Home / Bandar Lampung / Berita terkini / Berita utama / Daerah / Nasional / News / Pemerintah

Kamis, 12 Februari 2026 - 20:01 WIB

Saksikan Sejarah Baru Pertahanan RI, Wabup Nadirsyah Hadiri Pendaratan Darurat Super Tucano dan F-16 di Jalan Tol

Tubaba, Hariansultan.com – Militer Indonesia mencatatkan tonggak sejarah (milestone) baru dalam sistem pertahanan negara. Untuk pertama kalinya, jalan tol difungsikan sebagai landasan pacu (runway) darurat bagi pesawat tempur TNI Angkatan Udara. Uji coba take-off dan landing ini berlangsung sukses di Ruas Tol Terbanggi Besar – Kayu Agung KM 229, Rabu (11/02/2026).

​Kegiatan strategis ini dihadiri langsung oleh Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) Marsekal Madya TNI (Purn.) Donny Ermawan Taufanto, Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono, Wamen PUPR Diana Kusumastuti, serta jajaran pimpinan daerah termasuk Wakil Bupati Tulang Bawang Barat (Tubaba), Nadirsyah.

​Dalam uji coba tersebut, dua jenis pesawat tempur milik TNI AU, yakni Super Tucano dan F-16 Fighting Falcon, berhasil mendarat dan lepas landas dengan sempurna. Pendaratan ini tergolong ekstrem mengingat lebar jalan tol hanya 24 meter, jauh di bawah standar landasan pacu pangkalan udara yang biasanya mencapai 45 hingga 60 meter.

Baca Juga  Yonif 330, Raih Podium Jakarta International Sailing Championship 2024

​”Alhamdulillah, hari ini berhasil dengan aman. Pesawat F-16 dengan wingspan 9,8 meter mendarat di lebar 24 meter itu sangat mepet dan riskan. Ini membuktikan profesionalisme penerbang kita yang sudah dilatih untuk mendarat di runway sempit,” ujar Wamenhan Donny Ermawan.

​Wamenhan menjelaskan bahwa pendaratan di jalan tol ini merupakan implementasi dari sistem pertahanan bersifat semesta sesuai mandat UUD 1945. Konsep ini bertujuan menciptakan pangkalan-pangkalan alternatif di seluruh pulau besar di Indonesia.

​”Jika satu pangkalan diserang, kita punya alternatif yang banyak. Kami sudah memiliki roadmap untuk membangun jalan tol atau jalan nasional di seluruh Indonesia yang memenuhi spesifikasi sebagai runway darurat,” tambahnya.

​Keberhasilan ini merupakan hasil koordinasi ketat selama satu tahun antara Kemenhan, TNI AU, Kementerian PUPR, dan PT Hutama Karya (HK). KSAU Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono mengungkapkan bahwa pemilihan KM 229 di wilayah Mesuji ini dilakukan karena memenuhi syarat panjang lintasan sejauh 3.000 meter.

Baca Juga  Pemkam Tri Darma Wira Jaya Sukses Kelola PAK Untuk Kepentingan Masyarakat dan Revitalisasi Pasar

​”Rekan-rekan dari Hutama Karya melakukan upaya luar biasa. Pembatas jalan di bagian tengah (median) diperkeras dan diratakan agar bisa dilalui pesawat. Namun, perlu dicatat bahwa fungsi ini bersifat situasional dan sementara, tidak mengganggu fungsi utama jalan tol bagi masyarakat,” tegas KSAU.

​Wamen PUPR, Diana Kusumastuti, menyatakan kesiapannya untuk mengintegrasikan kebutuhan militer dalam pembangunan infrastruktur sipil ke depan. “Ini adalah kolaborasi untuk melaksanakan amanah Presiden Prabowo Subianto. Ke depan, desain jalan tol baru akan disesuaikan dengan spesifikasi yang dibutuhkan untuk landasan pesawat,” tuturnya.

​Meski sempat mengakibatkan pengalihan arus lalu lintas ke jalan nasional, pihak Kemenhan mengapresiasi masyarakat Lampung yang telah rela berkorban demi kelancaran uji coba ini, menyebutnya sebagai salah satu perwujudan nyata bela negara.

 

(Red)

Loading

Share :

Baca Juga

Bandung

Pangdivif 1 Kostrad Kunker Ke Yonif 330 Tri Dharma

Berita terkini

Bakti Sosial SMSI Tulang Bawang Kepada Murid Sekolah Dasar Negeri Tri Tunggal Jaya 

Berita terkini

Penjabat Bupati Mesuji Hadiri Rapat Paripurna Mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI dalam Rangka HUT ke-79 RI

Bandar Lampung

Pemprov Lampung Dorong Transformasi Ekonomi Lewat Hilirisasi dan Penguatan SDM

Bandar Lampung

Lampung Perkuat Layanan Perlindungan Perempuan dan Anak, Menteri PPPA Soroti Tantangan Pengasuhan di Era Digital

Bandar Lampung

Apel Hari Santri 2025 di Kota Bandar Lampung Penuh Semangat Kebangkitan Santri

Berita terkini

Kapolres Jember Pimpin Langsung Patroli Cipta Kondisi Antisipasi Balap Liar

Bandar Lampung

Lampung Toreh Sejarah Baru, Ulubelu Jadi pilot plant pertama Pusat Energi Hijau Nasional