Empat Armada dan 22 Personel Damkar Tubaba Diterjunkan Padamkan Kebakaran Pasar Mulya Kencana

Mulya Kencana, Tubaba. Hariansultan.com – Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) bergerak cepat menangani insiden kebakaran yang terjadi di Pasar Mulya Kencana, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Selasa (02/06/2026). Sebanyak empat unit armada pemadam kebakaran dan 22 personel dikerahkan untuk melakukan pemadaman dan mencegah api meluas ke bangunan lainnya.

‎Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Tubaba, Drs.Sujatmiko, mengatakan pihaknya langsung mengirimkan personel dan armada ke lokasi begitu menerima laporan dari masyarakat.

‎”Begitu informasi diterima, petugas langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan. Seluruh personel bekerja maksimal agar kobaran api dapat segera dikendalikan dan tidak merambat ke area yang lebih luas,” ujar Sujatmiko.

‎Menurutnya, proses pemadaman sempat menghadapi kendala akibat kondisi angin yang cukup kencang sehingga mempercepat pergerakan api. Meski demikian, petugas bersama masyarakat terus berupaya melakukan pemadaman hingga situasi dapat dikendalikan.

‎Berdasarkan data sementara, beberapa kios di Pasar Mulya Kencana terdampak kebakaran. Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Sementara penyebab kebakaran masih menunggu hasil pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut dari pihak berwenang.

‎Sujatmiko juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang turut membantu petugas selama proses penanganan berlangsung.
‎”Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah membantu dan mendukung proses pemadaman. Sinergi antara petugas dan warga sangat membantu mempercepat penanganan di lapangan,” katanya.

‎Di tengah meningkatnya risiko kebakaran pada musim kemarau, Sujatmiko mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan menerapkan langkah-langkah pencegahan kebakaran di lingkungan masing-masing.

‎”Musim kemarau identik dengan meningkatnya potensi kebakaran. Karena itu kami mengajak seluruh masyarakat untuk tidak membakar sampah, lahan maupun rumput kering secara sembarangan. Pastikan instalasi listrik di rumah dan tempat usaha dalam kondisi aman serta hindari penggunaan stop kontak bertumpuk yang berisiko menimbulkan korsleting,” tegasnya.

‎Ia juga mengingatkan masyarakat untuk selalu mematikan kompor, regulator gas, dan peralatan listrik setelah digunakan, serta tidak membuang puntung rokok sembarangan yang dapat memicu kebakaran.

‎”Bagi para pedagang, khususnya di lingkungan pasar, kami mengimbau agar rutin memeriksa instalasi listrik kios dan mematikan aliran listrik saat aktivitas pasar telah selesai. Apabila menemukan tanda-tanda kebakaran, segera laporkan agar petugas dapat melakukan penanganan secepat mungkin,” tambahnya.

‎Sujatmiko menegaskan bahwa pencegahan merupakan langkah paling efektif untuk mengurangi risiko kebakaran dan meminimalkan kerugian yang ditimbulkan.
‎”Waspada api di musim kemarau, cegah kebakaran mulai dari diri sendiri. Keselamatan adalah tanggung jawab kita bersama,” pungkasnya.

Baca Juga  Bupati Tubaba Audiensi dengan Mensos RI, Bahas Pemenuhan UHC dan Usulan Pembangunan Sekolah Rakyat

 

(Red)

Loading

Share :

Baca Juga

Berita terkini

DPRD Tubaba Gelar Rapat Paripurna Dalam Rangka Penyampaian LKPJ Tahun 2024

Bandar Lampung

Gerakan Merah Putih, Pemprov Lampung Ajak ASN dan Masyarakat Kibarkan Bendera Hingga Akhir Agustus

Berita terkini

Bupati Lampung Timur Berikan Penghargaan kepada Seluruh Elemen serta Panitia Penyelenggaraan Kegiatan Festival Budaya

Berita terkini

Menyambut Hari Pers Nasional Yang Ke-79 Tahun, Lampung Media Company Menggelar Kegiatan Potong Tumpeng

Berita terkini

Polsek Banjar Agung Tangkap Pelaku Curat Spesialis Tabung Gas Elpiji 3 Kg Yang Sudah Beraksi di 8 TKP

Bandar Lampung

Pj Bupati dan Pj Ketua TP-PKK Tubaba Hadiri Pembukaan PRL 2024.

Bandar Lampung

Aprohan Tolak Piagam Penghargaan Polda Lampung: Tidak Pernah Merasa Berkontribusi untuk Institusi Polri

Berita terkini

Polisi Tangkap Dua Pelaku Curat Mesin Sedot Air di Areal Perkebunan Kampung Bujung Tenuk