BPS: 35,5 Ribu Tenaga Kerja Terserap, TPT Lampung Mei 2026 Sebesar 3,97 Persen

Bandar Lampung, Hariansultan.com – Pasar kerja Provinsi Lampung menunjukkan perkembangan positif pada Mei 2026. Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung mencatat sekitar 35,5 ribu penduduk berhasil terserap ke dalam lapangan pekerjaan.

Data tersebut disampaikan Kepala BPS Provinsi Lampung, Ahmadriswan Nasution, dalam rilis Berita Resmi Statistik (BRS), Rabu (5/8/2026).

Penduduk usia kerja Lampung pada Mei 2026 mencapai sekitar 7,27 juta orang, meningkat sekitar 24,46 ribu orang dibandingkan periode sebelumnya.

Sementara jumlah angkatan kerja mencapai sekitar 5,15 juta orang, bertambah sekitar 37,63 ribu orang. Jumlah penduduk yang bekerja juga meningkat sekitar 35,5 ribu orang menjadi sekitar 4,95 juta orang.

Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) Lampung pada Mei 2026 mencapai 70,93 persen. Artinya, sekitar 71 dari setiap 100 penduduk usia kerja aktif dalam pasar tenaga kerja.

Baca Juga  Bupati Qudrotul Ikhwan Tinjau Posko Mudik Idul Fitri 1447 H, Sekaligus Salurkan Bantuan Korban Puting Beliung di Banjar Agung

Namun, BPS juga mencatat Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) mengalami kenaikan tipis menjadi 3,97 persen, dibandingkan 3,95 persen pada periode sebelumnya.

Berdasarkan jenis kelamin, TPT perempuan mencapai 4,19 persen, sedangkan laki-laki sebesar 3,84 persen. Sementara berdasarkan wilayah, TPT perkotaan mencapai 6,15 persen, lebih tinggi dibandingkan pedesaan yang sebesar 2,54 persen.

Sektor Pertanian, Kehutanan dan Perikanan masih menjadi sektor terbesar dalam penyerapan tenaga kerja Lampung dengan porsi sekitar 44,04 persen.

Selanjutnya adalah sektor Perdagangan Besar dan Eceran serta Industri Pengolahan.
Dalam periode tersebut, penyerapan tenaga kerja bertambah sekitar 15,94 ribu orang di sektor pertanian, 8,18 ribu orang di industri, dan 4,74 ribu orang di perdagangan.

BPS juga mencatat sekitar 91,54 persen penduduk bekerja masih berpendidikan SMA sederajat ke bawah, sedangkan pekerja berpendidikan tinggi sekitar 8,46 persen.
Di sisi lain, proporsi pekerja formal sekitar 30,18 persen, sehingga pekerja informal masih mendominasi. Tingkat pekerja penuh juga mengalami penurunan, sementara setengah pengangguran mencapai sekitar 9,55 persen.

Baca Juga  Gubernur Mirza Dorong FKI SBS Perkuat Pemberdayaan Perempuan dan Ekonomi Keluarga

Penambahan jumlah tenaga kerja terserap merupakan sinyal positif bagi masyarakat karena menunjukkan semakin banyak penduduk memperoleh pekerjaan dan sumber pendapatan.

Namun, tantangan Lampung bukan hanya menciptakan pekerjaan, melainkan memastikan pekerjaan tersebut produktif, layak, berpendapatan memadai, dan memberikan perlindungan bagi pekerja.

Karena itu, peningkatan keterampilan, pendidikan vokasi, sertifikasi kompetensi, penguatan industri, serta pengembangan UMKM menjadi penting untuk meningkatkan kualitas tenaga kerja Lampung. Dengan demikian, pertumbuhan ekonomi dapat diterjemahkan menjadi lapangan pekerjaan berkualitas dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

 

(Red)

Loading

Share :

Baca Juga

Bandar Lampung

PSEL Lampung Raya Disiapkan Jadi Solusi Sampah Demi Penguatan Energi Daerah

Berita terkini

Lampung Selatan Raih Juara 2 Apresiasi Pemda Berprestasi Kategori Creative Financing di Palembang

Bandar Lampung

Walikota Bandar Lampung Hadiri Kegiatan Safari Ramadhan 1446 H, di Masjid At-Tajriyah 

Berita terkini

Gegerkan Warga Penemuan mayat Laki-laki di Jalan Lintas pantai Timur Sumatera.

Berita terkini

FGD Pengarusutamaan Digitalisasi Teknologi Pertanian Digelar di Tubaba Lampung

Bandar Lampung

Dorong Investasi di Provinsi Lampung, Rapat Paripurna DPRD Lampung Bahas Raperda Prakarsa Pemerintah Provinsi Lampung

Berita terkini

Bupati Tubaba Hadiri Peresmian Kampus UMJ di Tulang Bawang, Dorong Akses Pendidikan Tinggi

Bandar Lampung

Gubernur Lampung Lantik 54 Pejabat Administrator, Tekankan Dedikasi dan Tanggung Jawab Pelayanan Publik