Wali Kota Bandar Lampung Minta BBWS Lebih Serius Tangani Sungai Penyebab Banjir

Bandar Lampung, Hariansultan.com – Wali Kota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana menyampaikan sejumlah keluhan kepada Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji-Sekampung terkait penanganan sungai yang dinilai menjadi salah satu penyebab banjir di Kota Bandar Lampung pada Jumat (06/03/2026) lalu.

Keluhan tersebut disampaikan dalam rapat koordinasi penanganan sungai di Kota Bandar Lampung yang dipimpin Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan di Ruang Sakai Sambayan, Kantor Gubernur Lampung.

Rapat tersebut dihadiri Anggota DPR RI Mukhlis Basri, Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Lampung Lesty Putri Utami, perwakilan BBWS Mesuji–Sekampung, serta sejumlah instansi terkait seperti Bappeda, BPBD, dan PSDA.

Dalam rapat itu, orang nomor satu di Kota Bandar Lampung menyampaikan bahwa dirinya telah beberapa kali mendatangi pihak BBWS untuk membahas persoalan sungai, kali, dan irigasi yang berada di wilayah kota.

Baca Juga  Lepas 598 Peserta Jamnas XII, Gubernur Mirza Tekankan Penguatan Karakter dan Integritas Generasi Muda

“Saya sudah beberapa kali datang langsung ke Balai. Bahkan sebulan atau dua bulan lalu saya juga bertemu dengan Kepala Balainya,” kata Eva Dwiana.

Ia menegaskan bahwa berdasarkan kewenangan yang ada, pengelolaan sungai dan irigasi bukan merupakan tugas pemerintah daerah, melainkan menjadi tanggung jawab BBWS.

“Yang namanya sungai, kali, dan irigasi di kota maupun kabupaten itu bukan kewenangan daerah, tetapi kewenangan Balai,” ujarnya.

Bahkan, wali kota mengaku sempat menawarkan dukungan pembiayaan agar penanganan sungai dapat segera dilakukan.

Baca Juga  Hanita Firsada Sampaikan Laporan Kerja TP PKK Tubaba Kepada Pj Gubernur Lampung

“Saya pernah bilang, kami siap menyiapkan dananya, tetapi tolong dibantu. Karena yang tahu kondisi sungai itu Balai. Mau diluruskan, dibengkokkan, atau seperti apa, Balai yang lebih paham,” jelasnya.

Ia juga mengungkapkan kekecewaannya terhadap minimnya kehadiran pihak BBWS di lapangan saat terjadi persoalan banjir.

Menurutnya, persoalan banjir tidak seharusnya hanya disorot di Kota Bandar Lampung dan Lampung Selatan saja, karena sejumlah daerah lain di Provinsi Lampung juga mengalami persoalan serupa.

“Kenapa cuma satu daerah yang disudutkan? Harusnya semua duduk bersama karena ini bukan hanya masalah satu daerah,” katanya.

 

(Red)

Loading

Share :

Baca Juga

Berita terkini

Diduga Oknum Kepala Kampung Andalas Cermin Mark Up Dana Desa Tahun 2017-2019

Berita terkini

Peletakan Batu pertama Padepokan PSHT dimenggala.

Berita terkini

Polres Tulang Bawang Berikan Surprise Pada Peringatan Hari Bhakti Adhyaksa Ke-64 Tahun 2024

Berita terkini

Patroli Saur Polsek Menggala Sikat Aksi Trek-Trekan Liar, Antispasi Ganguan Kamtibmas

Bandar Lampung

Bersinergi, Gubernur Ungkap Penguatan Ekonomi Lampung

Berita terkini

Pamerkan Kriya Lampung di Kriyanusa 2026, Batin Wulan Dorong Produk Lokal Tembus Pasar Global
Massa Aksi Reuni PA 212 bergerak ke arah Jalan Sudirman, Kamis (2/12). Foto: Nugroho GN/kumparan

Headline

Massa Reuni 212 Hanya Bisa Sampai Thamrin, Putar Balik ke HI Sambil Salawat

Bandar Lampung

Gubernur Mirza Dukung Penguatan Kemitraan Pemerintah dan Media di Lampung