Warga Protes Atas Pematokan Lahan Yang dilakukan Oleh TNI AU Tanpa Ada Penjelasan 

Gedung meneng Tulang Bawang, Hariansultan.com – Warga Kampung Bakung udik, Kecamatan Gedung meneng, Kabupaten Tulang Bawang, memprotes pematokan lahan yang terjadi di wilayah mereka dan meminta penjelasan resmi dari pemerintah terkait status tanah yang diklaim masuk dalam wilayah milik negara.

Kepala Kampung Bakungudik, Santori, mengatakan kondisi di lapangan memicu kegelisahan warga karena tanah yang selama ini ditempati ikut dipasang patok dan plang. Ia meminta masyarakat menahan diri sambil menunggu kejelasan dari pihak yang berwenang, khususnya Kementerian Pertahanan dan TNI Angkatan Udara.

Menurut Santori, kampung tersebut telah ada jauh sebelum Indonesia merdeka, bahkan disebut berdiri sejak abad ke-13 dan berkembang pada abad ke-15. Oleh karena itu, warga menafsirkan alasan wilayah organisasi mereka ikut masuk dalam pematokan lahan.

Baca Juga  Efektivitas Data dan Program Terarah Dorong Penurunan Kemiskinan Lampung

Ia berharap pemerintah, termasuk Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN serta Kementerian Pertahanan, segera memberikan kepastian hukum agar tidak menimbulkan konflik di tengah masyarakat. Warga juga meminta penyelesaian yang adil, mengingat lokasi kampung yang berbatasan dengan lahan perusahaan gula yang HGU-nya telah dicabut oleh pemerintah.

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional pada Januari 2026 mencabut HGU lahan seluas 85.244,925 hektare milik enam anak perusahaan Sugar Group Companies di Lampung.

Baca Juga  Sigap Tim Tekab 308 Polsek Menggala Bersama Tim Tekab 308 Polres Tulang Bawang Untuk Ungkap Kasus Pencurian Masjid AL ISHLAH

Pencabutan dilakukan setelah lahan tersebut dinyatakan berada di atas aset negara milik Kementerian Pertahanan yang dikelola TNI Angkatan Udara, berdasarkan temuan Badan Pemeriksa Keuangan.

Keputusan itu merupakan tindak lanjut dari temuan Badan Pemeriksa Keuangan yang mencatat adanya HGU seluas lebih dari 85 ribu hektar di atas aset negara. Lahan tersebut berada di kawasan Lanud TNI Pangeran M. Bun Yamin yang dikelola TNI AU.

 

(Red)

Loading

Share :

Baca Juga

Berita terkini

Organisasi LMC lakukan kegiatan Halal Bihalal Bersama Seluruh anggota Demi Menjaga Kekompakan 

Bandar Lampung

Ketua Komisi I DPRD Provinsi Lampung Hadiri Launching Aplikasi Centurion-21

Bandar Lampung

Ketua Dekranasda Provinsi Lampung Tampil di Catwalk, Tegaskan Dukungan bagi Kebangkitan Industri Kreatif Daerah

Berita terkini

Brigif 9/DY Kostrad Bukber Dengan Insan Jurnalis & Santunan Anak Yatim Piatu

Bandar Lampung

Banjir Melanda Way Halim Permai, Tim Penanggulangan Bencana Gerak Cepat Tangani Lokasi

Berita terkini

Pemkab Tubaba Ikuti Rakornas 2026, Presiden Prabowo Tekankan Perang Terhadap Sampah dan Peningkatan Kualitas Hidup Rakyat

Bandar Lampung

Pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor, Dukung Pembangunan di Provinsi Lampung

Berita terkini

Polres Jember Gelar Sholat Ghaib Untuk Tiga Anggota Polri Yang Gugur Dalam Tugas