Home / Bandar Lampung / Berita terkini / Berita utama / Daerah / Lampung / Nasional / News / Pemerintah

Jumat, 28 Februari 2025 - 05:37 WIB

Reaksi Cepat Pimpinan Daerah Tangani Bencana Banjir Wujud Nyata Pelayanan Terbaik Untuk Masyarakat

Bandar Lampung, Hariansultan.com – Sejak awal terjadinya bencana banjir di sejumlah wilayah di Provinsi Lampung pada tanggal 22 Februari 2025, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dan Wakil Gubernur Jihan Nurlela bergerak cepat dalam menanggulangi dampak bencana serta menyusun langkah solusi jangka panjang.

Meskipun tengah menjalankan tugas retreat di Magelang, Gubernur Mirza tetap aktif memantau perkembangan situasi banjir. Gubernur terus berkoordinasi dengan Wakil Gubernur dan memberikan arahan strategis kepada perangkat daerah terkait.

Di bawah arahan langsung Gubernur Mirza, Pemerintah Provinsi Lampung segera berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandar Lampung serta Balai Besar Wilayah Sungai Mesuji Sekampung (BBWS-MS) untuk menangani sedimentasi di aliran sungai guna mengurangi risiko banjir lebih lanjut. Selain itu, Dinas BMBK Provinsi Lampung mengerahkan alat berat guna mengatasi tumpukan sampah yang menyumbat saluran utama di Bandar Lampung. TNI dan Polri juga saling bersinergi turut dalam penanganan pasca bencana banjir.

Gubernur Mirza juga mengajukan permohonan bantuan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang diharapkan dapat secara cepat dan efektif untuk meminimalkan dampak bencana yang terjadi di wilayah Provinsi Lampung.

Wakil Gubernur Jihan Nurlela turun langsung ke lokasi terdampak banjir, meninjau posko kesehatan, memastikan kesiapan alat berat, serta menyalurkan bantuan bagi warga terdampak. Selain itu, merespon secara cepat, Wagub Jihan menggelar Rapat Percepatan Penanganan Banjir di Kantor BPBD Provinsi Lampung pada 23 Februari 2025.

Baca Juga  Lampung Raih Apresiasi Nasional atas Peta Jalan Pembangunan Kependudukan 2025

Hasil dari rapat tersebut, Gubernur Mirza menetapkan status tanggap darurat bencana banjir selama 14 hari di Provinsi Lampung melalui Surat Keputusan Nomor: G/160/VI.08/HK/2025 tertanggal 24 Februari 2025. Dengan adanya status tanggap darurat ini, langkah penanggulangan banjir semakin intensif dan masif dilakukan melalui sinergi, koordinasi dan kolaborasi dengan seluruh pihak terkait.

Wakil Gubernur Lampung didampingi sejumlah Kepala OPD terkait seperti Kepala BPBD Rudy Syawal, Kepala Dinas Pengelolaan Sumberdaya Air Budi Darmawan, Kadis Kominfotik Achmad Syaifulloh dan pejabat lainnya, meninjau secara langsung lokasi banjir, guna memastikan penanganan dampak banjir dan pelayanan kesehatan berjalan dengan optimal, Selasa (25/02/2025).

Penanganan bencana banjir juga telah dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Lampung bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Pesawaran, Kabupaten Lampung Selatan, Kabupaten Pringsewu, Kabupaten Lampung Timur dan juga Kota Bandar Lampung pada kesempatan pertama pasca terjadinya bencana.

Khusus di Kota Bandar Lampung, terdapat 3 korban meninggal dunia, Kementerian Sosial RI melalui Dinas Sosial Provinsi Lampung telah memberikan bantuan sebesar Rp. 15 juta yang diterima keluarga korban.

Sebagai bentuk dukungan pemerintah pusat terhadap penanganan banjir di Lampung, Presiden RI melalui Kementerian Sosial Republik Indonesia juga menyalurkan bantuan sosial senilai Rp. 2,1 miliar. Bantuan tersebut diserahkan oleh anggota Komisi VIII DPR RI, Aprozi Alam, di Lapangan Korpri, Komplek Kantor Gubernur, pada Senin (24/2/2025). Adapun rinciannya, Rp. 1,495 miliar dialokasikan untuk buffer stock logistik di tingkat provinsi, sementara Rp. 613 juta diberikan untuk bantuan logistik tanggap darurat di Kota Bandar Lampung.

Baca Juga  Kepala Dinas Pertanian pemerintah daerah Kabupaten Mesuji Hadiri Panen Raya Padi.

Upaya cepat dan terukur ini mencerminkan komitmen Pemerintah Provinsi Lampung bersama Pemerintah Kabupaten/Kota dan seluruh stakeholder dalam memastikan keselamatan masyarakat serta mendukung program pemerintah pusat dalam penanggulangan bencana.

Selain itu, berbagai langkah dan kebijakan strategis yang diambil menunjukkan komitmen nyata dalam mewujudkan harapan masyarakat terhadap kepemimpinan Gubernur Rahmat Mirzani Djausal dan Wakil Gubernur Jihan Nurlela.

Sinergi dan kolaborasi yang ditunjukkan oleh Pemerintah Provinsi Lampung bersama Kabupaten/Kota serta lembaga terkait dalam menghadapi bencana alam menjadi kekuatan dan kunci keberhasilan penanganan bencana banjir di Provinsi Lampung.

Dengan cepat dan sigap, para Pemimpin Daerah mengambil langkah kebijakan strategis yang menunjukkan komitmennya untuk memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh masyarakat Lampung.

Gubernur Mirza dan Wakil Gubernur Jihan Nurlela bertekad terus mengawal proses pemulihan dan memastikan masyarakat yang terdampak mendapatkan bantuan serta solusi yang berkelanjutan.

 

(Red)

Loading

Share :

Baca Juga

Berita terkini

Jalin Kerjasama, Audensi DPRD Lampung Timur Dengan SMSI Lampung TimurĀ 

Berita terkini

Gelar Audiensi Dengan Pelaku UMKM, Bupati Novriwan Tegaskan Komitmen Pembenahan Pasar

Berita terkini

Unit Reskrim Polsek Lambu Kibang Menerima Penyerahan Satu Buah Senpi Rakitan,Ops Sikat Krakatau 2024.

Berita terkini

Jalin Silaturahmi, Pj Gubernur Lampung Dr.Drs Samsudin di Dampingi Pj Bupati Tulang Bawang Drs.Qudrotul Ikhwan Sholat Subuh Bersama di Masjid An Nur, Menggala Tulang Bawang.

Berita terkini

Jadi TO Sikat Krakatau 2024 dan Melarikan Diri ke Jakarta Selatan, Dua Pelaku Curat di Tulang Bawang Ditangkap Polisi

Berita terkini

Ketua DPRD Lampung Pimpin Safari Ramadhan di Metro, Perkuat Silaturahmi dan Sinergi Pembangunan

Berita terkini

Ketua TP. PKK Provinsi Lampung Lantik Ibunda Guru Kota Metro, Tegaskan Komitmen Perkuat Ekosistem Pendidikan Berkarakter

Bandar Lampung

Lampung Bangga! Atlet Disabilitas Raih Medali dan Bonus Besar di Peparnas XVII