Home / Bandar Lampung / Berita terkini / Berita utama / Daerah / Lampung / Nasional / News / Pemerintah

Jumat, 25 September 2026 - 23:49 WIB

Penjualan Kendaraan Niaga Naik, Trend Positif Penguatan Distribusi Hasil Pertanian Lampung

Bandar Lampung, Hariansultan.com — Penjualan kendaraan niaga di Lampung menunjukkan perkembangan menarik. Berdasarkan data yang disampaikan Pemerintah Provinsi Lampung melalui akun resmi Instagram Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Lampung Jumat (26/09/2026) menunjukan peningkatan penjualan kendaraan roda empat jenis pick up, light truck, dan truck selama Januari hingga September 2026.

Akademisi dan pengamat keuangan publik Saring Suhendro menilai perkembangan tersebut dapat menjadi petunjuk awal mengenai pergeseran kebutuhan sarana angkutan barang. Namun, untuk mengetahui apa yang mendorong kenaikan itu, data penjualan perlu dilihat menurut jenis kendaraan dan perkembangan beberapa bulan sebelumnya.

“Kalau kenaikannya terutama pada light truck dan truck, kita bisa meneliti apakah pelaku usaha mulai membutuhkan daya angkut lebih besar. Tetapi pembelian kendaraan juga bisa dilakukan untuk mengganti armada lama. Karena itu, kita perlu melihatnya bersama data produksi dan arus barang,” ujar Suhendro.

Menurutnya, kebutuhan distribusi memiliki arti penting bagi Lampung sebagai daerah penghasil padi, jagung, singkong, kopi, dan kakao. Hasil produksi tersebut harus dapat bergerak dari sentra pertanian menuju tempat pengolahan dan pasar dengan biaya yang wajar.

Baca Juga  Mighrul Lappung Bersatu Jadi Mitra Strategis Pemprov dalam Pendidikan dan Ekonomi Kreatif

Menurut Suhendro peran kebijakan daerah menjadi penting. Ia mengatakan, bertambahnya kendaraan akan memberi manfaat lebih besar jika didukung jalan penghubung yang baik, fasilitas pascapanen yang digunakan, dan akses pasar yang semakin terbuka.

“Pelaku usaha bisa saja menambah truk. Tetapi kalau perjalanan dari sentra produksi masih lama dan biaya angkut tetap tinggi, petani belum tentu menikmati manfaatnya. Yang perlu diupayakan adalah distribusi yang lebih lancar dan lebih efisien,” katanya.

Menurut Suhendro, keterbatasan APBD menuntut pemerintah memilih dukungan yang paling berpengaruh terhadap kegiatan produksi dan pemasaran. Perbaikan akses Jalan Provinsi dengan cor beton yang sekarang sedang dilakukan oleh Pemprov maupun pembangunan fasilitas pascapanen perlu diikuti pengukuran hasil, seperti perubahan waktu tempuh, biaya angkut, dan harga yang diterima petani.

Arah tersebut relevan dan sejalan dengan Program Desaku Maju yang telah menetapkan 30 desa percontohan di Lampung. Pemerintah daerah juga mendorong Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih berperan dalam pengolahan komoditas dan distribusi produk desa. Suhendro menilai kedua kebijakan itu membuka peluang agar desa memperoleh nilai tambah lebih besar dari hasil produksinya.

Baca Juga  Kejurda Padel Lampung 2026 Resmi Dimulai, Sekdaprov Tekankan Sportivitas dan Dorong Pembinaan Atlet

“Kalau produksi desa berkembang dan hasilnya mulai diolah serta dipasarkan lebih luas, kebutuhan distribusi tentu ikut berkembang. Tetapi kita belum bisa menyebut penjualan kendaraan saat ini sebagai dampak kedua program tersebut. Hasil program harus dilihat dari usaha yang berjalan dan manfaat yang diterima masyarakat desa,” jelasnya.

Suhendro menilai data kendaraan niaga dapat membantu pemerintah membaca kebutuhan logistik Lampung apabila dilengkapi dengan informasi produksi, kondisi jalur angkut, dan biaya distribusi. Dengan demikian, dukungan anggaran dapat diarahkan ke hambatan yang paling membutuhkan penanganan.

“Penjualan kendaraan memberi sinyal yang menarik. Kabar baik yang ingin kita capai adalah ketika hasil produksi lebih mudah sampai ke pasar, ongkosnya turun, dan petani memperoleh bagian yang lebih baik,” pungkasnya.

 

(Red)

Loading

Share :

Baca Juga

Berita terkini

Polres Tulang Bawang Optimalkan BLP, Berikut Tiga Lokasi Yang Jadi Sasaran Serta Tujuannya

Bandar Lampung

IWABA Provinsi Lampung Gelar Pertemuan Rutin ke-5 Tahun 2025, Perkuat Kreativitas dan Pelestarian Budaya

Bandar Lampung

Wagub Jihan Apresiasi BSI, Program Lampung Berhaji Perkuat Literasi Keuangan Syariah

Berita terkini

Wabup Tulang Bawang Menggelar Rapat Koordinasi Pemerintahan di wilayah Kecamatan Menggala Tahun 2026

Berita terkini

Hitungan cepat sementara pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Pasangan Calon Nomor  Urut 02 Unggul

Berita terkini

Tiyuh Penumangan Baru Realisasi kan Dana Desa 2025 Rp854 Juta.

Berita terkini

H+6 Lebaran, Polres Tulang Bawang Gelar Patroli Rumah Kosong di Dua Lokasi Berbeda

Bandar Lampung

Lari dan Berwisata, Paduan Inovatif Krakatau Run 2025