Gubernur Lampung Ajak Bupati Walikota Terus Intensifkan Dapur MBG untuk Patuhi Prosedur Standar Operasional

BANDAR LAMPUNG, Hariansultan.com – Gubernur Lampung mengajak kepada Bupati dan wali kota di Lampung agar mengintensifkan pengawasan dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk memastikan dapur MBG mematuhi Standar Operasional Prosedur (SOP).

Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menegaskan bahwa pentingnya kepatuhan pada Standar Operasional Prosedur (SOP) di seluruh SPPG agar tidak terjadi kejadian luar biasa (KLB) yang membahayakan penerima manfaat.

“Saya mengajak kepada seluruh Bupati dan Walikota di Lampung agar terus pengintensifkan pengawasan dapur MBG agar patuh prosedur standar operasional di wilayahnya masing-masing, ” tegas Gubernur Mirza.

Gubernur menuturkan, sejak program ini diluncurkan dan berjalan selama tujuh bulan pertama, tidak pernah tercatat adanya KLB, meski jutaan porsi makanan bergizi telah disalurkan kepada anak-anak di seluruh Lampung.

Baca Juga  Gubernur Mirza Buka Musda XVI Pramuka Lampung, Jihan Nurlela Terpilih Jadi Ketua Kwarda 2025–2030

“Selama tujuh bulan sebelumnya tidak ada kejadian luar biasa. Ini membuktikan protokol MBG dan BGN yang dijalankan dengan baik dapat mencegah masalah. Namun, pada Agustus hingga September kami mencatat tujuh kejadian luar biasa yang sebagian besar terjadi di dapur-dapur baru yang belum sepenuhnya menjalankan SOP,” ungkapnya.

Menurut Gubernur, temuan ini menjadi pelajaran penting bagi seluruh pihak yang terlibat dalam pelayanan gizi.

Ia menegaskan bahwa masalah bukan terletak pada sistem atau mekanisme program, melainkan pada kedisiplinan pelaksana di lapangan yang tidak konsisten mengikuti protokol yang telah ditetapkan.

“Selama protokol dijalankan dengan tepat, program ini aman. Kejadian ini terjadi karena ada prosedur yang dilanggar atau tidak dilakukan dengan sempurna,” katanya.

Baca Juga  Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana Diwakili Staf Ahli Sukarma Wijaya Gelar Safari Ramadan 1447 H Di Masjid Jami Al-Ihsan Tanjung Karang Barat

Gubernur Mirza menegaskan, pemerintah daerah akan memperkuat kerja sama lintas instansi untuk mengawasi seluruh dapur SPPG di Lampung.

Ia meminta pemerintah kabupaten, kecamatan, hingga desa ikut memantau pelaksanaan SOP agar pelayanan gizi tetap aman bagi penerima manfaat.

Langkah pemerintah provinsi ini menunjukkan komitmen serius untuk menjaga keamanan pangan dalam program MBG, sekaligus mengoptimalkan manfaat lingkungan melalui pengolahan limbah.

Jika pengawasan protokol terus diperketat dan konsep circular economy berjalan, program pelayanan gizi di Lampung diperkirakan akan lebih berkelanjutan dan memberi dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat.

 

(Red)

Loading

Share :

Baca Juga

Bandar Lampung

Walikota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana Lakukan Kegiatan Peletakan Batu Pertama Tahap Ke-2 di Polresta Bandar Lampung.

Berita terkini

Polres Tulang Bawang Sosialisasikan Tagline Mudik Aman Keluarga Nyaman dan Hotline 110, Ini Tujuannya

Bandar Lampung

Walikota Bandar Lampung Hadiri Kegiatan Safari Ramadhan 1446 H di kecamatan Way Halim

Bandar Lampung

Wali Kota Bandar Lampung Salurkan Bantuan Beras kepada Puluhan Ribu KPM di Kota Bandar Lampung

Bandar Lampung

Jaga Stabilitas Harga Bahan Pokok, Pemprov Lampung Gelar Operasi Pasar Serentak di 15 Kabupten/Kota

Bandar Lampung

Pemprov Lampung Lestarikan Budaya Daerah Lewat Pekan Kebudayaan Daerah IV 2025

Berita terkini

Juwita Warga Menggala Pertanyakan Kinerja Polres Tulang Bawang Terkait Kasus Penganiayaan Yang di alaminya Belum Terselesaikan.

Bandar Lampung

Walikota Bandar Lampung Membuka Secara Langsung Kegiatan Kejurda Bola Voli U-19 Tahun 2025