Home / Bandar Lampung / Berita terkini / Berita utama / Daerah / Lampung / Nasional / News / Pemerintah

Selasa, 27 Januari 2026 - 23:55 WIB

Pemprov Lampung Siap Kembangkan Kakao Agroforestri

Bandar Lampung, Hariansultan.com — Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela melakukan diskusi lanjutan bersama PT. Olam Indonesia serta tim Partnership for Forests (P4F) dari pemerintah Inggris, di RM. Rumah Kayu, Bandar Lampung, Selasa (27/01/2026). Pertemuan berlangsung sebagai tindak lanjut kerja sama pengembangan komoditas kehutanan sosial.

Kegiatan tersebut merupakan lanjutan dari kunjungan lapangan hilirisasi kakao di Kabupaten Lampung Timur, Pesawaran, Lampung Tengah, dan Tanggamus. Site visit dilakukan untuk melihat langsung potensi kakao petani perhutanan sosial yang akan masuk dalam skema hilirisasi berbasis agroforestri.

Wakil Gubernur Jihan Nurlela mengatakan, kerja sama dengan PT. Olam telah memiliki dasar yang kuat melalui nota kesepahaman (MoU) dan perjanjian kerja sama (PKS). Kolaborasi ini difokuskan pada hilirisasi kakao sekaligus peningkatan kualitas budidaya petani.

“Kami hari ini membersamai PT Olam yang melakukan site visit di beberapa daerah yang sudah disepakati dalam MoU, termasuk Pesawaran dan Lampung Timur, terkait kerja sama hilirisasi kakao,” ucap Wagub Jihan. Ia menambahkan, hasil observasi menunjukkan kualitas kakao petani Lampung dinilai baik dan proyek ini disambut optimistis oleh semua pihak.

Baca Juga  Wali Kota Eva Dwiana Hadiri Pengukuhan Pengurus ABPEDNAS Provinsi Lampung

Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Lampung menyampaikan, pembahasan kerja sama dengan PT. Olam telah berlangsung intensif dan mendapat dukungan penuh dari Gubernur Lampung. Menurutnya, kolaborasi ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan petani perhutanan sosial.

“Petani perhutanan sosial banyak yang membudidayakan kakao, dan PT Olam memiliki ketertarikan kuat pada komoditas ini. Mereka akan ikut membina petani sekaligus melakukan hilirisasi kakao,” ujarnya. Ia menilai kerja sama ini mendorong transisi dari sistem monokultur ke agroforestri yang lebih berkelanjutan.

Pendekatan agroforestri dinilai mampu menjaga keseimbangan antara nilai ekonomi dan ekologis hutan. Petani tetap memperoleh manfaat ekonomi, sementara fungsi lingkungan hutan dapat dipertahankan dan ditingkatkan secara bersama-sama.

Baca Juga  Ketua TP. PKK Provinsi Lampung Canangkan Desa TAPIS di Way Kanan, Perkuat Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga

Direktur PT. Olam Food Ingredients (OFI) Indonesia, Imam Suharto mengatakan pihaknya telah menjalankan pendampingan kakao berbasis agroforestri di lahan pertanian sejak 2015. Model tersebut dinilai berhasil dan siap diperluas ke kawasan perhutanan sosial di Lampung.

“Kami menemukan visi yang sama dengan Pemerintah Provinsi Lampung untuk mengembangkan kakao agroforestri dan multi komoditas di lahan perhutanan sosial,” ujar Imam.

Proyek ini direncanakan mencakup sekitar 35.000 hektare lahan perhutanan sosial dengan melibatkan 18.000 petani di empat kabupaten.

Imam Suharto menambahkan, proyek ini mendapat perhatian dari Pemerintah Inggris melalui FCDO dan diharapkan menjadi percontohan global. PT. Olam menargetkan implementasi program dapat dimulai paling lambat pada Maret 2026, setelah seluruh tahapan persiapan disepakati bersama pemerintah daerah.

 

(Red)

Loading

Share :

Baca Juga

Bandar Lampung

Kunjungi Lampung, Wamen HAM Apresiasi Komitmen Pemprov Integrasikan HAM dalam Tata Kelola Pemerintahan

Berita terkini

YBM BRIlian Launching Program Family Strengthening Targetkan 20 Keluarga Di Sumber pinang Jember

Berita terkini

NOBAR GRAND FINAL PIALA DUNIA 2026, BUPATI TULANG BAWANG BERSAMA MASYARAKAT SAKSIKAN KEMENANGAN SPANYOL

Bandar Lampung

Dewan Gelar Daerah Lampung Usulkan Wan Abdurachman sebagai Calon Pahlawan Daerah

Bandar Lampung

Pemprov Lampung Buka Peluang Kerja Internasional, Gubernur Tegaskan Dukungan Akses Global bagi Generasi Muda

Berita terkini

Wabup Tubaba Buka Kejurprov Lampung Road Race Championship, Dorong Sportivitas dan Pertumbuhan Ekonomi

Bandar Lampung

Anggota DPRD Lampung Hadiri FGD Bahas Perzinahan, Kohabitasi dan Nikah Sirih dalam Perspektif KUHP Nasional

Berita terkini

M. Firsada Hadiri Pelantikan Dan Pelatihan kompetensi Juru Sembelih Halal (JULEHA) Tubaba.