Perkumpulan yayasan Sekolah Seni Budaya Olahraga Beladiri Pencak Silat PSGML Tubaba Mengadakan Ujian Semester 1 dan 2 Untuk Sabuk Putih dan Kuning.

Panaragan, Hariansultan.com – Untuk pertama kalinya, Seni budaya pencak silat di Kabupaten Tulangbawang Barat melakukan ujian secara tertulis. Yayasan Sekolah Seni Budaya Pencak Silat Lampung pertama kali berdiri atau terbentuk di Provinsi Lampung.

Yayasan Pencak silat Lampung yang bernama perguruan Pencak Silat Garuda Emas Melayu Lampung tersebut sudah terdaftar di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) dengan nomor: 800/985.A/II.01/TUBABA/2023.

Selain dari itu, Yayasan Sekolah Seni Budaya Pencak Silat Lampung juga terdaftar di Kesbangpol Kabupaten Tulangbawang Barat dengan nomor: AHU-0003378.AH.01.07.Tahun 2022 Lalu dari kementrian Minkum Ham.

Aripin, guru besar perguruan Pencak Silat Garuda Emas Melayu Lampung menjelaskan, ujian secara tertulis tersebut berdasarkan peraturan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang sebagaimana mestinya.

Baca Juga  Wakil Bupati Tubaba Terima Lencana Pancawarsa III pada Apel Besar Hari Pramuka ke-64 Tingkat Provinsi Lampung

“Digelarnya ujian ini adalah untuk naik tingkat atau naik kelas dalam perguruan ini. Misalnya dari sabuk putih ke sabuk kuning, dari kuning ke merah hingga mencapai sabuk hitam,” ungkapnya di lokasi tempat berlangsungnya ujian, di Kelurahan Panaraganjaya, Kecamatan Tulangbawang Tengah, Minggu (19/01/2025).

Dalam ujian secara tertulis Pencak Silat Lampung itu diikuti 115 siswa/siswi dari berbagai macam sabuk dan daerah.

“Siswa ini dari tiyuh/desa yang berada di Tubaba bahkan ada yang dari Lampung Utara. Kebetulan di Lampung Utara ada anggota kita yang sudah saya ijinkan dan rekom untuk melatih di sana,” terangnya.

Baca Juga  Pemprov Lampung Dukung BKPRMI Perkuat Peran Pemuda Masjid dalam Pembangunan Daerah

Aripin berpesan, dalam perguruannya bukan untuk mencari musuh, melainkan untuk memperbanyak persaudaraan dan kekeluargaan.

Adapun tujuan berdirinya perguruan tersebut, menurut putra asli Tulangbawang Barat itu adalah untuk mengembangkan budidayakan Seni Budaya Lampung di bidang bela diri.

“Jangan salah artikan. Kita belajar beladiri dalam perguruan ini salah satu organisasi untuk kita memperbanyak saudara, yang mana tadinya tidak kenal bisa jadi kenal dan akrab,” harapan Aripin. (Red)

Loading

Share :

Baca Juga

Bandar Lampung

Pemprov Lampung Dukung Penuh Program Sekolah Rakyat

Bandar Lampung

Lantik Lima Ibunda Guru Kabupaten, Purnama Wulan Sari Mirza Tegaskan Peran Strategis Pendamping Pendidikan

Bandar Lampung

Terima Aspirasi Warga Halangan Ratu, Gubernur Lampung Komitmen Tindak Lanjuti Penyelesaian Sengketa Lahan Secara Objektif

Berita terkini

KEAMANAN PANGAN JADI PRIORITAS, PEMKAB TULANG BAWANG PERKUAT SINERGI LINTAS SEKTOR BERSAMA BPOM

Berita terkini

Direktur BUMD Tulang Bawang Tantang Ketua Fortuba Buktikan Dugaan Korupsi Rp30 Miliar di Kejari

Berita terkini

Yonif 514/SY Kostrad Gelar Donor Darah di KDS Gandeng PMI Bondowoso

Bandar Lampung

Hj. Eva Dwiana Kunjungan Silaturahmi Ke Polresta Bandar Lampung

Bandar Lampung

Tinjau Pasar Murah di Lampung Tengah, Wagub Jihan Pastikan Stok Pangan Aman dan Harga Terjangkau