Ketua SMSI Yoni, Meminta Bupati Way Kanan Mengevaluasi Sistem Absensi ASN Diduga Manipulasi Kehadiran

Way Kanan, Hariansultan.com — Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), Yoni meminta Bupati Kabupaten Way Kanan segera mengevaluasi total sistem absensi yang digunakan agar tidak menjadi celah bagi oknum ASN untuk memanipulasi kehadiran.

“Sistem absensi elektronik milik Pemerintah Kabupaten Way Kanan diduga bermasalah dan berpotensi disalahgunakan oleh oknum ASN untuk mendapatkan tunjangan penuh meski tidak berada di tempat kerja saat jam dinas berlangsung,” terang Yoni.

Dugaan tersebut mencuat setelah sejumlah pejabat dan ASN di beberapa dinas disebut tercatat hadir dalam sistem absensi, namun kenyataannya tidak berada di ruang kerja ketika dilakukan pengecekan langsung.

Fenomena ini menjadi sorotan setelah adanya pernyataan dari Kepala Badan Kesbangpol Way Kanan yang mengakui bawahannya tetap tercatat hadir dalam absensi, namun kerap tidak berada di kantor saat jam kerja berlangsung.

Baca Juga  Tinjau Tubaba Q Sehat di Candra Mukti, Bupati Novriwan Jaya : "Jangan Abai Terhadap Kesehatan"

Selain itu, salah satu Kepala Bidang di salah satu dinas juga mengungkapkan bahwa praktik “akali absensi” diduga sudah menjadi rahasia umum di lingkungan ASN Kabupaten Way Kanan.

Akibat dugaan penyalahgunaan sistem tersebut, negara dinilai berpotensi mengalami kerugian, karena tunjangan kinerja tetap dibayarkan secara penuh kepada ASN yang diduga tidak menjalankan tugas secara maksimal.

Ketua SMSI Way Kanan, Yoni, meminta Bupati Way Kanan segera mengevaluasi total sistem absensi yang digunakan agar tidak menjadi celah bagi oknum ASN untuk memanipulasi kehadiran.

“Dari pernyataan Kaban Kesbangpol dan pengakuan salah satu Kabid menyatakan ASN hadir sesuai absensinya, tapi kenyataannya menurut rekan kerja mereka jarang berada di kantor. Bahkan ada pengakuan banyak ASN mengakali absensi agar tetap mendapatkan tunjangan penuh,” tegas Yoni.

Baca Juga  Perkuat Peran Perempuan dalam Pembangunan, Wagub Jihan Sambut Baik Inisiatif KOHATI HMI

Menurutnya, sistem absensi seharusnya menjadi alat penegakan disiplin ASN, bukan malah dimanfaatkan untuk mengelabui pengawasan.

“Kami berharap Bupati Way Kanan dapat meninjau ulang sistem absensi yang ada karena diduga sudah disalahgunakan oknum tertentu agar terlihat selalu hadir,” lanjutnya.

Yoni juga menilai Pemerintah Kabupaten Way Kanan perlu mencontoh langkah tegas sejumlah daerah lain dalam menindak ASN yang memanipulasi absensi. “Salah satunya seperti langkah Pemerintah Kabupaten Brebes yang pernah menindak ribuan ASN terkait dugaan penyalahgunaan sistem absensi elektronik,” harap Yoni.

Kini publik menunggu langkah tegas Pemerintah Daerah Kabupaten Way Kanan untuk memastikan disiplin ASN benar-benar berjalan dan tidak merugikan keuangan negara.

 

(Red)

Loading

Share :

Baca Juga

Bandar Lampung

Sekdaprov Marindo Tegaskan Pentingnya Respon Cepat dan Terkoordinasi Hadapi Bencana

Banten

Jelang Akhir Tahun 2024, Kades Talaga Bersama Masyarakat Pers dan PHRI Tasyakuran dan Penyematan Nama Sungai Untuk Gus Ipul

Berita terkini

Wakil Bupati Tubaba Serahkan Bantuan Kursi Roda untuk Anak Disabilitas dari Global Village Foundation Australia

Berita terkini

Winarti – Reynata Yang Pertama Mendaftarkan Diri di KPU Untuk Calon Bupati dan wakil Bupati Tulang Bawang periode 2024 -2029.

Bandar Lampung

Kelurahan Kedamaian Masuk 5 Besar Nasional di Ajang Desa dan Kelurahan Award 2025

Bandar Lampung

Pemprov Lampung Dorong Percepatan Transformasi Kesehatan Melalui Kolaborasi Strategis

Berita terkini

Ketua DPRD TUBABA Ponco Nugroho, S.T, Pimpin langsung Rapat paripurna Raperda Penanggungjawaban APBD Tahun 2023 dan Raperda RPJPD Tahun 2025-2045. Tubaba, HarianSultan

Bandar Lampung

Pemprov Lampung Pastikan Penerbangan Perdana ke Kuala Lumpur Tanpa Biaya APBD