Home / Bandar Lampung / Berita terkini / Berita utama / Daerah / Lampung / Nasional / News / Pemerintah

Selasa, 2 Desember 2025 - 23:52 WIB

Pemprov Lampung Kirim Relawan dan Buka Rekening Donasi Korban Bencana Alam

BANDAR LAMPUNG, Hariansultan.com – Pemerintah Provinsi Lampung bersama Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Lampung membuka penggalangan dana untuk membantu korban banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Keputusan itu diambil dalam rapat yang dipimpin Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur Lampung, Selasa (02/12/2025).

Sekda Marindo mengatakan pemerintah Provinsi Lampung menyampaikan empati mendalam atas musibah banjir yang melanda tiga provinsi tersebut. Pemprov Lampung, ucap Sekda, ingin memastikan kontribusi nyata dan terkoordinasi baik dari jajaran ASN maupun masyarakat umum.

Menurut Sekda, Gubernur Lampung dan Wakil Gubernur telah meminta dibentuknya skema resmi untuk memfasilitasi kepedulian masyarakat Lampung.

Adapun sumbangan dapat disalurkan melalui rekening Bank Lampung dengan Nama Bumbung Kemanusiaan DP Korpri Lampung, dengan Nomor Rekening : 380-000-500-9487 sebagai pusat penyaluran bantuan dan diproyeksikan menjadi kanal utama donasi dari ASN dan masyarakat Lampung.

Menurut Sekda, setiap bantuan uang yang masuk akan dipublikasikan setiap hari pukul 15.00 sebelum kemudian ditransfer langsung ke rekening pemerintah daerah tujuan.

“Setiap sore bantuan akan dikirim ke Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara. Jadi jika ASN mentransfer hari ini, pukul 14.00 kita rekap, pukul 15.00 dikirimkan,” ucap Sekda.

Baca Juga  Pemerintah Kota Bandar Lampung telah melakukan berbagai upaya dalam penanganan Bencana banjir melalui Dinas Pekerjaan Umum

Sekda menegaskan tidak ada kewajiban bagi ASN untuk berdonasi. Pemerintah hanya mengimbau agar solidaritas sosial dapat tumbuh secara sukarela sebagai wujud kepedulian antarsesama.

Pemprov Lampung juga melibatkan seluruh unit Korpri, ASN, OPD, guru, nakes, dan pegawai P3K. Partisipasi juga dibuka untuk perguruan tinggi, instansi vertikal, dan masyarakat luas yang ingin menyampaikan donasi melalui rekening resmi tersebut.

Selain bantuan uang, Lampung juga akan mengirimkan 50 relawan terlatih ke tiga provinsi terdampak. Relawan tersebut dibagi berdasarkan kualifikasi untuk mendukung operasi tanggap darurat di lapangan.

Kepala BPBD Lampung, Rudy Sjawal Sugiarto menambahkan pihaknya saat ini mengaktifkan Posko Pusdalops 24 jam untuk memantau perkembangan cuaca dan potensi bencana di Lampung sendiri. Pemantauan dilakukan melalui satelit cuaca dan pembaruan real time BMKG.

Menurut Rudy, masyarakat diimbau rutin memperbarui informasi cuaca melalui kanal resmi BPBD dan BMKG. Kesiapsiagaan berbasis informasi aktual dinilai sangat penting mengingat musim hujan telah memasuki fase intensif.

BPBD juga meningkatkan koordinasi dengan TNI-Polri, Forum Relawan, serta Forum Pengurangan Risiko Bencana untuk menghadapi puncak musim hidrometeorologi pada awal 2026. Berbagai rapat koordinasi telah digelar untuk menyelaraskan respons lintas instansi.

Baca Juga  Korban Penganiyaan Anak Dibawah Umur, Lapor ke LPA Tulang Tulang Bawang Minta Keadilan

Rudy menyebut Lampung telah memiliki rencana kontingensi banjir sejak 2022 yang menjadi pedoman evakuasi dan penanganan ketika terjadi bencana. Simulasi evakuasi juga sudah dilakukan di sejumlah daerah yang masuk zona merah hidrometeorologi.

Zona rawan hidrometeorologi, katanya, kini hampir mencakup seluruh kabupaten/kota di Lampung seiring meningkatnya curah hujan sejak Oktober. BPBD meminta masyarakat tetap waspada dan tidak mengabaikan potensi bencana.

Lampung juga mengajukan dukungan kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk pemanfaatan teknologi modifikasi cuaca jika terjadi hujan ekstrem merata. Selain itu, Lampung akan menerima bantuan delapan unit kendaraan operasional untuk memperkuat respons bencana.

Sekda berharap penggalangan dana dan pengiriman relawan dapat membantu meringankan beban keluarga korban banjir di Aceh, Sumut, dan Sumbar. “Mudah-mudahan upaya ini bisa memberi manfaat nyata dan menjadi wujud solidaritas masyarakat Lampung,” ujarnya.

Sekda menegaskan rekening Bumbung Kemanusiaan akan dibuka selama masa tanggap darurat hingga proses pemulihan di daerah terdampak dinyatakan selesai. Pemerintah akan menilai perkembangan situasi sebelum menentukan batas akhir penggalangan dana.

 

(Red)

Loading

Share :

Baca Juga

Bandar Lampung

Dekranasda Provinsi Lampung Gelar Pelatihan AI, UMKM Diharapkan Semakin Maju dan Naik Level

Berita terkini

Keturunan Mursid Ratu Sangon Patok Tanah Miliknya Kembali

Berita terkini

Pj Bupati dan Pj Ketua TP-PKK Tubaba Berikan Vaksin Polio Langsung Kepada Masyarakat

Berita terkini

disi Kemerdekaan, Jum’at Berkah Ke-6 SMSI Tulangbawang Bagikan Sembako

Bandar Lampung

Pemerintah Kota Bandar Lampung Ngalaksanakeun Kagiatan Beberesih Jua Sikam Sambayan (Gotong-Royong) Di Tempat Pemakaman Umum (TPU)

Berita terkini

Polres Tulang Bawang Berikan Surprise Pada Peringatan Hari Bhakti Adhyaksa Ke-64 Tahun 2024

Bandar Lampung

Lanjutkan Perbaikan Jalan Provinsi di Lampung Timur Tahun 2026, Pemprov Lampung Lakukan Groundbreaking Perbaikan di Ruas Jalan Jabung-SP Labuhan Maringgai Targetkan Kemantapan Jalan Provinsi Capai 97,82 persen

Bandar Lampung

Desa TAPIS di Tulang Bawang Jadi Contoh Sinergi PKK dan Pemerintah untuk Penurunan Stunting