Home / Bandar Lampung / Berita utama / Daerah / Lampung / Nasional / News / Pemerintah

Jumat, 10 Juli 2026 - 21:12 WIB

Pimpin Gerakan Radin Inten Asri, Gubernur Mirza Perkuat Budaya Gotong Royong Jaga Pesisir Lampung

Bandar Lampung, Hariansultan.com – Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal menyerukan kepada seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan gerakan bersih-bersih lingkungan pesisir sebagai karakter dan kebiasaan sehari-hari. Upaya pembentukan kebiasaan ini dinilai lebih esensial daripada sekadar menjalankan instruksi formal pemerintah guna membangun fondasi daerah yang kuat.

“Yang paling penting bukan tentang instruksinya, tapi bagaimana kita mengubah kebiasaan. Ingin menjaga kebersihan itu adalah bagian dari sifat-sifat kita, orang Lampung,” ujar Gubernur Mirza.

Seruan tersebut disampaikan Gubernur saat memimpin langsung gotong royong massal dalam Puncak Acara Gerakan Radin Inten Asri pada Jumat (10/7/2026). Kegiatan ini dipusatkan sejak pukul 05.30 WIB di Pantai Pasir Putih, Desa Tarahan, Kecamatan Katibung, Kabupaten Lampung Selatan.

Merawat kawasan pesisir merupakan agenda prioritas dalam tata kelola wilayah Pemerintah Provinsi Lampung. Pantai bukan sekadar bentang alam, melainkan etalase utama yang menjadi denyut nadi pariwisata daerah di mata nasional.

“Ketika orang menyebut Lampung, selain gajah, tentu yang diingat adalah pantai. Seluruh orang datang berwisata ke Lampung alasannya adalah melihat pantai,” tambahnya.

Penataan kawasan ini terintegrasi langsung dengan visi besar “Bersama Lampung Maju Menuju Indonesia Emas 2045”. Gubernur menitikberatkan bahwa kemajuan daerah kini diukur melalui ekosistem yang komprehensif, tidak hanya dari megahnya infrastruktur fisik.

Baca Juga  KPK Kunjungi Kantor Pusat SMSI, Jalin Kerjasama Pencegahan Korupsi di sektor usaha Media Siber

“Lampung bukan hanya maju di bidang infrastruktur. Tapi Lampung harus bersih, pesisirnya terjaga dengan indah, lingkungannya harus aman,” papar Gubernur.

Ia juga menargetkan terbentuknya masyarakat yang kompak, sehat, serta memiliki budaya gotong royong yang kuat. Nilai-nilai tersebut terangkum dalam filosofi Raden Intan Asri, di mana “Asri” merupakan kependekan dari Aman, Sehat, Resik, dan Indah.

Dalam mewujudkan visi strategis tersebut, Pemerintah Provinsi Lampung bersinergi erat dengan jajaran Kodam XXI/Raden Intan. Gubernur memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas inisiatif TNI yang mempercepat penataan fasilitas publik yang sempat stagnan.

“Terima kasih kepada Pak Pangdam telah merevitalisasi Pasir Putih agar kembali menjadi kebanggaan masyarakat Provinsi Lampung seperti 20 hingga 30 tahun yang lalu,” ucap Gubernur.

Langkah revitalisasi ini dinilai sukses membangkitkan kembali memori kolektif warga akan masa kejayaan kawasan wisata pasir putih di Lampung.

Merespon kolaborasi tersebut, Pangdam XXI/Raden Intan Mayjen TNI Kristomei Sianturi menyatakan kesiapan penuh TNI sebagai motor penggerak di lapangan. Pihaknya berkomitmen mendukung seluruh program peningkatan kualitas hidup masyarakat yang dicanangkan pemerintah daerah.

Mayjen TNI Kristomei Sianturi menyoroti bahwa kondisi lingkungan yang bersih memiliki kaitan yang sangat erat dengan derajat kesehatan warga. Lingkungan yang tertata diyakini mampu mendongkrak angka harapan hidup (life expectancy) masyarakat menjadi lebih panjang.

Baca Juga  Bupati Ela Bazar UMKM Ramadhan 2025, Salah Satu Upaya Pemkab Dalam Mendukung UMKM di Lamtim

Pangdam juga menceritakan nilai historis Pantai Pasir Putih yang tidak bisa dilepaskan dari memori masa kecil mayoritas warga Lampung. Oleh karena itu, langkah perbaikan fisik menjadi keputusan mutlak agar fasilitas ini tidak tertinggal oleh zaman.

Harapannya, wajah baru kawasan yang kini juga disapa Raden Intan Beach tersebut dapat benar-benar hidup dan dimanfaatkan secara maksimal. Kawasan ini disiapkan menjadi pusat kegiatan sosial dan interaksi masyarakat Lampung secara berkelanjutan.

Giat gotong royong berbalut pakaian olahraga ini turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda Provinsi Lampung, dan Sekretaris Daerah Dr. Marindo Kurniawan. Berbagai elemen dari perguruan tinggi, dunia usaha, hingga komunitas lokal turun langsung membersihkan garis pantai pesisir.

Sinergi berkelanjutan antara pemerintah daerah dan TNI dalam penataan pesisir ini diproyeksikan membawa dampak ganda yang terukur bagi Provinsi Lampung. Secara ekonomi, destinasi yang rapi dan bersih akan melonjakkan daya tarik wisata yang otomatis menggerakkan roda perekonomian UMKM lokal.

Secara sosial budaya, gerakan kurve massal ini terbukti sukses memantik kembali tradisi gotong royong warga pesisir. Wajah baru pantai Lampung kini menjadi investasi berharga pemerintah daerah dalam menjamin kualitas hidup yang sehat dan nyaman bagi generasi mendatang.

 

(Red)

Loading

Share :

Baca Juga

Berita terkini

Pemprov Lampung Perkuat Pengawasan Infrastruktur, Gubernur Tinjau Progres Jalan di Metro dan Lampung Tengah

Berita terkini

Bupati dan Wakil Bupati Lampung Timur Hadiri Kegiatan Rapat Paripurna DPRD Lampung Timur Dalam Rangka Memperingati HUT Kabupaten Lampung Timur Yang Ke-26 Tahun.

Berita terkini

Sekda Novriwan Jaya Kukuhkan Pengurus Unit Pengumpul Zakat Tiyuh Di 6 Kecamatan

Bandar Lampung

Rembuk Merah Putih, Forum Strategis Bangun Ketahanan Ideologi di Bumi Ruwa Jurai

Berita terkini

Wakil Bupati Tulang Bawang Pimpin Upacara Penurunan Bendera Merah Putih Peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI

Pemerintah

PJ. Bupati Tulang Bawang Serahkan Bantuan Traktor Roda Dua Secara Langsung

Berita terkini

Sat Lantas Polres Jember Bagikan Coklat Untuk Pengendara Patuh

Berita terkini

Bupati Novriwan Luncurkan Program TUBABA Q Sehat : Langkah Nyata Wujudkan Kesehatan Masyarakat Tubaba