SGC Buka Lowongan Penebang Tebu, Warga Tubaba Berkesempatan Dapat Penghasilan Hingga Rp3,6 Juta ‎

Tulang Bawang Barat, Hariansultan.com – Perusahaan perkebunan tebu Sugar Group Companies (SGC) membuka peluang kerja bagi masyarakat sebagai penebang tebu dengan potensi penghasilan hingga sekitar Rp3,6 juta per bulan. Informasi tersebut disampaikan dalam kegiatan sosialisasi yang dihadiri Wakil Bupati Tulang Bawang Barat Nadirsyah bersama pihak SGC di Balai Tiyuh Pulung Kencana, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Kabupaten Tulang Bawang Barat, Rabu (11/03/2026).

‎Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan informasi sekaligus membuka peluang kerja bagi masyarakat Tubaba melalui kemitraan dengan perusahaan di sektor perkebunan tebu. Dalam kesempatan tersebut, masyarakat diberikan penjelasan mengenai sejumlah posisi pekerjaan yang dibuka, di antaranya operator grab loader, operator traktor, mill boiler, process house, serta tenaga penebang tebu dengan sistem tebang ikat harian.

‎Wakil Bupati Tulang Bawang Barat Nadirsyah menyampaikan apresiasinya kepada Sugar Group Companies (SGC) yang telah membuka peluang kerja bagi masyarakat melalui kegiatan sosialisasi tersebut. Menurutnya, kehadiran perusahaan yang memberikan kesempatan kerja kepada masyarakat daerah merupakan langkah positif dalam membantu mengurangi angka pengangguran serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

‎Ia mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat terus berupaya menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk dunia usaha dan industri, guna membuka akses lapangan pekerjaan yang lebih luas bagi masyarakat. Melalui sosialisasi seperti ini, diharapkan masyarakat dapat memperoleh informasi yang jelas mengenai peluang kerja yang tersedia serta memahami mekanisme kerja yang ditawarkan oleh perusahaan.

‎“Kami sangat mengapresiasi kegiatan sosialisasi ini. Pemerintah daerah tentu mendukung setiap upaya yang dapat membuka kesempatan kerja bagi masyarakat. Kami berharap masyarakat Tubaba dapat memanfaatkan peluang ini dengan baik, sehingga dapat meningkatkan pendapatan keluarga dan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan,” ujarnya.

‎Selain itu, ia juga mengimbau masyarakat yang berminat untuk bekerja agar mempersiapkan diri dengan baik serta memenuhi persyaratan yang telah ditentukan oleh pihak perusahaan. Dengan begitu, kerja sama antara masyarakat dan perusahaan dapat berjalan dengan baik serta memberikan manfaat bagi semua pihak.
‎Dalam kegiatan tersebut, perwakilan SGC,Ir. Sulis Prapto, menjelaskan mengenai potensi penghasilan bagi para pekerja mitra penebang tebu. Pihak perusahaan menyampaikan bahwa estimasi penghasilan yang dapat diperoleh pekerja sekitar Rp121.909 per hari. Apabila bekerja selama 25 hari dalam satu bulan, maka estimasi penghasilan yang diterima sekitar Rp3.047.725, sedangkan jika bekerja hingga 30 hari dalam satu bulan, penghasilan yang diperoleh dapat mencapai sekitar Rp3.657.270.

‎Selain potensi penghasilan tersebut, perusahaan juga memberikan sejumlah fasilitas bagi pekerja tebang ikat harian. Di antaranya pekerja akan didaftarkan dalam program BPJS Ketenagakerjaan sebagai bentuk perlindungan kerja. Peralatan kerja berupa golok juga disediakan oleh perusahaan dengan sistem dipinjamkan kepada para pekerja.

‎Untuk mendukung mobilitas menuju lokasi kerja, perusahaan juga memberikan uang transportasi sebesar Rp20.000 per hari, yang dibayarkan setiap satu minggu sekali kepada pemilik kendaraan atau pihak yang bertanggung jawab mengantar rombongan pekerja.
‎Adapun sistem kerja yang diterapkan bersifat lepas atau borongan, di mana satu rombongan pekerja dalam satu mobil mendapatkan nilai borongan sebesar Rp420.000 yang diserahkan kepada pemilik mobil atau penanggung jawab rombongan untuk kemudian dibagi kepada para pekerja.

‎Selain itu, pihak perusahaan juga menjelaskan sejumlah persyaratan bagi pelamar, di antaranya sehat jasmani dan rohani, berusia maksimal 45 tahun, memiliki nomor WhatsApp aktif, serta memenuhi ketentuan lain sesuai dengan posisi pekerjaan yang dilamar.
‎Masyarakat yang hadir tampak antusias mengikuti sosialisasi tersebut. Mereka juga diberikan kesempatan untuk bertanya langsung terkait mekanisme pendaftaran, persyaratan administrasi, hingga sistem kerja yang akan dijalankan.

‎Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan masyarakat Kabupaten Tulang Bawang Barat dapat memperoleh informasi yang jelas mengenai peluang kerja yang tersedia, sekaligus membuka kesempatan kerja yang lebih luas bagi masyarakat di daerah tersebut.

Baca Juga  Pembangunan SDM Lewat Pendidikan Jadi Prioritas, Bupati Tubaba Resmikan Renovasi SDN 13 Lambu Kibang

 

(Red)

Loading

Share :

Baca Juga

Bandar Lampung

Bunda PAUD Provinsi Lampung Hadiri Silaturahmi IGTKI-PGRI se-Lampung, Tekankan Pentingnya Kepedulian dan Pendidikan Anak Usia Dini

Bandar Lampung

Natal Oikumene Lampung 2025 Jadi Momentum Penguatan Keluarga, Solidaritas, dan Kepedulian Lingkungan

Berita terkini

Dari Desa Hingga Jalan Lintas Sumatra, Bhayangkari Tulang Bawang Tebar Cinta Dan Kepedulian

Bandar Lampung

Dalam Rangka HUT HPN Ke-79 SMSI Provinsi Lampung Adakan Potong Tumpeng

Bandar Lampung

Walikota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana Diwakili oleh Kepala Dinas Sosial Menyalurkan Bantuan yang di Berikan Kementrian Sosial RI

Bandar Lampung

Hj. Eva Dwiana, Dampingi WAMENDAGRI Akhmad Wiyagus Lakukan Sidak Di Pemkot Bandar Lampung

Berita terkini

Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tulang Bawang telah membuka tahap pelunasan biaya haji

Berita terkini

Pemkab Tubaba Menerima Kunjungan Tim Safari Ramadhan Pemprov Lampung