Gubernur Lampung Ajak Bupati Walikota Terus Intensifkan Dapur MBG untuk Patuhi Prosedur Standar Operasional

BANDAR LAMPUNG, Hariansultan.com – Gubernur Lampung mengajak kepada Bupati dan wali kota di Lampung agar mengintensifkan pengawasan dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk memastikan dapur MBG mematuhi Standar Operasional Prosedur (SOP).

Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menegaskan bahwa pentingnya kepatuhan pada Standar Operasional Prosedur (SOP) di seluruh SPPG agar tidak terjadi kejadian luar biasa (KLB) yang membahayakan penerima manfaat.

“Saya mengajak kepada seluruh Bupati dan Walikota di Lampung agar terus pengintensifkan pengawasan dapur MBG agar patuh prosedur standar operasional di wilayahnya masing-masing, ” tegas Gubernur Mirza.

Gubernur menuturkan, sejak program ini diluncurkan dan berjalan selama tujuh bulan pertama, tidak pernah tercatat adanya KLB, meski jutaan porsi makanan bergizi telah disalurkan kepada anak-anak di seluruh Lampung.

Baca Juga  Korpri Provinsi Lampung Gelar Ramadan Berbagi, Salurkan Bantuan Sembako Bagi ASN Golongan I dan II

“Selama tujuh bulan sebelumnya tidak ada kejadian luar biasa. Ini membuktikan protokol MBG dan BGN yang dijalankan dengan baik dapat mencegah masalah. Namun, pada Agustus hingga September kami mencatat tujuh kejadian luar biasa yang sebagian besar terjadi di dapur-dapur baru yang belum sepenuhnya menjalankan SOP,” ungkapnya.

Menurut Gubernur, temuan ini menjadi pelajaran penting bagi seluruh pihak yang terlibat dalam pelayanan gizi.

Ia menegaskan bahwa masalah bukan terletak pada sistem atau mekanisme program, melainkan pada kedisiplinan pelaksana di lapangan yang tidak konsisten mengikuti protokol yang telah ditetapkan.

“Selama protokol dijalankan dengan tepat, program ini aman. Kejadian ini terjadi karena ada prosedur yang dilanggar atau tidak dilakukan dengan sempurna,” katanya.

Baca Juga  Pemprov Lampung Dorong TVRI Jadi Etalase Kemajuan Desa dan Media Publik Tepercaya di Era Digital

Gubernur Mirza menegaskan, pemerintah daerah akan memperkuat kerja sama lintas instansi untuk mengawasi seluruh dapur SPPG di Lampung.

Ia meminta pemerintah kabupaten, kecamatan, hingga desa ikut memantau pelaksanaan SOP agar pelayanan gizi tetap aman bagi penerima manfaat.

Langkah pemerintah provinsi ini menunjukkan komitmen serius untuk menjaga keamanan pangan dalam program MBG, sekaligus mengoptimalkan manfaat lingkungan melalui pengolahan limbah.

Jika pengawasan protokol terus diperketat dan konsep circular economy berjalan, program pelayanan gizi di Lampung diperkirakan akan lebih berkelanjutan dan memberi dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat.

 

(Red)

Loading

Share :

Baca Juga

Bandar Lampung

Wakil Bupati Tubaba Tinjau Pelaksanaan KORVE Gerakan ASRI dalam Rangka HUT ke-17 Kabupaten Tulang Bawang Barat Tahun 2026

Bandar Lampung

Festival Bebay Butabuh 2025, Panggung Perempuan Lampung Lestarikan Budaya Daerah

Berita terkini

Ada Apa Dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Terkait Perkara Pidana Nomor 210/Pid.B/2024. Yang Mana Menjadi Sorotan Publik

Berita terkini

M. Firsada Lantik 9 Penjabat Kepala Tiyuh se- Tubaba

Daerah

Polres Tulang Bawang Gelar Operasi Sikat Krakatau 2024, Catat Tanggal dan Sasarannya

Bandar Lampung

Ratusan Biker Ramaikan Sunday Morning Ride, Gubernur Lampung Dorong Promosi Wisata dan Edukasi Safety Riding

Berita terkini

Wabup Nadirsyah Pimpin Rakor Pembangunan Infrastruktur : Wujudkan Peningkatan Kualitas Jalan Di Gunung Agung

Bandar Lampung

Ketua Komisi I DPRD Lampung Hadiri Upacara Gelar Operasi Gaktib dan Yustisi Polisi Militer TNI TA 2026