Home / Bandar Lampung / Berita terkini / Berita utama / Daerah / Lampung / Nasional / News / Pemerintah

Kamis, 3 September 2026 - 21:33 WIB

Pemprov Lampung Dorong Hilirisasi Komoditas Lokal Lewat Wirausaha Muda Desa

Bandar Lampung, Hariansultan.com – Gubernur Lampung diwakili Sekdaprov Marindo Kurniawan membuka acara Literasi dan Inklusi Keuangan serta launching Nota Kesepahaman (MoU) Program Siger Taruna Preneur yang diselenggarakan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Lampung, di Gedung Pusiban, Kamis (03/09/2026).

Kegiatan strategis ini diinisiasi bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Lampung dan Karang Taruna Provinsi Lampung guna mencetak wirausaha muda perdesaan yang mandiri dan berdaya saing.

​Membacakan sambutan tertulis Gubernur Lampung, Sekdaprov Marindo Kurniawan mengatakan bahwa kekuatan terbesar Provinsi Lampung tidak hanya bertumpu pada tanah yang subur maupun komoditas unggulan alam, melainkan pada keunggulan sumber daya manusianya, khususnya generasi muda desa.

​”Hari ini kita sedang menanam sebuah harapan. Harapan bahwa anak-anak muda di desa tidak hanya menjadi penonton dari perkembangan ekonomi, tapi juga menjadi pelaku utama yang menciptakan usaha, membuka lapangan pekerjaan, mengembangkan potensi daerah, dan membangun masa depan desanya sendiri,” tegasnya.

​Pemerintah Provinsi Lampung memandang Program Siger Tarunapreneur selaras penuh dengan arah pembangunan daerah dan program Desa Maju, terutama dalam mendorong hilirisasi komoditas lokal langsung dari tingkat akar rumput.

​”Kita harus mendorong pemuda desa untuk menciptakan nilai tambah. Kopi jangan hanya dijual sebagai biji, kakao jangan hanya dijual sebagai bahan baku, singkong jangan hanya dijual sebagai hasil panen. Potensi desa harus diolah, dikemas, diberi merek, dipasarkan, dan kalau memungkinkan menembus pasar yang lebih luas,” lanjutnya.

Baca Juga  Walikota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana Bersama Bupati Lampung Selatan Tinjau Langsung Lokasi Perbatasan

Sekdaprov ​Marindo menegaskan, indikator keberhasilan agenda pemberdayaan ini tidak dinilai dari rutinitas seremonial belaka.

“Ukuran keberhasilan program ini bukan berapa banyak kegiatan yang dilaksanakan, bukan berapa banyak sertifikat yang dibagikan, tetapi berapa banyak pemuda yang benar-benar naik kelas. Berapa banyak usaha baru yang lahir dan berapa banyak usaha yang mampu bertahan dan berkembang,” ujatnya.

​Senada dengan hal tersebut, Kepala OJK Provinsi Lampung, Otto Fitriandy, menyampaikan bahwa Siger Tarunapreneur merupakan langkah konkret Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) bersama industri perbankan dan pasar modal untuk mendampingi pemuda desa secara berkesinambungan hingga berstatus bankable dan scalable.

​”Program ini berfokus menjadikan Karang Taruna di seluruh Provinsi Lampung sebagai wadah pemberdayaan dan penciptaan entrepreneur muda di desa melalui literasi keuangan, pembiayaan, pendampingan usaha, digitalisasi, dan akses pasar. Tema yang kita angkat adalah ‘Karang Taruna Desa Berdaya, Entrepreneur Muda Berkarya’. Kami ingin pemuda desa memahami industri jasa keuangan formal, cerdas mengelola permodalan, serta menjadi duta edukasi untuk membentengi warga dari bahaya jeratan pinjaman online ilegal dan judi online,” terang Otto.

Baca Juga  Perwakilan PWI Tuba Raih Juara 2 Catur HUT Bhayangkara Ke 78 Tahun

​Sementara itu, Ketua Karang Taruna Provinsi Lampung, Wahrul Fauzi Silalahi, menyatakan komitmen penuh jajarannya hingga tingkat pekon dan desa untuk menjadi benteng kemandirian ekonomi masyarakat.

​”Langkah kolaboratif ini menjadi tonggak sejarah baru dalam memperkuat peran pemuda sebagai motor penggerak ekonomi kerakyatan, khususnya di tingkat pekon, di tingkat desa, di seluruh penjuru Bumi Ruwa Jurai. Melalui integrasi program ini, pemuda desa tidak boleh lagi terisolasi dari akses ekonomi modern. Karang Taruna siap menjadi agen perubahan, jembatan edukasi keuangan, dan wadah inkubasi usaha desa demi mewujudkan Desa Maju dan Lampung Sejahtera,” ujar Wahrul.

​Pada kesempatan tersebut, dilaksanakan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara PT Bank Pembangunan Daerah Lampung (Bank Lampung) dengan Pengurus Karang Taruna Provinsi Lampung terkait integrasi Kartu Tanda Anggota (KTA) sebagai kartu ATM dan penetapan pemuda Karang Taruna sebagai agen Laku Pandai. Selain itu, ditandatangani pula MoU antara Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Lampung dengan Karang Taruna Provinsi Lampung terkait literasi pasar modal.

​Rangkaian acara dilanjutkan dengan penyerahan rekening investasi saham BEI secara simbolis oleh Sekdaprov Marindo Kurniawan didampingi Kepala OJK Lampung Otto Fitriandy dan Ketua Karang Taruna Lampung Wahrul Fauzi Silalahi kepada perwakilan pemuda perdesaan.

 

(Red)

Loading

Share :

Baca Juga

Bandar Lampung

HUT ke-80 TNI, Gubernur Lampung: TNI Adalah Bagian Dalam Pembangunan Bangsa

Bandar Lampung

Pj. Sekdaprov Lampung Buka Pembekalan KKN Tematik UIN Raden Intan, Fokus pada Perlindungan Anak

Berita terkini

Menyambut Hari Pers Nasional Yang Ke-79 Tahun, Lampung Media Company Menggelar Kegiatan Potong Tumpeng

Pemerintah

Pemkam Warga Makmur Jaya Gelar Musdesus Bentuk Kopdes Merah Putih 

Bandar Lampung

Perkuat Sinergi, Kakanwil DJP Bengkulu-Lampung Audiensi dengan Gubernur Lampung

Berita terkini

Sosialisasi dan Ikrar Netralitas Kepala Desa pada Pemilihan Serentak tahun 2024 di Provinsi Lampung.

Bandar Lampung

Provinsi Lampung Masuk 5 Besar Nasional Pada Penilaian Pembangunan Daerah Tahap II

Berita terkini

Polres Tulang Bawang Gelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Ke-80, Berikut Tema dan Artinya