Home / Bandar Lampung / Berita terkini / Berita utama / Daerah / Lampung / Nasional / News / Pemerintah

Selasa, 30 Desember 2025 - 22:05 WIB

Pemprov Lampung Catat Inflasi 1,14 Persen per November 2025, di Bawah Rata-rata Nasional

BANDAR LAMPUNG, Hariansultan.com — Pemerintah Provinsi Lampung mencatat inflasi sebesar 1,14 persen secara tahunan (year-on-year) per November 2025, berada di bawah rata-rata nasional. Capaian ini disampaikan dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2025 yang diikuti Pemprov Lampung secara virtual, Senin (29/12/2025).

Capaian tersebut dikemukakan Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus dalam rapat yang juga dirangkaikan dengan evaluasi dukungan pemerintah daerah terhadap Program 3 Juta Rumah. Pemerintah Provinsi Lampung diwakili Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Bani Ispriyanto dari Ruang Command Center Dinas Kominfotik Lampung.

Akhmad Wiyagus menegaskan, pengendalian inflasi di penghujung tahun menjadi ujian nyata sinergi antara pemerintah pusat dan daerah. Menurut dia, stabilitas harga hanya dapat dijaga melalui gotong royong, kolaborasi lintas sektor, serta respons kebijakan yang cepat dan berbasis data.

“Pengendalian inflasi harus memastikan pasokan tersedia, distribusi lancar, dan harga tetap terjangkau oleh masyarakat,” ujar Akhmad Wiyagus dalam paparannya.

Baca Juga  Pemkot Bandar Lampung Targetkan Akan Salurkan Beasiswa ke 15 Ribu pelajar Pada Tahun 2026 Mendatang

Secara nasional, inflasi per November 2025 tercatat sebesar 2,72 persen dan masih berada dalam sasaran pemerintah. Komoditas yang menjadi penyumbang inflasi terbesar antara lain emas perhiasan, cabai, dan beras.

Di tengah masih adanya daerah dengan inflasi relatif tinggi, Lampung justru masuk dalam kelompok provinsi dengan inflasi terendah secara nasional. Kondisi ini mencerminkan efektivitas kebijakan pengendalian harga yang dijalankan secara konsisten oleh pemerintah daerah.

Stabilnya inflasi di Lampung tidak terlepas dari peran aktif Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID). TPID dinilai berhasil menjaga ketersediaan pasokan, memperkuat distribusi, serta melakukan intervensi pasar secara terukur.

Atas capaian tersebut, Akhmad Wiyagus menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah yang mampu menjaga stabilitas harga. Ia juga mendorong daerah dengan inflasi tinggi untuk segera melakukan perbaikan secara kooperatif.

Baca Juga  Perbaikan Jalan Gedong Aji–Umbul Mesir Bawa Harapan Baru bagi Petani dan Warga Tulang Bawang

“Inflasi yang tinggi tidak boleh dibiarkan berlarut-larut. Pemerintah daerah harus hadir lebih kuat dan lebih efektif, terutama dalam memantau pergerakan harga di pasar,” tegasnya.

Menjelang Natal dan Tahun Baru, pemerintah pusat mengingatkan potensi peningkatan inflasi akibat lonjakan permintaan dan tantangan cuaca ekstrem. Seluruh daerah diminta mengambil langkah cepat untuk meredam inflasi sekaligus menjaga daya beli masyarakat.

Sementara itu, Wakil Kepala BPS RI Sonny Harry Budiutomo Harmadi menyampaikan bahwa berdasarkan Indeks Perkembangan Harga (IPH) Minggu ke-4 Desember 2025, sebanyak 37 provinsi mengalami kenaikan IPH. Data tersebut bersumber dari SP2KP hingga 24 Desember 2025.

Komoditas utama penyumbang kenaikan IPH antara lain cabai rawit, daging ayam ras, dan bawang merah. Di Pulau Sumatera, kenaikan IPH tertinggi tercatat mencapai 12,35 persen dengan komoditas dominan berupa daging ayam ras, cabai merah, cabai rawit, dan beras.

 

(Red)

Loading

Share :

Baca Juga

Berita terkini

Soft Opening Papuke Foodcourt, Wabup Nadirsyah Dukung Pelaku Usaha Kuliner Lokal

Berita terkini

SMSI Pusat Terjunkan Tim Riset Untuk Gali Sejarah Biografi Margono Djojohadikoesoemo

Berita terkini

Dalam Rangka Memperingati HUT Kabupaten Lampung Timur yang Ke-26 Tahun. Dinas Pendidikan LAMTIM, Lakukan Kegiatan Lomba Cerdas Cermat Tingkat Kabupaten.

Berita terkini

Catatan Akhir Tahun 2024 SMSI Memperluas Jaringan Internasional

Bandar Lampung

Dekranasda Provinsi Lampung Siap Gelar Pameran Kerajinan “Kriya Jemari” 2025

Bandar Lampung

Tingkatkan Efisiensi Waktu Panen dan Produktivitas, Petani Lampung Didorong Tanam Jagung

Bandar Lampung

Kota Bandar Lampung Menjadi Tuan Rumah APEKSI Outlook Tahun 2025.

Bandar Lampung

Walikota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana Raih Penghargaan National Govrnance Awards 2026