Home / Bandar Lampung / Berita terkini / Berita utama / Daerah / Lampung / Nasional / News / Pemerintah

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:47 WIB

Rute Penerbangan Internasional Lampung – Kuala Lumpur, Pacu Aktivitas Ekonomi

BANDAR LAMPUNG, Hariansultan.com — Lampung kembali mengukuhkan diri sebagai gerbang internasional. Mulai 12 Februari 2026, Maskapai TransNusa akan melayani penerbangan perdana rute Lampung–Malaysia, menandai langkah konkret agar status Bandara Radin Inten II sebagai bandara internasional tidak kembali terdegradasi, sekaligus memberi manfaat langsung bagi masyarakat.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Lampung Bambang Sumbogo mengatakan, pembukaan rute ini bukan sekadar pembukaan jalur udara, tetapi strategi menghadirkan akses yang lebih mudah, murah, dan efisien bagi warga Lampung.

“Kalau bandara internasional tidak digunakan, risikonya bisa turun lagi. Karena itu penerbangan ini harus hidup, harus dipakai masyarakat. Dampaknya langsung: warga tidak perlu lagi ke Jakarta atau Medan,” kata Bambang.

TransNusa dijadwalkan membuka penerbangan reguler setiap Senin dan Kamis untuk rute Lampung–Kuala Lumpur, sekaligus melayani rute domestik Lampung–Jakarta. Dari Kuala Lumpur, penumpang juga dapat melanjutkan connecting flight ke Jeddah.

Baca Juga  TAF ke-9 Resmi Ditutup, Bupati Novriwan Jaya Harap Generasi Muda Tubaba Jadi Pelaku Indonesia Emas 2045

Menurut Bambang, sektor jamaah umrah menjadi salah satu penerima manfaat terbesar. Dari Lampung, tercatat sekitar 24 ribu perjalanan umrah, yang selama ini harus melalui jalur darat dan udara berlapis.

“Sekarang jalurnya lebih singkat. Ini menghemat waktu, tenaga, dan biaya masyarakat. Bandara internasional harus terasa manfaatnya di kehidupan sehari-hari,” jelasnya.

Untuk memastikan rute ini berkelanjutan, Pemerintah Provinsi Lampung juga menyiapkan kunjungan ke Malaysia yang dirancang sebagai misi pembangunan, bukan perjalanan seremonial. Agenda meliputi promosi pariwisata Lampung, penjajakan kerja sama perdagangan, hingga penguatan layanan bagi pekerja migran asal Lampung.

“Kami sudah berkomunikasi dengan para migran di Malaysia. Banyak yang ingin pulang langsung ke Lampung tanpa transit Jakarta. Ini soal kemudahan dan martabat warga,” ungkap Bambang.

Baca Juga  Pemprov Lampung Berikan Bonus untuk Peraih Emas PON Beladiri 2025

Pemprov Lampung juga menjadwalkan pertemuan dan diskusi dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) serta mitra strategis di Malaysia, termasuk pelaku usaha dan asosiasi perjalanan.

Sejumlah asosiasi seperti Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA), Asosiasi Travel Agent Indonesia (ASTINDO), dan Perkumpulan Penyelenggara Umrah dan Haji Khusus Indonesia (PPUI), serta para travel agent menyatakan minat terlibat, baik untuk paket wisata, umrah, maupun kerja sama bisnis lintas negara.

Bambang menegaskan, dukungan luas masyarakat menjadi kunci agar penerbangan ini berkelanjutan dan status internasional bandara benar-benar terkunci.

“Ini bukan hanya tugas pemerintah atau maskapai. Kalau penerbangan ini diisi dan dimanfaatkan, maka Bandara Radin Inten II akan tetap menjadi bandara internasional yang hidup,” pungkasnya.

 

(Red)

Loading

Share :

Baca Juga

Berita terkini

Polres Tulang Bawang Barat Selidiki Terkait Temuan Tengkorak Manusia

Berita terkini

Satgas TMMD Reguler Ke- 124 Bahu Membahu Dengan Masyarakat Bangun Jalan Onderlahlgh

Bandar Lampung

‎Angkat Isu Keadilan Gender dalam Transisi Energi, Dua Mahasiswa Unila Harumkan Lampung di Forum Energi ASEAN 2025

Berita terkini

Tiga Saksi Ahli Bongkar Unsur Pidana, Joni Putra Resmi Jadi Tersangka Kasus ITE

Berita terkini

Gubernur Mirza Perkuat Penanganan Karhutla TNWK, Pemadaman Dikebut dan Kesehatan Warga Jadi Perhatian

Bandar Lampung

Walikota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana Diwakili oleh Kepala Dinas Sosial Menyalurkan Bantuan yang di Berikan Kementrian Sosial RI

Berita terkini

Dorong Ekonomi Lokal dan Disiplin Siswa, Pemkab Tubaba Luncurkan Menu MBG Daging Kambing

Berita terkini

Bupati Tubaba Hadiri Rapat Paripurna DPRD Dalam Rangka Pembicaraan Tingkat II Raperda Pertanggungjawaban APBD 2024