PJ Bupati Tulang Bawang Barat M. Firsada Membuka Pelatihan Kader Madya Taruna Melati III PW IPM Lampung

Tubaba, Harian Sultan.com – Penjabat (Pj) Bupati Tulang Bawang Barat (Tubaba) Drs. M.Firsada, M.Si membuka Pelatihan Kader Madya Taruna Melati III PW Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Provinsi Lampung. Di Sesat Agung Bumi Gayo, Kompleks Islamic Center. Rabu (28/08/2024).

Menurut M. Firsada, Pelatihan Kader Madya tersebut memiliki makna yang sangat penting, terutama dalam konteks pembangunan sumber daya manusia yang unggul.

“Dalam era yang penuh tantangan ini, kita memerlukan kader-kader yang tidak hanya mengetahui teori, tetapi juga mampu meng-aplikasikan-nya dalam kehidupan sehari-hari. Melalui pelatihan ini, saya berharap para kader dapat menggali potensi diri, memperluas wawasan, dan menerapkan nilai-nilai Muhammadiyah dalam berbagai aspek kehidupan,” ujarnya.

IPM memiliki peran yang strategis dalam membentuk karakter dan kepribadian para pemuda. Kader yang terlatih akan menjadi agen perubahan, mampu berkontribusi positif bagi masyarakat dan bangsa.

Baca Juga  Pemkot Bandar Lampung Lakukan Kegiatan Musrembang RKPD Tahun 2027

“Sebagaimana kita ketahui, tujuan diselenggarakannya kegiatan ini antara lain, kita ingin mendorong terjadinya transformasi kesadaran kritis dalam pemahaman serta pengamalan nilai-nilai Islam di kehidupan sehari-hari, baik dalam tataran pribadi maupun bermasyarakat. Nilai-nilai Islam yang kita anut bukan hanya untuk dipahami, tetapi juga harus diwujudkan dalam tindakan nyata. Kader Madya diharapkan mampu menjadi teladan yang menginspirasi di tengah masyarakat,” tambahnya.

Kegiatan tersebut juga bertujuan untuk mendorong proses kesadaran kritis dalam membaca dan memahami realitas kehidupan sosial. Setiap kader diharapkan dapat berpikir kritis dan kreatif, serta menjadi agen perubahan yang mampu menjawab tantangan zaman.

“Selanjutnya, kita semua berharap bahwa kader lulusan Pelatihan Kader Madya Taruna Melati III kali ini mampu menghadirkan IPM yang inklusif. Kita ingin IPM menjadi wadah yang dapat merangkul semua golongan pelajar, tanpa terkecuali. Kader harus mampu menyatukan berbagai potensi, latar belakang, dan pengalaman agar kita dapat bergerak bersama dalam mencapai tujuan bersama,” pungkasnya.

Baca Juga  Mewakili Insan Pers, Ketua PWI Terima Dua Sapi Kurban Dari Pemda untuk Wartawan

Dikesempatan yang sama, Ketua Pimpinan Pusat IPM Riandy Prawita menjelaskan bahwa tidak semua orang mempunyai simpati dan empati, maka kader-kader IPM harus dibentuk sejak dini, dibentuk semenjak dari SMP maupun SMA dan diarahkan bakatnya.

“Maka saya sampaikan di dalam SPI dan Paradigma yang baru, kita harus berani memasukkan unsur tentang politik. Saya juga belajar bagaimana politik itu didasari untuk kebaikan. Tapi kalau praktek-prakteknya yang salah, maka prakteknya yang harus diperbaiki,” Tutupnya (Red)

Loading

Share :

Baca Juga

Berita terkini

Bupati Tulang Bawang Monitoring Ketersedian Kebutuhan Pangan Di Pasar Unit 2 

Bandar Lampung

Bunda PAUD Provinsi Lampung Hadiri Silaturahmi IGTKI-PGRI se-Lampung, Tekankan Pentingnya Kepedulian dan Pendidikan Anak Usia Dini

Bandar Lampung

Cek Langsung ke Pasar, Wagub Jihan Pastikan Stabilitas Harga, Stok dan Pasokan Bahan Pangan

Bandar Lampung

Pemprov Lampung Apresiasi Inisiatif JSL Buka Program Magang ke Jepang

Berita terkini

Ribuan Warga Lampung Timur Pecahkan Rekor MURI Bersama Wagub Jihan, Angkat Pamor Alpukat Siger ke Dunia

Berita terkini

PHS BRI Branch Office Bondowoso Mobil Diraih Nasabah Asal Tamanan

Bandar Lampung

Kopi Bubuk Lampung Resmi Tembus Ekspor, Tandai Babak Baru Hilirisasi

Bandar Lampung

Lampung Siap Jadi Pelopor Sekolah Rakyat 2025, Mensos dan Wagub Tinjau Lokasi Sementara