Serpihan Berlian Ditumpukkan Sampah Jember Kidul

Jember, Hariansultan.com – Pemulung, kumuh, pengemis, peminum, tidak berpendidikan, SDM rendah, bodoh, pembuat onar, setiap hari telinga kami diteriaki kata-kata seperti itu, ujar Dafid Kusworo, sosok pemuda warga RW 08 lingkungan Telengsari kelurahan Jember Kidul.

Dari kalimat negatif tersebut pemuda yang akrab dipanggil Dafid ini bersama beberapa pemuda membangun sebuah gubuk kecil yang bernama RUMAH PEMULUNG (RUMAH PEMuda Untuk lingkungan Lebih UNGgul) yang memiliki niat dan keinginan yang sama membina lingkungan yang dikatagorikan oleh banyak orang dengan kampung kumuh menjadi lingkungan yang lebih baik, sadar akan pentingnya pendidikan dan memiliki kepedulian terhadap lingkungannya.

“Kami setiap minggu melakukan pembinaan potensi dan pengembangan prestasi dalam lingkup olahraga, sekolah sore untuk pemantau akademik adik adik kami, bahkan diujung minggu ada kelas seni untuk adik adik berekspresi, salah satunya adalah Seni Jaranan murni yang kami anggap satu-satunya yang ada di wilayah kota..” ungkap Dafid.

Baca Juga  Piala Gubernur Renang 2025 Jadi Ajang Pembinaan Atlet Muda Lampung

Dafid juga menyampaikan bahwa RUMAH PEMULUNG menyelenggarakan acara yang belum pernah terselenggara di Kabupaten Jember yakni Grebegsuro, Kamis (26/7/2025) dengan rangkaian kegiatan Reyog, Pawai obor serta acara puncak penampilan Jaranan Singo Gendeng yang dihadiri pula oleh 3 pilar, Lurah Jember Kidul, Ketua TP PKK Kelurahan, Babinsa dan Bhabinkamtibmas serta penggiat seni lainnya seperti Bapak Ribut selaku pembina Singo Gendeng dan masih banyak lainnya.

Sementara Cucuk Sudaryanto Ketua RW 08 menyambut baik adanya RUMAH PEMULUNG sebagai wadah bagi para pemuda di RW 08 untuk menggali potensi dan mengisi kegiatan dengan hal-hal yang positif. “Sebuah kesempurnaan tercapai ketika kita berproses secara baik” Ujar Cucuk.

Dia berharap kebiasaan buruk masyarakat sekitar yang belum hilang yaitu minum minuman keras bisa hilang dengan cara mengalihkan kegiatan mereka dengan kegiatan positif dan kedepannya RUMAH PEMULUNG bisa menjadi corong informasi masyarakat terhadap kebutaan informasi yang ada dan menjadikan lingkungan unggulan yang memeliki keahlian, dan yang terpenting melek hukum beserta sadar NAPZA.

Baca Juga  Lembaga Bantuan Hukum Suara Panrita Keadilan Membuka Jaringan di Seluruh Wilayah Republik Indonesia

“Tidak lupa saya juga memberikan apresiasi dan penghargaan kepada anak-anak yang mentalnya hebat, karena sudah berani dan sanggup tampil menyambut kehadiran Istri Bupati Jember “Ning Gytha” pada acara yang digelar oleh KARTAJI (Karang Taruna Jember Kidul) bersama Indomaret beberapa waktu lalu dengan tarian tradisional Jathilan yang nyaris kehilangan kemurniannya, Yang kalian ini merupakan salah satu langkah kecil kita untuk merubah stigma buruk menjadi baik dengan melestarikan warisan Nusantara .

Dan perlu kami sampaikan juga bahwa RW 08 sudah pernah membuat pakaian adat Dayak Kalimantan yang pernah kami tampilkan di acara gelaran JEKI KAYA (Jember KIdul KArnaval budaYA) tahun 2024, imbuhnya.

(Bagus)

Loading

Share :

Baca Juga

Bandar Lampung

Gubernur Lampung Dampingi Presiden Resmikan RS KH M Tohir Di Kabupaten Pesisir Barat

Bandar Lampung

Tinjau Buay Bahuga, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Tawarkan Solusi Konkret Infrastruktur dan Pemulihan Lahan Tani

Bandar Lampung

Wali Kota Bandar Lampung. Hj. Eva Dwiana, Pimpin Langsung Apel Pengarahan Satgas Lapangan 

Bandar Lampung

Walikota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana Hadiri Kegiatan Donor Darah Dalam Rangka Reuni Akbar IKA Fakultas Hukum UNILA

Berita terkini

Temui Tokoh Adat Jabung, Gubernur Mirza Hadirkan Solusi Pendidikan, Infrastruktur, dan Lapangan Kerja

Berita terkini

Danyonif 330 Beri Suprise Ke Tim Atletik, Borong Sepatu di Starting Lane Bandung

Berita terkini

Kepala Kampung UGI Hadiri kegiatan Odalan 

Bandar Lampung

Walikota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana Hadiri Kejuaraan Tinju Amatir Polresta Bandar Lampung