Momentum Ramadan, Bunda PAUD Provinsi Lampung Dorong Penguatan Karakter Generasi Emas Sejak Usia Dini

Bandar Lampung, Hariansultan.com – Bunda PAUD Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, membuka Pengajian Akbar yang diselenggarakan oleh Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) Provinsi Lampung di Masjid Raya Lampung Al Bakrie, Rabu (04/03/2026).

Pengajian Akbar yang mengusung tema ‘Menyambung Ukhuwah dan Meraih Keberkahan dalam Ketakwaan bagi Guru Taman Kanak-kanak se-Provinsi Lampung’ menghadirkan Ustadz Anas Hidayatullah sebagai penceramah. Kegiatan tersebut diikuti oleh guru-guru TK dari berbagai kabupaten/kota di Provinsi Lampung.

Purnama Wulan Sari Mirza dalam kesempatan tersebut menegaskan pentingnya peran guru TK dalam membentuk generasi emas sejak usia dini. Ia menyampaikan bahwa anak usia dini harus dipersiapkan dengan fondasi yang kuat, tidak hanya dari sisi pendidikan, tetapi juga spiritual.

“Anak-anak usia dini adalah generasi emas yang harus kita siapkan fondasinya. Selain fondasi edukasi, fondasi spiritual juga harus dibentuk sejak usia dini,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa Ramadan menjadi momentum yang tepat untuk memperkuat keimanan dan memperbaiki karakter, tidak hanya bagi anak didik, tetapi juga para pendidik.

Baca Juga  Bersinergi, Gubernur Ungkap Penguatan Ekonomi Lampung

“Ramadan adalah bulan penuh berkah, rahmat, dan kemuliaan. Di bulan ini, bukan hanya karakter anak-anak TK yang kita bentuk, tetapi juga menjadi momen bagi kita untuk memperbaiki karakter, memperkuat keimanan, dan memperdalam ilmu agama,” katanya.

Menurutnya, guru PAUD dan TK bukan sekadar pengajar di kelas, tetapi memiliki peran strategis dalam membantu orang tua membentuk karakter anak di masa golden age. Ia meyakini bahwa masa TK merupakan fase penting dalam pembentukan karakter, di mana peran guru sangat menentukan kualitas generasi masa depan.

“Di usia TK inilah pembentukan karakter dimulai. Peran Ibu Guru sangat penting dalam menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas. Di tangan Ibu-Ibu semua, generasi emas itu dibentuk,” tegasnya.

Bunda PAUD Lampung juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada IGTKI Provinsi Lampung atas terselenggaranya pengajian akbar tersebut. Ia berharap kegiatan ini menjadi agenda berkelanjutan dan dapat menjadi percontohan bagi provinsi lain.

Baca Juga  M. Firsada Hadiri Upacara Penurunan Bendera HUT ke-79 RI Berlangsung Khidmat

“Kami berharap melalui kegiatan ini semangat kebersamaan dan komitmen dalam memajukan pendidikan anak usia dini di Provinsi Lampung semakin kokoh, sejalan dengan visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung, yaitu Lampung Maju Menuju Indonesia Emas,” tuturnya.

Sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas, pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan cinderamata dan tali kasih, serta penghargaan kepada Ketua IGTKI kabupaten/kota se-Provinsi Lampung dalam program IGTKI PGRI Peduli. Bantuan kemanusiaan disalurkan kepada guru TK yang terdampak bencana di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin ukhuwah yang semakin erat antarguru TK sekaligus memperkuat kapasitas spiritual pendidik dalam mencetak generasi unggul menuju Indonesia Emas.

 

(Red)

Loading

Share :

Baca Juga

Berita terkini

Pj Bupati Tulang Bawang Resmi Tutup Kegiatan Karya Bakti TNI Tahun 2024 Kodim 0426 Tulang Bawang

Berita terkini

Pemprov Lampung dan Pemerintah Pusat Perkuat Kolaborasi Wujudkan Program 3 Juta Rumah

Berita terkini

Jamin Keamanan Perayaan Imlek, Polres Jember Siagakan Personel dan Perketat Pengamanan di Vihara

Berita terkini

PSHT Cabang Tulang Bawang Lakukan Kegiatan Uji Kenaikan Tingkat di Lapangan Terminal Menggala 

Berita terkini

Ada Apa Satlantas dan Jasa Raharja Datangi Dua Sekolah Di Bondowoso

Berita terkini

Kakam Banjar Agung Impin Somad Salurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) Kepada 15 KPM

Berita terkini

Polri Untuk Masyarakat” Polres Jember Gelar Pasar Murah Ramadhan Berhadiah dan Santuni Anak Yatim

Bandar Lampung

DPRD Provinsi Lampung Dukung Groundbreaking Hilirisasi Ayam Terintegrasi