Perkumpulan yayasan Sekolah Seni Budaya Olahraga Beladiri Pencak Silat PSGML Tubaba Mengadakan Ujian Semester 1 dan 2 Untuk Sabuk Putih dan Kuning.

Panaragan, Hariansultan.com – Untuk pertama kalinya, Seni budaya pencak silat di Kabupaten Tulangbawang Barat melakukan ujian secara tertulis. Yayasan Sekolah Seni Budaya Pencak Silat Lampung pertama kali berdiri atau terbentuk di Provinsi Lampung.

Yayasan Pencak silat Lampung yang bernama perguruan Pencak Silat Garuda Emas Melayu Lampung tersebut sudah terdaftar di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) dengan nomor: 800/985.A/II.01/TUBABA/2023.

Selain dari itu, Yayasan Sekolah Seni Budaya Pencak Silat Lampung juga terdaftar di Kesbangpol Kabupaten Tulangbawang Barat dengan nomor: AHU-0003378.AH.01.07.Tahun 2022 Lalu dari kementrian Minkum Ham.

Aripin, guru besar perguruan Pencak Silat Garuda Emas Melayu Lampung menjelaskan, ujian secara tertulis tersebut berdasarkan peraturan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang sebagaimana mestinya.

Baca Juga  Bupati Tubaba Terima Audiensi Kontingen Muhammadiyah Peserta Olympic AD VIII Tingkat Nasional

“Digelarnya ujian ini adalah untuk naik tingkat atau naik kelas dalam perguruan ini. Misalnya dari sabuk putih ke sabuk kuning, dari kuning ke merah hingga mencapai sabuk hitam,” ungkapnya di lokasi tempat berlangsungnya ujian, di Kelurahan Panaraganjaya, Kecamatan Tulangbawang Tengah, Minggu (19/01/2025).

Dalam ujian secara tertulis Pencak Silat Lampung itu diikuti 115 siswa/siswi dari berbagai macam sabuk dan daerah.

“Siswa ini dari tiyuh/desa yang berada di Tubaba bahkan ada yang dari Lampung Utara. Kebetulan di Lampung Utara ada anggota kita yang sudah saya ijinkan dan rekom untuk melatih di sana,” terangnya.

Baca Juga  PJ Bupati Tubaba Hadiri Tahlil dan Istighotsah Serta Pengajian Rutin Tahunan.

Aripin berpesan, dalam perguruannya bukan untuk mencari musuh, melainkan untuk memperbanyak persaudaraan dan kekeluargaan.

Adapun tujuan berdirinya perguruan tersebut, menurut putra asli Tulangbawang Barat itu adalah untuk mengembangkan budidayakan Seni Budaya Lampung di bidang bela diri.

“Jangan salah artikan. Kita belajar beladiri dalam perguruan ini salah satu organisasi untuk kita memperbanyak saudara, yang mana tadinya tidak kenal bisa jadi kenal dan akrab,” harapan Aripin. (Red)

Loading

Share :

Baca Juga

Berita terkini

Pemerintah Lampung Timur Melaksanakan Kegiatan Tanam Padi Serentak

Berita terkini

Bimtek Sosialisasi Implementasi Perizinan Berusaha Berbasis Risiko di Kabupaten Tulang Bawang Sukses Digelar

Bandar Lampung

Ketua TP. PKK Provinsi Lampung Canangkan Pekon Sukamulya sebagai Desa TAPIS

Bandar Lampung

Kinerja Ekonomi Lampung 2025 Menguat, Konsumsi dan Ekspor Jadi Motor Utama

Berita terkini

Menyambut Hari Pers Nasional Yang Ke-79 Tahun, Lampung Media Company Menggelar Kegiatan Potong Tumpeng

Berita terkini

24 Tahun Berkelana Tinggalkan SMADA, Dandim Pungky Datang Kembali Untuk Menginspirasi

Berita terkini

Dandim 0426 TB, Jadi Pembina Upacara Di SMA Negeri 01 Menggala

Bandar Lampung

3 Dunia Satu Jiwa ” Abdi Negara, Seniman Cukur, Dan Sang Pedidik”! BRIGPOL EDO AKBAR YAMIN