Home / Bandar Lampung / Berita terkini / Berita utama / Daerah / Lampung / Nasional / News / Pemerintah

Senin, 1 September 2025 - 17:56 WIB

Aliansi Lampung Melawan Desak 10 Tuntutan Disampaikan ke Presiden

BANDAR LAMPUNG, Hariansultan.com – Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Lampung, Muhammad Ammar Fauzan, mendesak pimpinan DPRD bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Lampung untuk meneruskan sepuluh tuntutan mahasiswa serta elemen masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Lampung Melawan kepada pemerintah pusat. Desakan tersebut disampaikan Ammar saat aksi massa di depan Gedung DPRD Provinsi Lampung, Senin (01/09/2025).

‎Ammar menegaskan, terkait isu lokal yang diangkat dalam aksi tersebut bukan sekadar tuntutan mahasiswa, melainkan suara masyarakat Lampung yang harus ditindaklanjuti. Salah satu poin penting yang disorot yakni pengukuran ulang Hak Guna Usaha (HGU) PT Sugar Group Companies (SGC) sesuai intruksi DPR RI.

‎“Kami tidak bermaksud mengusik investasi, namun perusahaan harus taat pada ketentuan yang berlaku di Pemprov Lampung,” ujar Ammar di hadapan massa aksi.

‎Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal menyatakan komitmennya untuk menyampaikan secara langsung sepuluh tuntutan tersebut kepada Presiden Prabowo Subianto. Pernyataan itu ia sampaikan ketika duduk lesehan bersama ribuan mahasiswa dan masyarakat di halaman Gedung DPRD Lampung, Jalan Wolter Monginsidi, Telukbetung Selatan.

‎“Sebagai Gubernur, saya akan membawa aspirasi ini langsung kepada Presiden,” tegas Gubernur Mirza, didampingi Kapolda Lampung dan Pangdam II/Sriwijaya Radin Inten II.

‎Dalam orasi bersama, Gubernur Mirza bahkan membacakan sepuluh tuntutan yang disampaikan aliansi, yaitu :

‎1. Pengesahan Undang-Undang Perampasan Aset.
‎2. Pemotongan tunjangan dan gaji anggota DPR.
‎3. Peningkatan kualitas gaji guru dan dosen.
‎4. Mendesak Presiden Prabowo memecat menteri bermasalah.
‎5. Restrukturisasi partai politik yang kadernya terlibat di eksekutif maupun legislatif
‎6. Reformasi Polri, mengadili pelaku pembunuhan Affan Kurniawan, serta evaluasi total kinerja Polda Lampung.
‎7. Menolak Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP).
‎8. Menolak efisiensi anggaran pada sektor pendidikan dan kesehatan.
‎9. Menghentikan penggunaan pajak rakyat untuk menindas rakyat.
‎10. Melaksanakan reformasi agraria dan pembebasan lahan untuk petani Anak Tuha di Lampung.

‎Aksi damai ini ditutup dengan komitmen mahasiswa dan pemerintah daerah untuk menjaga kondusivitas, sembari menunggu tindak lanjut dari pemerintah pusat atas tuntutan yang disuarakan masyarakat Lampung.

Baca Juga  Pemerintah Kota Bandar Lampung Kembali Berhasil Tekan Angka Kemiskinan, Melalui Program Pro-Rakyat

 

(Red)

Loading

Share :

Baca Juga

Berita terkini

Satlantas Polres Tulang Bawang Bagikan Puluhan Helm Gratis Pada Operasi Patuh Krakatau 2024

Berita terkini

Ketua Dewan Pers Komaruddin Hidayat Buka Dialog Nasional SMSI: Media Baru Harus Mengarah pada Pers Sehat

Bandar Lampung

Walikota Bandar Lampung Bersikap Tegas Menanggapi Bencana Banjir yang Melanda di Berbagai Wilayah Kota Bandar Lampung 

Berita terkini

Pemerintah kabupaten Mesuji Melaksanakan Upacara Pengibaran Bendera Sang Merah Putih Dalam Rangka HUT RI Ke-79

Berita terkini

KPUD Tulang Bawang Gelar Focus Group Discussion

Bandar Lampung

Pemprov Lampung dan Brigif 4 MAR/BS Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Gempa Myanmar

Berita terkini

Penjabat Gubernur Lampung Melaksanakan Kunjungan Kerja Ke Kabupaten Mesuji

Bandar Lampung

Kolaborasi TP. PKK, DWP, dan OPD Provinsi Lampung Bagikan Ratusan Takjil untuk Masyarakat