Home / Bandar Lampung / Berita terkini / Berita utama / Daerah / Lampung / Pemerintah

Sabtu, 19 April 2025 - 16:40 WIB

Gubernur Cukupi Kebutuhan Pupuk 190.851 Petani Lampung

Bandar Lampung, Hariansultan.com – Pemerintah Provinsi Lampung terus memperkuat hilirisasi sektor pertanian melalui implementasi Pupuk Organik Cair (POC) dan alat pengering (dryer). Program ini menjadi bagian dari quick win 100 hari kerja Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung untuk mendorong kemandirian petani.  

Hal tersebut diungkapkan Wakil Gubernur Jihan Nurlela saat meninjau Gudang Pupuk Organik Cair (POC) di Microba Center Lampung, Jl. Utama Nusantara Permai, Sukabumi dan Workshop Dryer di Jl. Ratu Dibalau, Sabtu (19/04/2025).

Microba Center Lampung saat ini mampu memproduksi 80 ton POC untuk memenuhi kebutuhan dua kali masa tanam. Pupuk tersebut akan didistribusikan ke 500 Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) yang mencakup 190.851 petani di 15 kabupaten/kota se-Provinsi Lampung, dengan luas lahan mencapai 175.788 hektar.

Baca Juga  Upacara Penurunan Bendera HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Provinsi Lampung Berlangsung Khidmat

Selain POC, Pemerintah Provinsi Lampung juga mengalokasikan bantuan dryer senilai lebih dari Rp10 miliar. Tahap awal, sebanyak 24 unit dryer berkapasitas 20 ton akan disalurkan ke desa-desa, termasuk daerah yang belum memiliki fasilitas pengeringan seperti di Lampung Barat, Suoh.

“Salah satunya yang memang tidak ada (dryer), yaitu di Lampung Barat, Suoh. Ada lumbung padi tapi tidak ada dryernya,” kata Wagub Jihan.

Dryer ini tidak hanya untuk padi, tetapi juga membantu pengeringan komoditas lain seperti jagung dan kakao. Dengan adanya alat ini, diharapkan petani dapat menyimpan hasil panen lebih lama dan menjualnya dengan harga yang lebih menguntungkan.

Baca Juga  Bunda Eva Hendak Temui Pendemo, Paparkan Solusi Atasi Banjir

Wagub Jihan menegaskan, hilirisasi pertanian di Lampung harus diperkuat agar nilai tambah hasil pertanian dinikmati oleh petani lokal.

“Selama ini hilirisasi ini ada di luar Lampung sehingga Gubernur menginisiasi program agar hilirisasi ada di Provinsi Lampung. Kedepan kita berharap agar petani ketika panen sudah menjual berasnya bukan lagi menjual gabah,” pungkasnya.

Melalui program ini, Pemerintah Provinsi Lampung berkomitmen meningkatkan produksi pertanian sekaligus mengatasi tantangan pascapanen serta mendorong kesejahteraan petani di seluruh wilayah Lampung.

 

(Red)

Loading

Share :

Baca Juga

Berita terkini

Eri Novrizal Apresiasi Kejari Pesawaran Tangani Dugaan Korupsi Dana Desa Durian

Bandar Lampung

Kota Bandar Lampung Menjadi Tuan Rumah APEKSI Outlook Tahun 2025.

Berita terkini

Penting dan Harus Dikuasai, Polres Tulang Bawang Gelar Latkatpuan 12 Gerakan Pengaturan Lalu Lintas

Bandar Lampung

Hj. Eva Dwiana Berikan Santunan Korban Bencana Secara Langsung 

Berita terkini

Kampung Agung Dalem Lakukan Kegiatan Musyawarah kampung Dalam Rangka Penyampaian RKP Tahun 2026.

Bandar Lampung

Gubernur Mirza Tekankan Peran Pengusaha Muda sebagai Motor Ekonomi Daerah

Bandar Lampung

Sekda Tulang Bawang Raih Gelar Doktor, Hasilkan Model Tipologi Implementasi Kebijakan P4GN Berbasis Kearifan Lokal

Bandar Lampung

Lampung Toreh Sejarah Baru, Ulubelu Jadi pilot plant pertama Pusat Energi Hijau Nasional