Home / Daerah / Pemerintah / Tulang Bawang Barat

Kamis, 16 Mei 2024 - 07:58 WIB

Angka Prevalensi Stunting di Tubaba Berangsur Menurun

Tubaba, Harian Sultan.com – Penjabat Bupati Tulang Bawang Barat (Tubaba) Drs. M. Firsada, M. Si. Membuka rapat rembuk stunting dan penandatanganan komitmen bersama percepatan penurunan stunting kabupaten Tulang Bawang Barat tahun 2024 di ruang rapat bupati, Kamis (02/05/2024).

Turut hadir pada acara tersebut, Anggota Forkopimda Kabupaten Tulang Bawang Barat, Para Pejabat Koordinator dan Sub Koordinator dilingkungan Pemkab Tubaba, serta seluruh Camat di Kabupaten Tubaba

Dalam sambutannya M. Firsada mengatakan Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) mempunyai tugas mengkoordinasikan, mensinergikan, dan mengevaluasi penyelenggaraan percepatan penurunan stunting di tingkat Kabupaten dan Kecamatan.

“Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Ini melibatkan semua Dinas terkait yang juga turut berperan Aktif dalam Pelaksanaan Program Maupun kegiatan yang berfokus pada Penurunan Prevalensi Stunting”.

Baca Juga  Tim Monitoring KPK RI Kunjungi Tubaba Terhadap Hasil Penilaian Perluasan Percontohan Desa Anti Korupsi

“Maka diharapkan Angka Prevalensi Stunting di Kabupaten Tulang Bawang Barat akan Berangsur menurun sampai dengan Zero Stunting nantinya.” pungkasnya.

Ditempat yang sama, pemateri Kepala Dinas Kesehatan Tubaba Majril mengatakan, Stunting merupakan kondisi gagal pertumbuhan pada anak atau Pertumbuhan tubuh dan otak akibat kekurangan gizi kronis terutama dalam 1000 hari pertama kehidupan.

“sehingga anak lebih pendek dari anak normal usianya dan memiliki keterbatasan dalam berpikir” ujar Majril dalam materinya.

Majril melanjutkan berdasarkan data UNICEF tahun 2023 angka prevalensi Stunting di Indonesia menempati urutan ke-27 dari 154 Negara dan urutan kelima di Asia.

Baca Juga  Pemkab Lamtim Tindak Lanjuti Arahan Kemendagri Dalam Zoom Aksi Konvergensi Penurunan Stunting 2025

“Prevalensi Stunting di Tulang Bawang Barat periode 2018 hingga 2023, berdasarkan hasil Riset Kesehatan Dasar
(Riskesdas) Pada tahun 2018 berada di angka 27,2%, dan Survey Status Gizi Balita Indonesia (SSGBI) tahun 2019 diangka 17,4%” rinci dia.

Kemudian di tahun 2021 hasil SSGBI di Tubaba menunjukkan penurunan diangka
22,1% dan Tahun 2022 turun 5% menjadi 17,4%.

Selain upaya dari Pemerintah Daerah Kabupaten Tulang Bawang Barat, Peran serta dari stake holder juga sangat berperan penting dalam membantu percepatan penurunan stunting di Kabupaten Tulang Bawang Barat.(Red)

Loading

Share :

Baca Juga

Berita terkini

Peringati HUT Tubaba ke-17, Pemkab Gelar Pengajian Serentak di 103 Tiyuh dan Kelurahan

Bandar Lampung

Hj. Eva Dwiana Hadiri Kegiatan Pesta Bona Taon Kota Bandar Lampung 

Bandar Lampung

TN Way Kambas Perkuat Strategi Terpadu Tekan Konflik Gajah dan Manusia

Bandar Lampung

Rakor Sekda se-Lampung, Gubernur Mirza Soroti Tantangan dan Solusi Pembangunan SDM

Daerah

Pemprov Lampung Raih Dua Penghargaan Nasional, Terbaik dalam Penanggulangan Kemiskinan dan Kolaborasi Pengelolaan SDA

Berita terkini

Wali Kota Bandar Lampung Raih Penghargaan Disway Top Regional Leader Awards 2026

Bandar Lampung

Inflasi Terkendali, ‎Pemprov Lampung Sukses Kawal Inflasi Lebih Rendah dari Nasional

Berita terkini

Kembali Gelar Operasi Pasar Murah Firsada Sebut, Bentuk Kepedulian Pemerintah