Keuangan Daerah Jadi Fondasi Pembangunan, Pemprov Lampung Tegaskan Komitmen Tata Kelola yang Efisien, Transparan dan Akuntabel

Bandar Lampung, Hariansultan.com – Pengelolaan keuangan daerah harus mampu menjadi motor penggerak pembangunan Provinsi Lampung sekaligus berkontribusi terhadap pembangunan nasional.

Hal tersebut ditegaskan Gubernur Lampung dalam sambutan tertulis yang dibacakan Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Achmad Saefulloh, saat menjadi pembina Apel Mingguan di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung bertempat di Lapangan Korpri, Kantor Gubernur Lampung, Senin (12/01/2026).

Dalam sambutannya, Gubernur Lampung menekankan bahwa keuangan daerah merupakan fondasi utama dalam menjalankan roda pemerintahan dan pembangunan. Pengelolaan keuangan yang baik dinilai menjadi faktor penentu keberhasilan pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan publik yang efektif serta mendorong pembangunan yang berkelanjutan.

“Pengelolaan keuangan daerah harus dilaksanakan secara transparan, akuntabel, dan bertanggung jawab, karena hal tersebut menjadi dasar kepercayaan masyarakat kepada pemerintah,” tegasnya.

Baca Juga  Ketua TP. PKK Provinsi Lampung Lantik 13 Ketua TP. PKK Kabupaten/Kota Periode 2025-2030

Lebih lanjut disampaikan, terdapat sejumlah prinsip utama yang harus terus dipegang dalam pengelolaan keuangan daerah. Pertama, efisiensi, yakni memastikan setiap rupiah anggaran digunakan secara optimal untuk memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat. Kedua, transparansi, dengan penyusunan laporan keuangan yang terbuka, mudah diakses, serta dapat diawasi oleh publik dan lembaga pengawasan.

Prinsip ketiga adalah akuntabilitas, yaitu adanya pertanggungjawaban yang jelas kepada masyarakat dan pemerintah pusat sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Keempat, keberlanjutan, yakni pengelolaan keuangan yang mampu menjaga kesinambungan pembangunan daerah dalam jangka panjang.

Baca Juga  Tim Ekspedisi Perbaikan Jembatan Gantung Tempuh 5 Jam di Laut menuju Pekon Tampang Muda

Gubernur Lampung juga menyampaikan visi pengelolaan keuangan daerah yang mandiri dan berdaya saing. Visi tersebut mendorong lahirnya inovasi dalam peningkatan pendapatan daerah tanpa membebani masyarakat, serta menuntut sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, dan sektor swasta agar pembangunan dapat berjalan secara efektif dan merata.

“Pengelolaan keuangan daerah merupakan tanggung jawab bersama seluruh jajaran Pemerintah Provinsi Lampung,” ujarnya.

Diakhir, Gubernur mengajak seluruh ASN untuk terus meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab masing-masing. Ia juga mengingatkan pentingnya bekerja dengan integritas, disiplin, dan semangat melayani demi terwujudnya Provinsi Lampung yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan.

 

(Red)

Loading

Share :

Baca Juga

Bandar Lampung

Harga Terjangkau, Warga Antusias Sambut Pasar Murah PMI Lampung di Pesawahan

Berita terkini

Polres Tulang Bawang Kerahkan Ratusan Personel Gabungan Amankan Rapat Pleno Terbuka Yang Digelar KPU

Bandar Lampung

LAMPUNG RAIH PENGHARGAAN ADIWIYATA MANDIRI DAN ADIWIYATA NASIONAL 2025
Massa Aksi Reuni PA 212 bergerak ke arah Jalan Sudirman, Kamis (2/12). Foto: Nugroho GN/kumparan

Headline

Massa Reuni 212 Hanya Bisa Sampai Thamrin, Putar Balik ke HI Sambil Salawat

Berita terkini

M. Firsada Buka Tubaba Food Fashion dan Festival 2024

Berita terkini

Ketua Bhayangkari daerah lampung, Apresiasi Pengembangan UMKM melalui Lampung Craf 2024

Bandar Lampung

Ekonomi Wisata Lampung Menguat, Arah Pengembangan Hotel Kian Terbuka

Berita terkini

Wakil Bupati Tulang Bawang Hankam Hasan Meninjau Jalan Rusak Di Beberapa Titik lokasi Menggala