Pernikahan Patria & Devi Pertemukan Saudara di Suasana Natal

Banyuwangi, Hariansultan.com – Di Indonesia, terdapat berbagai macam pernikahan adat yang memperlihatkan keberagaman budaya dan tradisi setiap daerah. Salah satu pernikahan adat yang khas adalah pernikahan adat Jawa. Pernikahan adat Jawa memiliki urutan proses yang harus diikuti dengan saksama dan kaya akan makna simbolis. 

Pernikahan bukan hanya sekedar proses menyatukan dua individu, tetapi juga merupakan awal dari kehidupan baru bersama dalam ikatan perkawinan. Pernikahan adat Jawa memiliki peran penting dalam kehidupan bermasyarakat di Jawa. Setiap tahapan dalam pernikahan adat Jawa memiliki makna filosofis dan nilai-nilai kehidupan yang diturunkan dari leluhur kepada generasi selanjutnya.

Ngunduh mantu adalah sebuah prosesi adat Jawa yang berarti “memanen atau menerima menantu,” yaitu acara adat di mana keluarga besar pengantin pria menjemput dan menyambut mempelai wanita secara resmi sebagai anggota keluarga baru di kediaman mereka, biasanya beberapa hari setelah pernikahan utama, sebagai bentuk penghormatan dan pengesahan status pernikahan secara adat.

Baca Juga  Panen Raya Padi Inbrida di Kampung Sumber Agung, Rawa Pitu, Tulang Bawang Tahun 2024

Tujuan ngundhuh mantu adalah untuk mengumumkan kepada tetangga mempelai pria bahwa ia sudah mempunyai istri sah dan siap untuk menjadi pelindung bagi istri dan anak-anak nantinya.

Ibadat ngunduh mantu berintikan pada doa syukur kepada Tuhan atas anugerah keluarga baru bagi Gereja dan masyarakat, seraya memohon perlindungan dan berkat Tuhan bagi perjalanan hidup keluarga baru ini.

Seperti pada pernikahan Laurentius Patria Pangestu Widodo, Putra Kedua dari Bapak Yohanes Sugeng Indra Widodo dan Ibu Yohana Watini Vitrianti.
Dengan Pave Devi Purgativa Putri Pertama dari Bapak
Paulus Warsono Broto dan Ibu Veronica Erna Damayanti.
Dengan Sakramen Pernikahan pada
26 November 2025
Gereja Katolik Katedral Jakarta Pusat

Sedangkan Resepsi Ngunduh Mantu
Pada hari Sabtu, 27 Desember 2025
Bertempat di Garasi Baru Ekspedisi H.Bagong Purwoharjo
Sebelah Timur Gereja Katolik Stasi Purwoharjo, RT.01 RW.02 Dusun Krajan Purwoharjo Kecamatan Purwoharjo Kabupaten Banyuwangi.

Baca Juga  Aksi Mulia Aiptu Ahmad Abadi, Gratiskan Beras Untuk Kaum Dhuafa

Sanak saudara dan handai taulan hadir di pernikahan Patria dan Devi ini, yang unik semua saudara bisa bertemu di pernikahan ini dalam nuansa hari raya Natal 2025.

Bagyo mengatakan, Natal hari ini kita semua bisa bertemu saudara yang jauh diacara ngunduh mantu saudara kami, dalam nuansa Natal. Dan ini jarang terjadi semoga pasangan pengantin Patria dan Deva, awal dari doa dan harapan tulus untuk kehidupan baru mereka.
Doa saya semoga kalian berdua selalu berjodoh sampai di surga, bukan cuma di dunia,ujarnya.

Sementara Yohanes Sugeng Indra Widodo selaku tuan rumah menyampaikan, Terima kasih atas kehadiran saudara-saudaraku dan sahabatku dari Palangkaraya, Bengkulu, Medan, Jakarta, Yogyakarta, Kediri, Sidoarjo, Madiun, Bondowoso, Jember, Denpasar, dan Banyuwangi.
Luar biasa anda semua bisa hadir bukan hanya untuk menyaksikan prosesi Ngunduh Mantu, tapi juga bisa ketemu dengan saudara yang sudah puluhan tahun tidak bertemu,tutupnya.

(Bagus)

Loading

Share :

Baca Juga

Bandar Lampung

Bupati Tulang Bawang Drs. Qudrotul Ikhwan.,MM Menghadiri Acara Serah Terima Jabatan Kepala Badan Pemeriksa Keuangan

Berita terkini

Wakil Bupati Tulang Bawang Hankam Hasan Mengikuti Kegiatan Senam Bersama

Berita terkini

Bupati Tulang Bawang Hadir Serta Beri Dukungan Bupati dan Wakil Bupati Pesawaran Yang Dilantik Oleh gubernur Lampung.

Bandung

Pangdivif 1 Kostrad Kunker Ke Yonif 330 Tri Dharma

Berita terkini

Pj. Bupati Tubaba M. Firsada Hadiri Pembukaan MTQ Ke 51 Provinsi Lampung.

Bandar Lampung

PSEL Lampung Raya Disiapkan Jadi Solusi Sampah Demi Penguatan Energi Daerah

Berita terkini

Beredar kabar ASN Hingga Honorer Damkar di panggil Unit Tipikor polres Tubaba terkait dugaan tindak pidana korupsi tahun 2023

Berita terkini

Bupati Ela , Layanan Pajak Lebih Mudah Lewat Sibadak Masuk BUMDES