IWO bentuk Tim sosial kontrol Soal menu MBG di keluhkan warga Tubaba

Tulang Bawang Barat, Hariansultan.com – Sejumlah Wali murid protes soal porsi menu kering MBG diduga porsinya tidak sesuai hingga menu basi tak layak di komsusi dikeluhkan ibu hamil dan menyusui menjadi perhatian serius Arpani ketua Pengurus Daerah ikatan wartawan online (PD-IWO) kabupaten tulang bawang barat provinsi Lampung.

Ketua PD IWO kabupaten Tubaba Arpani mengatakan pihaknya telah mendapatkan laporan keluhan dari sejumlah wali murid dan warga ibu hamil menyusui bahwa ada dugaan kecurangan pengurangan porsi menu MBG hingga makanan basi tak layak di komsumsi di keluhkan warga penerima program tersebut pada bulan Ramadhan 1447 Hijriah tahun 2026

“Bantuk kekecewan sejumlah wali murid Banyak sekali mereka yang memposting di sejumlah akun media sosial fecebook dan tik -tok hingga disebuah group whatsapp menu MBG yang telah di Ristribusiakan oleh pihak Dapur SPPG jatah selama tiga hari di nilai wali tidak sesuai ,”ungkapnya kepada awak media pada sabtu (28/02/2026)

Baca Juga  Wakil Bupati Tubaba Buka Pelatihan Siaga Bencana Sekolah PMR Tingkat Madya dan Wira

ketua Pengurus ikatan wartawan online kabupaten tulang bawang barat itu juga mengajak sebanyak 42 pengurus dan anggotanya untuk dapat terlibat dalam menjalankan tugas sosial kontrol secara prafisional mengawasi saat pendistribuan Menu MBG tersebut di setiap sekolah

“kita akan membantuk Tim dari jumlah anggota dan pengurus IWO Tubaba akan
di tugaskan masing -masing nantinya di setiap kecamatan sebanyak 4 sampai 5 orang untuk mengawasi apakah porsi menu MBG yang di Ristribusikan sudah aman sesuai standar anggaran yang sudah di ketentuan oleh pemerintah

untuk memastikan kenyamanan ataupun kelayakan apakah pihak Dapur SPPG sudah ber sertifikasi laik Higiene sanitasi (SLHS) sertifikasi Hazard Analysis and critical control points (HACCP) untuk menjamin manajemen rosiko pangan Serta sertifikasi Halal termasuk izin dari masyarakat lingkungan yang bakal terdampak hal ini yang perlu kita lakukan pengawasanya di lapangan,”tuturnya

Baca Juga  Bupati Tubaba Hadiri Sosialisasi Program Kemitraan Perkebunan Tebu dengan SGC

Dia juga menyatakan jika memang benar informasi dari warga ada pengurangan porsi menu MBG yang menurut wali murid tidak sesuai ada unsur kesengajaan yang dilakukan pihak Dapur SPPG merupakan berbuatan tindak pidana korupsi perbuatan melawan Hukum mengingat setiap siswa -siswi penerima program tersebut sumber Dana nya dari ABPN

“Banyak pihak punya tugas di bidang pengawasan seperti Pemerintah daerah hingga DPRD. LSM,jurnalis,BGN dan lembaga lainya Saya mengajak masyarakat mari kita sama -sama mengawasi program unggulan presiden republik indonesia Prabowo subianto di kabupaten tubaba
agar tidak di salah gunakan oleh oknum Dapur SPPG,” pungkasnya.

 

(Red)

Loading

Share :

Baca Juga

Bandar Lampung

Pemprov Lampung Buka Peluang Kerja Internasional, Gubernur Tegaskan Dukungan Akses Global bagi Generasi Muda

Bandar Lampung

Tim Gabungan Pantau Distribusi Pangan di Lampung, Pemprov Perkuat Kesiapsiagaan Ramadan

Banten

Sopir Truk Wing Box Ugal-ugalan di Tangerang Positif Narkoba

Berita terkini

Buka Pelatihan Penulisan Khotbah Jumat, Novriwan Jaya Minta Materi Penyampaian Khotbah Diatur

Berita terkini

Hitungan cepat sementara pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Pasangan Calon NomorĀ  Urut 02 Unggul

Berita terkini

Ketua TP PKK Tulang Bawang Hadiri Gebyar PAUD, Ajak Tanamkan Nilai Karakter Sejak Usia Dini

Bandar Lampung

Pelantikan Bupati Way Kanan, Ayu Asalasiyah Diambil Sumpah oleh Gubernur Lampung

Berita terkini

Paripurna HUT Ke-16 Tubaba, “Melanjutkan Langkah Menuju Tubaba”