan Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, serta instansi terkait lainnya untuk mengawal jalannya masa orientasi dan keberlanjutan operasional sekolah secara berkelanjutan. Fokus utama tim saat ini adalah memastikan kesiapan data siswa, kesehatan lingkungan sekolah, dan pemenuhan standar pelayanan pendidikan yang telah ditetapkan.

 

(Red)

Loading

Share :

Baca Juga

Berita terkini

Gerakkan “Ramadan Bersedekah”, Bupati Tubaba Tekankan Pentingnya Zakat Mal dan Pemanfaatan Pekarangan ​

Berita terkini

Aksi Mulia Aiptu Ahmad Abadi, Gratiskan Beras Untuk Kaum Dhuafa

Berita terkini

Bandar Lampung

TP. PKK Provinsi Lampung Dorong Pemanfaatan Pekarangan Rumah untuk Ketahanan Pangan Keluarga

Berita terkini

Warga Tiyuh Sumber Jaya Akan Portal Jalan  Kabupaten Tulang Bawang Barat  Kecamatan Gunung Agung

Berita terkini

Bupati Tulang Bawang, Drs. Qudrotul Ikhwan., M.M., Buka Senam Udang Manis Secara Resmi

Bandar Lampung

Komisi I DPRD Lampung Tegaskan Komitmen Jaga Tradisi dan Persatuan

Bandar Lampung

3 Anggota Polres Way Kanan Gugur Saat Bertugas Gerebek Judi Sabung Ayam