Wabup Tulang Bawang Dampingi Gubernur Lampung Bahas RUU Komoditas Singkong di Kompleks Parlemen Jakarta

Jakarta, Hariansultan.com – Wakil Bupati Tulang Bawang, Hankam Hasan, menghadiri Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Komoditas Strategis yang digelar oleh Badan Legislasi (Baleg) DPR RI di Gedung Nusantara III, Lantai 1, Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat. Pada hari Rabu 25 Juni 2025.

Agenda ini difokuskan pada penyelesaian berbagai persoalan tata niaga, produksi, dan hilirisasi komoditas ubi kayu (singkong), yang merupakan salah satu sektor strategis bagi perekonomian Provinsi Lampung.

Hadir dalam kegiatan tersebut Gubernur Lampung Mirzani Djausal bersama enam kepala daerah lainnya: Bupati Lampung Timur, Lampung Tengah, Lampung Selatan, Mesuji, Wakil Bupati Lampung Utara, dan Bupati Tulang Bawang Barat. Selain itu, hadir pula Ketua Perkumpulan Petani Ubi Kayu Indonesia (PPUKI) Lampung, Ketua Perhimpunan Pengusaha Tepung Tapioka Indonesia, serta sejumlah pejabat teknis dari berbagai OPD.

Baca Juga  Kejuaran Pencak silat AL - Madinah Cup  Tulang Bawang

Ketua Baleg DPR RI, Bob Hasan, yang juga anggota DPR RI Dapil Lampung II, menyatakan bahwa penyusunan RUU ini sangat penting karena besarnya dampak ekonomi sektor singkong.

“Hadirnya Gubernur dan tujuh kepala daerah menunjukkan bahwa isu ini sangat mendesak dan menyentuh langsung hajat hidup masyarakat,” ungkapnya.

Gubernur Lampung menambahkan, sektor singkong menopang kehidupan sekitar 2 juta warga Lampung dan berkontribusi hingga Rp50 triliun terhadap PDRB provinsi. Namun, praktik harga di lapangan belum sepenuhnya sesuai dengan kebijakan harga dasar yang telah ditetapkan pemerintah.

Baca Juga  Bupati Tulang Bawang Tinjau Lokasi Banjir dan Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak

Wabup Hankam Hasan menyatakan bahwa kehadiran dirinya merupakan bentuk komitmen kuat Pemkab Tulang Bawang dalam memperjuangkan nasib petani.

“Tulang Bawang adalah daerah penghasil singkong utama. Kami hadir untuk mendorong lahirnya regulasi yang berpihak kepada petani dan keberlanjutan industri singkong,” tegasnya.

Pemerintah pusat, daerah, dan para pemangku kepentingan kini bersatu dalam upaya memperkuat ekosistem komoditas singkong demi kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi nasional.

 

(Red)

Loading

Share :

Baca Juga

Berita terkini

Sosialisasi Kemitraan Tebu, Warga Tiyuh Mercu Buana Antusias Bermitra Mandiri dengan SGC

Berita terkini

FIFGROUP Cabang TuLang Bawang Ajak Masyarakat Peduli Sesama Lewat Aksi Donor Darah

Bandar Lampung

Tim Satgas Lapangan Pemkot Bandar Lampung Lakukan Kegiatan Bersihkan Drainase

Bandar Lampung

PEMERINTAH PROVINSI LAMPUNG RAIH PENGHARGAAN ANUBHAWA SASANA DESA/KELURAHAN DARI KEMENTERIAN HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA

Berita terkini

Tampil Gemilang, Tim Voli Putri Lampung Persembahkan Medali Perak di Ajang Pornas Korpri XVII Palembang

Berita terkini

Polres Tulang Bawang Tangkap Lima Sindikat Pemalsu SKCK Yang Sudah Beraksi Sejak 2022, Empat Diantaranya IRT

Bandar Lampung

Lampung Dapat Kehormatan, Ketua Umum IAD Kunjungi Dekranasda dan Apresiasi Wastra Lokal

Berita terkini

Wakil Bupati Tubaba Pimpin Apel Bulanan dan Serahkan SK PPPK Formasi 2024