Home / Bandar Lampung / Berita terkini / Berita utama / Daerah / Lampung / Nasional / News / Pemerintah

Kamis, 11 Desember 2025 - 20:52 WIB

Pemprov Lampung Pastikan Seluruh Sumber Daya Siap Mobilisasi, Antisipasi Musim Hidrometeorologi

Bandar Lampung, Hariansultan.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung memastikan kesiapsiagaan logistik dan personel dalam menghadapi musim hidrometeorologi. Hal ini terungkap dalam Rapat Koordinasi Kesiapsiagaan Bencana yang dipimpin oleh Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, di Kantor BPBD Provinsi Lampung, Kamis (11/12/2025).

Wagub Jihan Nurlela menekankan pentingnya kesiapan di semua level agar tidak terjadi bottle neck (hambatan) saat distribusi bantuan jika terjadi bencana.

“Semuanya harus di-ready-kan di daerah-daerah sehingga pada saat terjadi bencana tidak terjadi bottle neck,” tegas Wagub

Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Lampung melaporkan telah melayangkan surat instruksi kepada 15 kabupaten/kota untuk menyiapkan dan memastikan gudang logistik di wilayah masing-masing terisi penuh (Buffer Stock).

1. Stok Logistik Dinsos: Logistik di gudang Dinsos Provinsi terisi penuh dengan nilai sekitar Rp26 Miliar, terdiri dari makanan siap saji, makanan anak, serta perlengkapan standar lainnya. Dinsos juga telah menyiapkan peralatan kebencanaan, termasuk perahu karet, perahu fiber, mobil dapur umum lapangan, dan kendaraan roda tiga (dapur umum mini) untuk menjangkau lokasi di gang sempit.

Baca Juga  JPO Siger Millenial Tidak Retak, Bunda Eva Pastikan Itu Hanya Lumut

2. Cadangan Beras Pemerintah (CBP): Pemprov Lampung memiliki Cadangan Beras Pemerintah (CBP) sebesar 74 ton. Sementara itu, Bulog dapat mengeluarkan 100 ton beras di tingkat kabupaten/kota dengan persetujuan Bapanas atau 200 ton di tingkat provinsi dengan SK Gubernur saat tanggap darurat.

3. Kesiapan Pertanian: Dinas Pertanian juga menyiapkan langkah mitigasi dan koordinasi dengan Bulog terkait penyiapan buffer stock dari komoditas padi dan lain sebagainya, termasuk kesiapan bibit jika terjadi gagal panen akibat banjir.

Beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan instansi vertikal melaporkan kesiapan personel dan peralatan :

1. Basarnas: Memiliki 116 personel yang standby 24 jam dengan kantor di Natar dan 3 pos di Tanggamus, Tulang Bawang, serta rencana penambahan pos di Pesisir Barat, Lampung Timur, dan Way Kanan.

Baca Juga  Polres Tulang Bawang Gelar Latihan Dalmas Secara Periodik, AKBP James Paparkan Tujuannya

2. Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK): Memastikan alat berat seperti ekskavator, buldozer, dan lainnya siap dimobilisasi. Sejumlah alat berat milik Pemprov dan swasta di Pesisir Barat dan Tanggamus telah didata dan disiagakan.

3. Dinas Kesehatan (Dinkes): Kesiapan SDM di 15 kabupaten/kota, termasuk tim Emergency Medical Team (EMT) dan PSC 119. Logistik kesehatan, seperti tenda cepat, tenda sedang, dan obat-obatan, juga telah disiapkan di gudang provinsi.

4. Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP): Telah membentuk tim dan siap bergerak dalam satu jam apabila terjadi bencana, dengan kekuatan 30 orang tim quick response.

Pemprov Lampung melalui Sekretaris Daerah (Sekda) juga menekankan pentingnya kesiapan logistik dan strategi pasca bencana sebagai bagian integral dari penanggulangan.

 

(Red)

Loading

Share :

Baca Juga

Berita terkini

Wabup Tulang Bawang Dampingi Gubernur Lampung Bahas RUU Komoditas Singkong di Kompleks Parlemen Jakarta

Berita terkini

FIFGROUP Cabang TuLang Bawang Ajak Masyarakat Peduli Sesama Lewat Aksi Donor Darah

Nasional

Tekab 308 Presisi Polres Tulang Bawang Tangkap Dua Pelaku Curas Yang Beraksi di Areal PT BNIL

Bandar Lampung

Pemkot Bandar Lampung Lakukan kegiatan Safari Ramadhan 1447 Hijriah, Tahun 2026.

Berita terkini

Dukung Swasembada Pangan 2025, Pj Bupati dan Polres Tubaba Tanam Jagung Serentak 1 Juta Hektare

Berita terkini

Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih Banjar Agung Resmi Dilaksanakan

Berita terkini

Kampung Mekar Jaya Lakukan Kegiatan Musyawarah kampung Dalam Rangka Penyampaian RKP Tahun 2026.

Berita terkini

Sambut Hari Bhayangkara Ke-78 Tahun 2024, Polres Tulang Bawang Gelar Lomba Borgol dan Tongkat Polri