Home / Bandar Lampung / Berita terkini / Berita utama / Daerah / Lampung / Nasional / News / Pemerintah

Minggu, 28 September 2025 - 13:44 WIB

Menteri PPPA Apresiasi Komitmen Lampung Tekan Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak

Bandar Lampung, Hariansultan.com – Pemerintah Provinsi Lampung bersama Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bupati, dan Walikota se-Provinsi Lampung menandatangani Komitmen Bersama pelaksanaan dan pengimplementasian Pengarusutamaan Gender (PUG), Perencanaan dan Penganggaran Responsif Gender (PPRG), mewujudkan Ruang Bersama Indonesia (RBI) melalui Desa Tapis, serta peningkatan capaian Provinsi/Kabupaten/Kota Layak Anak Tahun 2025–2030.

Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur Lampung, Sabtu (27/09/2025), dengan penandatanganan dilakukan langsung oleh Menteri PPPA Arifah Fauzi, Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela, Plt. Deputi Bidang Perlindungan Khusus Anak Kemen PPPA Ratna Susianawati, serta seluruh kepala daerah atau perwakilannya.

Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa kehadiran Menteri PPPA di Lampung menjadi motivasi untuk memperkuat pembangunan yang inklusif, ramah anak, dan responsif gender.

“Provinsi Lampung berkomitmen penuh untuk mendukung berbagai program strategis yang diinisiasi oleh Kementerian PPPA. Melalui Dinas PPPA kemudian Provinsi Lampung serta bupati walikota di Provinsi Lampung serta dukungan lintas sektor,” ucapnya

Wagub juga menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung memiliki beberapa agenda utama yang akan terus disinergikan, kolaborasikan dan jalankan bersama antara lain: Pengarusutamaan Gender (PUG) dan Anggaran Responsif Gender (ARG), Provinsi Layak Anak (PROVILA), mengimplementasikan Ruang Bersama Indonesia (RBI) melalui Program Desa Tapis yaitu Desa Kesejahteraan Keluarga untuk Lampung Maju Indonesia Emas yang merupakan desa binaan kolaborasi antara TP PKK Provinsi Lampung, Pemerintah Provinsi Lampung, Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung dengan elemen masyarakat.

Baca Juga  Pemkot Hadiri Rapat Secara Daring pemantau Proses Pembangunan Koperasi Merah Putih

Wagub dalam kesempatan tersebut juga menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung menaruh perhatian serius pada upaya pencegahan dan penanganan kekerasan terhadap perempuan dan anak, hal ini dilandasi bahwa menurut data Aplikasi Simfoni Kementerian PPPA, lima tahun terakhir Lampung mengalami tren kenaikan kasus kekerasan.

“Karena itu, kami bertekad memperkuat peran UPTD PPA, PATBM (Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat), PUSPAGA (Pusat Pembelajaran Keluarga) dan FORUM PUSPA (Forum Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak). Selain itu kami meningkatkan sistem layanan rujukan terpadu, serta membangun jejaring kerja sama lintas sektor agar setiap korban mendapatkan perlindungan dan pemulihan yang cepat, tepat, dan berkeadilan,” tegasnya.

Selain itu, Pemerintah Provinsi Lampung juga akan mengoptimalkan aplikasi Lampung-in sebagai pusat laporan masyarakat, yang terintegrasi dengan sistem pelaporan Kementerian PPPA. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat penanganan kasus sekaligus menurunkan angka kekerasan di masyarakat.

Diakhir Wagub berharap seluruh pihak dapat ikut serta bersama, bersinergi dan berkolaborasi dalam mengatasi hal tersebut sehingga capaian dan komitmen tersebut dapat tercapai dan akan terus berjalan secara berkelanjutan.

Baca Juga  Pemprov Lampung Bangun Jembatan Kali Pasir Sebagai Akses Anak Sekolah 

“Semua capaian dan komitmen itu membutuhkan sinergi yang erat antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, lembaga maupun elemen masyarakat dan kami meyakini bahwa arahan dan dukungan dari Kementerian PPPA akan semakin memperkuat langkah kami di daerah,” ucap Wagub

“Oleh karena itu, melalui momentum kehadiran Ibu Menteri di Provinsi Lampung ini, kami tegaskan kembali komitmen seluruh Kepala Daerah untuk mendukung program-program Kementerian PPPA melalui Dinas PPPA, secara konsisten, berkelanjutan, dan terintegrasi,” pungkasnya.

Sementara itu, Menteri PPPA Arifah Fauzi, menyampaikan apresiasi atas komitmen Lampung dalam pencegahan dan penanganan kekerasan terhadap perempuan dan anak. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat ketahanan masyarakat.

“Kami ingin sekali bersinergi, berkolaborasi apa yang bisa kita lakukan bersama di Ruang Bersama Indonesia ini untuk menguatkan masyarakat kita untuk menjadi desa-desa yang ideal. Mudah-mudahan ini sebagai upaya kita untuk memberikan solusi dan jawaban atas persoalan-persoalan yang dihadapi oleh masyarakat kita. Mudah-mudahan kolaborasi dan sinergi kita bisa lebih diperkuat lagi,” harapnya.

 

(Red)

Loading

Share :

Baca Juga

Bandar Lampung

Pemprov Lampung Siapkan Kota Baru sebagai Lokasi Sekolah Rakyat, Dukung Program Nasional Presiden

Berita terkini

Jembatan Perintis Garuda Dorong Akses Ekonomi dan Pendidikan Warga Lampung Timur

Bandar Lampung

Lanjutkan Perbaikan Jalan Provinsi di Lampung Timur Tahun 2026, Pemprov Lampung Lakukan Groundbreaking Perbaikan di Ruas Jalan Jabung-SP Labuhan Maringgai Targetkan Kemantapan Jalan Provinsi Capai 97,82 persen

Berita terkini

Soliditas Yonif 514/SY Warnai Upacara Serah Terima Jabatan Danbrigif 9/DY

Bandar Lampung

Harganas ke-33, Pemprov Lampung Perkuat Sinergi Bangun Keluarga Tangguh dan Generasi Berkualitas

Berita terkini

RS Bhayangkara Bondowoso Gelar Bhakti Kesehatan di Hari Santri Nasional

Berita terkini

HUT ke-17 Tubaba: Pemkab Luncurkan “Tubaba Q Sehat Home Care”, Petugas Medis Door-to-Door ke 103 Tiyuh

Berita terkini

Bupati Tubaba Dorong Penguatan Koperasi Merah Putih untuk Tingkatkan Perekonomian Masyarakat