Bersinergi, Gubernur Ungkap Penguatan Ekonomi Lampung

Bandar Lampung, Hariansultan.com — Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menghadiri kegiatan Jabat Tangan Ride bertema GASPOOL (Gerak Anak Muda dan Sinergi Pembangunan Lampung) yang diselenggarakan oleh komunitas biker di Cafe Bun Kopi PKOR Way Halim, Bandar Lampung, Minggu (12/04/2026).

Pemerintah Provinsi Lampung mengapresiasi kegiatan yang digelar sebagai ajang silaturahmi sekaligus mempererat kebersamaan antarpecinta otomotif tersebut.

Dalam kesempatan itu, Gubernur memaparkan berbagai dinamika pembangunan di Provinsi Lampung, Ia menjelaskan bahwa pertumbuhan ekonomi Provinsi Lampung pada tahun 2025 ditopang oleh sektor pertanian, khususnya komoditas padi, pjagung, dan singkong. Kenaikan harga komoditas tersebut berdampak langsung terhadap peningkatan pendapatan masyarakat, terutama di wilayah pedesaan.

“Ketika harga komoditas seperti padi, jagung, dan singkong meningkat, maka pendapatan masyarakat ikut meningkat. Hal ini yang terjadi pada tahun 2025,” ujar Gubernur.

Baca Juga  Bupati Lampung Utara Kalah, Kuasa Hukum Penggugat Ajukan Permohonan Eksekusi

Sebagai indikator peningkatan daya beli masyarakat, Gubernur mengungkapkan adanya kenaikan signifikan pada penjualan kendaraan bermotor di Provinsi Lampung, terutama di wilayah kabupaten.

“Peningkatan ini menjadi bukti bahwa daya beli masyarakat meningkat dan ekonomi daerah tumbuh,” tambahnya.

Gubernur optimis tren pertumbuhan ekonomi tersebut akan berlanjut pada tahun 2026, selama harga komoditas pertanian dan pangan tetap stabil atau meningkat.

Ia juga menegaskan bahwa arah kebijakan pembangunan saat ini difokuskan pada penguatan ekonomi desa sebagai fondasi utama pertumbuhan.

“Pertumbuhan saat ini lebih terasa di desa. Ke depan, setelah desa kuat, pertumbuhan akan merambat ke wilayah perkotaan,” jelasnya.

Baca Juga  Gubernur Lampung: ASN Harus Jadi Garda Terdepan Wujudkan Pelayanan Publik Berkualitas

Selain itu, Gubernur juga menyinggung kebijakan pemutihan pajak kendaraan yang dilaksanakan pada tahun 2025. Kebijakan tersebut tidak hanya meringankan beban masyarakat, tetapi juga berkontribusi terhadap peningkatan pendapatan daerah guna mendukung pembangunan infrastruktur.

“Hasil program pemutihan pajak tahun 2025 akan digunakan untuk perbaikan jalan pada tahun 2026,” tegas Gubernur.

Lebih lanjut, Gubernur menekankan bahwa perbaikan infrastruktur tidak dapat ditunda karena memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.

Dengan infrastruktur yang baik diharapkan akan meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat, yang pada akhirnya berdampak pada peningkatan pendapatan masyarakat dan percepatan pembangunan daerah.

 

(Red)

Loading

Share :

Baca Juga

Berita terkini

Polres Tulang Bawang Tangkap Lima Sindikat Pemalsu SKCK Yang Sudah Beraksi Sejak 2022, Empat Diantaranya IRT

Bandar Lampung

Wagub Jihan Ajak FPPI Jadi Mitra Strategis Pemprov Lampung Perkuat Pemberdayaan Perempuan

Berita terkini

Menyikapi berita dan informasi Hoax, Firsada Ajak Masyarakat Jaga Kondusivitas Pilkada 2024

Bandar Lampung

Rakor Dinas Kominfo Kabupaten/Kota, Sekdaprov Pesankan 7 Ikhtiar dalam Transformasi Digital

Berita terkini

Kepalou Tiyuh Mekar Sari Jaya Alfredo Isnovandi,. S.pd. Ajak Masyarakat Aktifkan Ronda Malam serta Program satu rumah Satu Kentongan

Bandar Lampung

Dafi Ditemukan, Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana Sambangi Rumah Duka

Bandar Lampung

Pemerintah kota Bandar Lampung Meraih Kembali Piagam Awards 2025.

Berita terkini

Kampung Tiuh Tohou Adakan Kegiatan Penyerahan Bantuan Tunai Langsung (BLT DD) Tahun Anggaran 2025 Pada Triwulan I