Ketua SMSI Yoni, Meminta Bupati Way Kanan Mengevaluasi Sistem Absensi ASN Diduga Manipulasi Kehadiran

Way Kanan, Hariansultan.com — Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), Yoni meminta Bupati Kabupaten Way Kanan segera mengevaluasi total sistem absensi yang digunakan agar tidak menjadi celah bagi oknum ASN untuk memanipulasi kehadiran.

“Sistem absensi elektronik milik Pemerintah Kabupaten Way Kanan diduga bermasalah dan berpotensi disalahgunakan oleh oknum ASN untuk mendapatkan tunjangan penuh meski tidak berada di tempat kerja saat jam dinas berlangsung,” terang Yoni.

Dugaan tersebut mencuat setelah sejumlah pejabat dan ASN di beberapa dinas disebut tercatat hadir dalam sistem absensi, namun kenyataannya tidak berada di ruang kerja ketika dilakukan pengecekan langsung.

Fenomena ini menjadi sorotan setelah adanya pernyataan dari Kepala Badan Kesbangpol Way Kanan yang mengakui bawahannya tetap tercatat hadir dalam absensi, namun kerap tidak berada di kantor saat jam kerja berlangsung.

Baca Juga  3 Anggota Polres Way Kanan Gugur Saat Bertugas Gerebek Judi Sabung Ayam

Selain itu, salah satu Kepala Bidang di salah satu dinas juga mengungkapkan bahwa praktik “akali absensi” diduga sudah menjadi rahasia umum di lingkungan ASN Kabupaten Way Kanan.

Akibat dugaan penyalahgunaan sistem tersebut, negara dinilai berpotensi mengalami kerugian, karena tunjangan kinerja tetap dibayarkan secara penuh kepada ASN yang diduga tidak menjalankan tugas secara maksimal.

Ketua SMSI Way Kanan, Yoni, meminta Bupati Way Kanan segera mengevaluasi total sistem absensi yang digunakan agar tidak menjadi celah bagi oknum ASN untuk memanipulasi kehadiran.

“Dari pernyataan Kaban Kesbangpol dan pengakuan salah satu Kabid menyatakan ASN hadir sesuai absensinya, tapi kenyataannya menurut rekan kerja mereka jarang berada di kantor. Bahkan ada pengakuan banyak ASN mengakali absensi agar tetap mendapatkan tunjangan penuh,” tegas Yoni.

Baca Juga  Dorong Hilirisasi Pertanian, Gubernur: Ubah Pola Pikir dari Jual Gabah Menjadi Jual Beras

Menurutnya, sistem absensi seharusnya menjadi alat penegakan disiplin ASN, bukan malah dimanfaatkan untuk mengelabui pengawasan.

“Kami berharap Bupati Way Kanan dapat meninjau ulang sistem absensi yang ada karena diduga sudah disalahgunakan oknum tertentu agar terlihat selalu hadir,” lanjutnya.

Yoni juga menilai Pemerintah Kabupaten Way Kanan perlu mencontoh langkah tegas sejumlah daerah lain dalam menindak ASN yang memanipulasi absensi. “Salah satunya seperti langkah Pemerintah Kabupaten Brebes yang pernah menindak ribuan ASN terkait dugaan penyalahgunaan sistem absensi elektronik,” harap Yoni.

Kini publik menunggu langkah tegas Pemerintah Daerah Kabupaten Way Kanan untuk memastikan disiplin ASN benar-benar berjalan dan tidak merugikan keuangan negara.

 

(Red)

Loading

Share :

Baca Juga

Berita terkini

Gasak Narkoba di Menggala Selatan, Polres Tulang Bawang Tangkap Dua Warga Yukum Jaya

Berita terkini

Rapat Akbar Masyarakat Adat Bakung Udik Dan Bakung Ilir: Satuan Tekad Perjuangan Agraria, Kepolisian Hadir Jaga Kondusivitas

Berita terkini

Buka Tubaba Fun Climbing, M. Firsada Sebut Ajang Tunjukkan Bakat

Bandar Lampung

Walikota Bandar Lampung Hadiri Kegiatan Safari Ramadhan 1446 H di Masjid Al-Amin

Bandar Lampung

Pj Gubernur Lampung Tinjau Program Makan Bergizi Gratis di Sekolah, Dukung Generasi Sehat dan Cerdas

Bandar Lampung

Pemprov Lampung Berikan Bonus untuk Peraih Emas PON Beladiri 2025

Berita terkini

Jelang Pilkada 2024, PWI Tulang Bawang Ingatkan Anggota Jaga Netralitas dan Profesionalisme

Berita terkini

Bengkel SGR Motor Bondowoso Langganan Jenderal dan Pejabat